JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
ACARA BERJALAN SUKSES


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Para hadirin yang terhormat acara sungkem atau minta doa restu telah selesai dilakukan oleh mbak Lesha dan mas Garo. Maka kita akan masuk acara kedua yaitu SIRAMAN."



"Siraman adalah tahap di mana calon bunda dimandikan. Siraman merupakan simbol pembersihan diri, baik fisik maupun jiwa. Air siraman sendiri berasal dari tujuh sumber." MC menjelaskan apa tahap acara mitoni yang akan dilakukan Alesha dan Garo selanjutnya



Garo mendampingi Alesha yang akan disiram oleh para sesepuh. 



Buat Icha itu pengalaman yang aneh tapi menakjubkan karena ini adalah acara sakral. Icha jadi mengerti arti tiap tahap karena MC menerangkan simbol-simbol apa yang dilakukan dalam acara itu.



Setelah Alesha selesai melakukan siraman Ririen langsung menutup bahu putrinya dengan handuk tebal kering siraman.



Caroline segera memberikan teh madu hangat agar Alesha tak masuk angin atau demam. Icha segera mengeringkan rambut Alesha dengan hair dryer agar hangat dan cepat kering juga.



"Baik. Acara siraman telah selesai. Sekarang giliran mas Garo melakukan tahapan selanjutnya, yaitu PECAH TELUR." Selanjutnya yang akan berperak aktive kali ini adalah Garo.



"Para hadirin, telur yang digunakan adalah sebutir telur ayam kampung yang ditempelkan terlebih dahulu ke dahi dan perut mbak Lesha, lalu dipecahkan ke lantai."



"Prosesi ini bermaksud agar persalinan mbak Lesha lancar."

__ADS_1



Semua mengucap aamiiin saat MC mengutarakan apa maksud acara pecah telur itu.



"Untuk mempersingkat waktu agar mbak Alesha tidak terlalu lama dengan pakaian basah kita lanjut acara berikutnya ya. MEMUTUS JANUR/LAWE"



"Dalam prosesi ini, janur atau lawe diikatkan ke perut mbak Lesha lalu mas Garo akan memutus janur atau lawe tersebut."



"Siap ya mas Garo, janur sudah terikat."



"Sama seperti pecah telur, memutus janur atau lawe bertujuan agar persalinan berjalan lancar.




"Para hadirin, setelah siraman dilakukan, calon bunda segera mengeringkan badan dan mengganti busana yang sebelumnya digunakan."



"Upacara ganti busana ini akan menggunakan tujuh jenis kain yang melambangkan tujuh bulan dan harapan bagi si bayi."



"Bagi bapak ibu kami jelaskan makna tujuh kain itu melambangkan hal yang berbeda yaitu 



Sidomukti ( Kebahagiaan )


Sidoluhur ( Kemuliaan )

__ADS_1


Semen Rama ( Agar cinta kedua orang tua bertahan selamanya )


Udan Iris ( Agar kehadirannya menyenangkan untuk orang di sekitarnya )


Cakar Ayam ( Kemandirian )


Kain lurik bermotif lasem ( Kesederhanaan ).”



"Selesai sudah ya Bapak dan Ibu kegiatan ganti baju yang mbak Alesha lakukan barusan."



"Tiba saatnya para Bapak dan Ibu menikmati cendol dan rujak yang dijual mas Garo dan mbak Lesha yang berjualan cendol dan rujak."



"Bapak dan Ibu, saat berjualan mas Garo  akan memayungi mbak Lesha sebagai pertanda bahwa ayah akan melindungi dan mengayomi bunda dan putra putrinya. 



Buat Liani itu adalah persoalan yang biasa. Karena keluarga besarnya adalah keluarga Jawa yang menghitung semua berdasar perhitungan Jawa.



Itulah keragaman budaya Indonesia yang wajib kita pertahankan agar  jangan sampai punah.



"Alhamdulillaaaah," Fajri mengucap syukur acara yang dia *arrange* berhasil sukses dan istrinya kuat melakukan semua tugasnya.



Kalau soal kuat, tentu Liani kuat, karena *yang hamil adalah Fajri*. 


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING


__ADS_1


__ADS_2