JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
ULTIMATUM FAJRI &FAJAR


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Alesha sadar Garo tidak bersalah. Tapi dia tetap belum bisa menerima kalau dia akan menikah dengan lelaki yang sudah dia lihat dengan mata kepalanya semdiri tidur bersama perempuan lain.



Saat ini datang Fajar dan Fajri ke Homestay secara bersamaan. Pasti kedua kakaknya Alesha sudah janjian.



"Kamu serius?" Fajar menanyakan keseriusan Alesha.



"Iya Mas, Bang. Pokoknya aku nggak mau nikah dengan Garo." Putus Alesha dengan mantab.



"Dengerin Mas satu kali ini aja. Habis ini  Mas NGGAK AKAN bicara lagi sama kamu soal persoalan ini!"



"Mas dan Abang sudah melihat bukti serta sudah  mendengar Garo tidak bersalah."



"Kami tidak membela dia karena bagaimana pun kami tetap akan membela adik kami kalau dia yang salah."



"Mas juga sudah tahu perempuan yang tidur di sebelah Garo itu juga korban karena dia juga tidak sadar saat dibawa ke rumah Garo."



"Motifnya adalah kekasih perempuan itu ingin agar Garo dan Ratmi, segera dinikahkan."



"Itu memang rekayasa  kekasih Ratmi karena dia tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan yang Ratmi alami saat ini."



"Garo tidak menyentuh sepupunya itu, dan Garo juga tak tahu Ratmi datang pagi itu."


__ADS_1


"Mas bilang berkali-kali kalau Garo tidak akan memanggilmu bila dia ingin selingkuh."



"Kalau kamu mau *batalkan* pernikahan dengan Garo, jangan bicara lagi sama Mas."



"Kamu bisa kembali bicara dengan Mas bila kamu mau *menunda* pernikahanmu."



"Hanya itu kata-kata terakhir Mas. Mas tidak akan bicara masalah ini lagi kecuali kamu yang minta." Kata Fajar dengan tegas.



"Abang dan Mas menyelidiki di Garo  itu bukan sehari dua hari. Abang tahu betul dia tidak pernah punya mantan. Ada mantan waktu kuliah. Tapi itu bukan cinta  yang sebenarnya. Garo hanya dimanfaatkan dan Garo juga tidak cinta pada orang itu."



"Ada mantan SMA tapi hanya pura-pura pacaran. Abang tahu semua itu bukan versi Garo, itu semua Abang dapat dari  informan yang Abang hubungi."



"Kamu perempuan pertama dan terakhir buat Garo. Kalau kamu batalkan seperti tadi Mas bilang,  Abang nggak setuju. Kalau kamu mau menunda Abang dukung." 




"Semua kerugian catering dan gedung Abang bayarkan pada Garo karena dia yang keluar uang buat semua itu. Tapi kalau undangan souvenir dan semua yang batal itu memang tidak Abang cover karena kan tidak Abang gunakan."



"Sehabis ini harap kamu mengerti Abang tak bisa bisa mendekatimu, karena Abang hanya punya waktu tiga minggu buat menyiapkan pernikahan kami pernikahan.



"Satu minggu adalah prepare untuk finishing. Jadi mohon maaf kamu tanggung sendiri apa yang kamu putuskan. Abang nggak bisa bantu selama kamu egois dengan sikap mau menang sendirimu."



"Kamu tidak mau mendengar versinya Garo. Sudah berapa kali kamu tahu sikap seperti itu salah, tapi sayangnya kamu tetap seperti itu. Sayangnya kamu tak belajar dari kisah lamamu."



"Abang nggak marah sama kamu,  Abang nggak benci sama kamu. Abang tetap sayang kamu. Abang menyesal tak pernah bisa merubah kamu."



"Kamu masih tetap keukeuh dengan pendirianmu kalau menilai seseorang salah. Jangan pernah menyesal bila Garo berpaling karena keegoisanmu," Fajri tegas memperingatkan Alesha.

__ADS_1



"Mas juga tetap sayang kamu. Mas tetap dukung kamu tapi sama seperti Abang Mas menyesal keputusanmu sepihak tanpa berpikir bagaimana yang Garo rasakan."



"Lihat di ponselmu, Mas sudah kirim kejadian sebenarnya saat ada orang masuk ke dapurnya calon ibu mertuamu entah apa yang dia berikan di makanan atau minuman Garo."



"Kamu perhatikan lelaki itu membawa perempuan yang sudah hampir tak sadar karena terlihat jalan dipapah dan setengah dia seret."



"Kamu juga bisa melihat bagaimana kamu dan bulek Ginah masuk."



"Abang pulang dulu karena Abang banyak persiapan untuk pernikahan Abang. Jika kamu sudah siap kamu harus kembali ke kehidupan nyata. Kamu harus kembali pulang ke rumahmu," ujar Fajri.



"Iya Mas juga pamit ya, Mas mau ngantor ada janji dengan klien."



Fajri dan Fajar pulang dengan mobil masing-masing karena mereka memang punya tujuan berbeda dan datangnya pun hanya janjian bersamaan aja bukan satu mobil.



Alesha hanya bisa menangis saja di kamar Homestay dia melihat rekaman CCTV yang Fajar kirim ke ponselnya.



 Alesha memang melihat bagaimana lelaki itu memapah seorang perempuan yang sulit berjalan mungkin karena sudah tidak sadar dan  memang lelaki itu keluar sendirian tidak diantar ibunya Garo atau Garo dan dia  keluar sendirian berarti perempuannya kan ditinggal di rumah Garo.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR ya.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1679814244290.jpg)

__ADS_1


__ADS_2