
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Rangkaian acara belum selesai tubuh masih butuh stamina penuh karena besok malam adalah acara resepsinya Fajri dan Liani.
Tapi stamina penuh itu harus double buat Alesha dan Garo. Karena sebelum tamu rutin bulanan Alesha datang bertandang, Garo tak pernah menyia-nyiakan waktu yang tersisa.
Tinggal dua hari lagi sebelum tamu tiba. Garo tak ada bosan dan cape berkutat dengan sparing partnernya.
Alesha mengerti itu. Alesha sekarang juga mengerti ketika Rezky dulu tidak seperti Garo saat ini. Maaf kalau dalam pikiran Alesha masih sering membandingkan Rezky dan Garo, karena memang dia pernah dua kali menikah.
Saat pengantin baru dulu Rezky tidak terlalu menggebu, karena Rezky terbiasa main di mana pun. Pada saat pengantin baru mungkin Rezky masih tetap bermain diluaran. Tidak seperti Garo yang baru pertama kali buka segel. Wajar kalau seperti anak kecil mendapat mainan baru.
Selalu ingin terus bermain dan bermain. Alesha juga merasa senang karena buat Garo dia adalah segalanya.
"Nggak bosen Yah?" Tanya Alesha saat Garo mulai mengusap betisnya dan telapak tangan suaminya terus merangkak naik.
"Mana bisa bosen sih Bun?"
"Kalau Bunda nggak mau ya udah bilang aja dengan baik-baik, jangan ngomong aku bosan," Garo menghentikan kegiatannya.
"Aku enggak bermaksud begitu. Enggak gitu Yah, maksud aku nggak gitu," Alesha jadi terbata-bata dan serba salah dengan kata-katanya yang barusan mungkin menyinggung Garo.
"Ayah tidur dulu ya," kata Garo, dia pun langsung membaringkan tubuh di sebelah Jingga, yang memisahkan antara pasangan suami istri itu.
__ADS_1
"Yah jangan kayak gitu dong. Bunda nggak gitu maksudnya." Bujuk Alesha sambil memegang lengan atas Garo yang tak mau meresponnya.
"Ayah enggak apa apa Bun. Kita tidur ya," kata Garo dengan lembutnya.
Alesha makin serba salah dia merasa Garo pasti tersinggung walau tidak diperlihatkan dengan perkataan mau pun perbuatan.
'*Rasanya besok harus reposisi kamar nih*' pikir Alesha.
'*Tempat tidur yang ada pagarnya punya Jingga harus dipindah ke sini, biar kalau mau perang enggak kerepotan. Jadi Jingga tetap satu kamar tapi tidak satu ranjang*.'
Alesha menyeberangi tubuh Jingga yang sekarang jadi pagar antara dirinya dan Garo.
'*Ya udah deh Aku ngalah. Masa karena persoalan begini aku harus ribut*,' kata Alesha dalam hatinya.
Alesha pun menciumi leher belakang Garo.
Mendapat perlakuan begitu tentu adik kecil Garo langsung melompat tinggi bukan hanya sekedar bangun!
"Ayah nggak apa apa kok Bun," Garo menjawab lirih tapi dengan tidak membalik badan. Garo masih mencoba bertahan. Dia ingin merasakan serangan Alesha lebih dulu.
"Kalau nggak apa apa kenapa nggak balik badan?" Rajuk Alesha.
"Kalau nggak apa-apa kenapa dari tadi diam aja?" Alesha terus menggoda Garo dengan menggigit kecil telinga Garo.
__ADS_1
"Ya udah bobo aja ya, kita capek kan? Besok masih padat kegiatan kita dari pagi dan siang bersiap untuk resepsi malamnya." Ujar Garo.
"Besok dari pagi kita udah siap-siap kan untuk ke gedung. Jadi udah ya." Garo memegang tangan Alesha yang mulai nakal memegang adik kecilnya.
Alesha tak mau ditampik seperti itu. "Kalau enggak marah balik badan Yah, jangan kayak gini," bisik Alesha dengan desah yang membuat Garo tak bisa menolak.
Garo memenuhi permintaan istrinya. Dia juga tidak mau ribut. Alesha menciumi Garo dan posisinya berada diatas tubuh suaminya.
"Maafin aku, aku nggak maksud gitu," kata Alesha.
"Iya Ayah ngerti kita bobo ya."
"Enggak mau bobo kalau Ayah marah."
"Ayah nggak marah Yank," Garo pun menciumi wajah istrinya dan Alesha membalas serangan itu.
Tanpa bisa dicegah pastilah peperangan berlanjut dengan posisi women in top. Jadi nggak berlaku lagi tuh kata-kata yang bilang *kita tidur aja*.
"Terima kasih ya Yank. Terima kasih cintaku," ucap Garo sesudah peperangan selesai.
"I love you Mas," kata Alesha dengan nafas masih terputus-putus.
"I love you too," kata Garo sambil mengecupi kening istrinya.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU
__ADS_1