JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
MENGUAK MASA LALU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Tadi Mas bilang Mas dijodohin sama ibu karena Mas nggak pernah bawa perempuan ke rumah?"



"Benar, Iya benar," jawab Garo sambil mengangguk seakan menguatkan kalimatnya.



"Mas juga bilang ke ibu nggak pernah bawa perempuan karena naksir aku sejak aku SMA!" 



"Bener," Garo berupaya  meyakinkan Alesha.



"Lalu kenapa selama kita berhubungan Mas enggak pernah ngajak aku ke rumah?" Alesha ingin tahu apa alasan Garo tak mengenalkan dirinya pada sang ibu.



"Jangankan aku bawa ke rumahku. Aku ke rumahmu aja kamu sering ngambek kamu sering marah. Kamu nggak yakin bahwa kita pantas bersama."



"Nanti saat aku ajak kamu ke rumah kamu bilang berbagai alasan kamu bilang nggak siap lah, nggak pantaslah, apalah kan akan bikin masalah baru?"



"Mas nanti malah sakit hati dengan penolakanmu karena ibu sudah dikasih tau kamu mau datang, eh batal," ujar Garo.



"Kalau sekarang sudah seperti ini kita udah saling terbuka ya Mas enaklah ajak kamu."



"Kamu udah tahu Mas sayang kamu. Kamu udah tahu Mas cinta kamu. Tadi kamu udah bilang kan, ajarin kamu untuk berdiri di sebelah Mas. Maka Mas pasti akan ngajakin kamu ke rumah dengan senang hati," kata Garo.



Alesha hanya mengangguk, dia memeluk Garo. Dengan memberanikan diri Alesha memastikan diri bahwa dia akan belajar menerima Garo. Jadi kapan pun dibawa ke rumah ibunya dia akan menerima.


\*\*\*



"Terus waktu kamu lihat Mas di Alkid itu, kamu kan bersama dua orang laki-laki, siapa mereka?" tanya Garo gantian.



"Itu Subi Mas, namanya Subi. Dia baru pulang dari Italia. Yang satunya namanya Rama dia pacar pertama aku waktu kuliah."



"Waktu SMA kan aku belum pacaran.  Waktu kuliah ketemu Rama. Rama ini diterima sama Mommy."


__ADS_1


"Mommy suka ama dia daripada sama Rezky mantan suamiku."



"Saat itu Rezky tahu aku pacaran sama Rama dia bikin skenario Mas. Rezky bikin aku melihat Rama selingkuh dia sedang berpelukan dengan seorang perempuan di kelas lain."



"Saat itu aku marah besar nggak mau terima penjelasan apa pun."



"Lalu Rezky pelan-pelan mendekati aku sehingga akhirnya kami sampai jenjang lamaran."



"Saat sudah lamaran aku dengar bahwa Rezky adalah yang buat skenario perselingkuhan Rama."



"Aku tegur Rezky dong. Tapi dia berkelit, itu dia lakukan karena cinta sama aku."



"Karena persiapan pernikahan sudah dekat tak mungkin aku batalin pernikahan. Kasian mommy dan daddy malu."



"Kalau waktu itu batalin mungkin lebih aman. Tapi takdir aku nggak tahu," sesal Alesha.



"Lalu sebelum nikah itu aku sempat ke Jakarta untuk urus legalisir ijazah. Saat itu  aku kembali bertemu Rama. Dia kembali ngomong soal jebakan."




"Bodohnya aku saat itu tetap nggak mau dengar orang! Aku bilang cuma perempuan bodoh yang diam punya anak tapi nggak gugat Rezky."



"Aku bilang gitu. Pokoknya aku ketutup deh sampai nikah sama Rezky."



"Nah tiba-tiba kemarin waktu aku lagi makan gudeg di Wijilan sama mbak Sri aku ketemu Rama."



"Rama cerita dia telah daftar S2 di UGM."



"Subi itu sepupunya Rama.  Dia tuh umurnya tiga tahun di bawah Rama. Dia ikut akselerasi sejak SMP, sehingga  kuliahnya  selesai lebih cepet dari Rama."



"Subi pengen ketemu aku,  akhirnya kami jalan bareng. Samapi Subi kembali ke Jakarta."



"Aku pikir semua selesai sampai situ Mas. Eh hari Sabtu lalu Rama datang ke rumah sendirian."


__ADS_1


"Rama tanya soal Rezky, aku bilang kami sudah cerai. Terus dia minta balikan deh."



"Kenapa kamu nggak terima? kan dia cinta pertama kamu? Dan kamu nggak ada persoalan sama dia," selidik Garo.



"Bener Mas aku nggak pernah punya persoalan sama Rama, kami putus pun bukan karena kemauan kami gitu dan dia cinta pertama aku."



"Tapi untuk terima dia lagi aku harus mikir dua kali."



"Walau saat itu dia bilang Aku ingin jadi ayah anakmu!  Sayangnya aku tidak melihat cintanya untuk Jingga!"



"Dia sangat mencintaiku, itu pasti. Tapi tidak mencintai Jingga sehingga paket lengkap ku tidak terjual." 



"Aku sekarang bukan perempuan single. Kalau aku cari suami ya cari yang mau satu paket!  Bukan aku sendirian!"



"Sekarang paket itu sudah diambil pemilik nursery di Jakal Mas."



"Wah Mas kenalin dong sama pemilik nursery itu."



"Engga bakal aku kenalin sama Mas nanti Mas naksir dia," goda Alesha. Mereka tertawa ngakak.



"Kamu pikir jeruk makan jeruk," jawab Garo.



Obrolan mereka terpaksa berhenti karena saat itu Juniar datang membawa banyak pohon yang tadi Alesha beli.



Saat Garo sedang menurunkan tanaman, Alesha membuatkan kopi untuk Juniar.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1677886954959.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.


__ADS_2