JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
BABY A & BABY B


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Alhamdulillah,"  Caroline Smith yang asli Brisbane mengucap syukur ketika diberitahu kalau cucunya dari Gerald sudah lahir.



"Dua laki-laki?" Iwan Prajana yang asli Bandung tak percaya dia langsung punya dua penerus Prajana.



Ririen memang langsung menghubungi besannya yaitu maminya George dan Gerald.



"Ya dua laki-laki. Baby A yang pertama beratnya 2,1 kg dan baby B yang kedua beratnya 1,9 kg." 



"Aku yakin keduanya akan langsung masuk inkubator karena berat dibawah 2,5 kg biasanya langsung masuk inkubator agar lebih terpantau," jelas Ririen.



"Kami sedang berkemas,  kami sudah dapat tiket untuk perjalanan dua jam lagi. Besok baru kami tiba di sana,"  Caroline mengabarkan dia dan suaminya besok akan tiba di Jogja.



"Take care ya." Ririen senang besok besannya akan tiba.



"Iyaaa," balas Caroline.



"Kami memang langsung cari tiket begitu Gerald bilang kalau Ona kecelakaan di mall.


\*\*\*



"Siapa nama bayi kalian?" tanya Putra pada George. Dia sedang berdiri di sebelah brankarnya Leona sambil mengusap-usap kening putrinya.



"Kemarin kami sudah mencari nama yang baik Dadd, nanti tunggu Ona agak tenang nanti akan kami beritahu pilihan yang mana yang akan kami ambil karena kami menyiapkan banyak nama." Jawab Gerry.

__ADS_1



"Oh oke, tak masalah," jawab Putra.



"Namanya **Ariz** yang memiliki arti *pintar* buat si kakak dan **Bahzi** yang artinya  *pembela*, jawab Leona dengan tersenyum.



"Maka sejak awal kami menyebut baby A dan baby B." Gerry melengkapi keterangan istrinya.



"Nama lengkapnya Ariz Gerna Prajana dan Bahzi Gerna Prajana." Leona menjawab keingin tahuan semua yang berkumpul di ruang rawatnya.



Seperti dugaan Ririen, kedua baby di masukkan ke inkubator. Jadi tidak ada di ruang Leona.



"Kamu nggak bisa jajan seperti aku ya Kak," kata Leoni.



"Iya makanya sejak awal setiap kamu belanja kan aku hanya diam karena bayiku laki-laki bukan perempuan seperti bayimu."




Leona selalu membeli jumpsuit banyak tapi dengan waena netral. Kadang warnanya hijau, kuning coklat, dan sesekali biru tapi nggak pernah pink. Leoni baru sadar Leona nggak pernah beli warna pink.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1681561999777.jpg)



"Dua bulan lalu mereka sudah temui aku Kak. Aku lagi jalan, ada dua bayi laki-laki yang berteriak memanggilnya Aunty gitu. Mereka memeluk kakiku."



"Iya kah?"



"Iya mereka berlari kepadaku sambil teriak Aunty gitu keduanya laki-laki, makanya aku tadi tahu waktu bayi kedua lahir aku udah bilang sama semuanya kalau bayimu itu kembar laki-laki." Putra dan Ririen sangat  percaya akan pertalian batin mereka berdua. Sejak kecil mereka bisa saling tahu satu sama lain walau mereka selalu bertolak belakanh. Tapi itulah memang kenyataannya.

__ADS_1


\*\*\*



"Kami pulang dulu ya, kasihan Jingga. Aku takut dia nangis," Garo tak berani meninggalkan putrinya lebih lama.



"Iya, tolong lihatin Tama ya. Aku masih nunggu Icha dulu," Fajar mengerti kondisi Garo yang cemas terhadap putrinya.


\*\*\*



"Iya Sha," Ratna menjawab telepon dari menantunya.



"Bu, tadi Ona kecelakaan di mall. Dia terpaksa melahirkan dan sekarang ada di rumah sakit Persada Cipta ya." Alesha langsung menghubungi ibu mertuanya.



"Astagfirullah. Terus gimana sekarang?"



"Semua aman Bu. Seperti tebakan Ibu, bayinya Ona kembar. Mereka semua laki-laki dan sekarang masih di inkubator karena beratnya masih kurang."



"Yang penting selamat. Nanti dengan ASI akan cepet nambah koq berat badannya. Besok pagi biar Ibu ke sana." Ratna langsung akan mengunjungi anak besannya esok.



"Besok pagi mas Garo jemput Ibu ya, kita kesana bareng aja," Alesha memberitahu ibu mertuanya. Dia tak mau ibunya harus susah naik taksi.



"Ya, kabari saja bila akan berangkat kesini."



"Injih Bu."



'*Dia tak tanya aku dulu, udah langsung bilang aja aku akan ngejemput. Dia selalu mendahulukan ibuku, padahal tahu ibu bukan ibu kandungku. Alhamdulillah Ya Robb*,' batin Garo sambil terus menyetir menuju rumah


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul BETWEEN terminal BUBULAK ~ GIWANGAN

__ADS_1



__ADS_2