JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
BOCORNYA KEJUTAN


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Ririen sedang duduk berdua dengan Alesha di kantor Nursery mereka berdua sudah selesai berkebun.



"Kamu kapan ngeresmiin hubungan dengan Garo? Apa mau ngegantung gitu aja terus-terusan. Lagian kamu takut apa? Kalian cukup lama hidup bersama,  maksudnya berteman bersama lah ya istilahnya mungkin lebih halus seperti itu."



"Mommy  tau kalian bisa jaga diri. Tapi coba kamu pikir dari sisi ibunya Garo!"



"Dia perempuan yang tidak bisa melahirkan. Dia sangat sayang pada Garo. Dia pasti ingin dong merasakan punya cucu dari Garo!"



"Dia enggak dia menuntut Garo punya anak lagi. Nggak, tapi setidaknya kejelasan dia memiliki Jingga sebagai cucunya!"



"Waktu dia mempunyai Garo itu dia kan nggak merubah status Garo secara hukum atau de jure. Tapi secara de facto dia ibunya Garo. Semua orang tahu itu gitu."



"Iya Mom, aku ngerti  maksud Mommy," jawab Alesha.



"Nah kalau kamu udah ngerti apa yang kamu takutin?"



"Kamu tahu kan lukanya kita sama. Malah kalau mau ngomong lebih berat Mommy."



"Mommy punya tiga anak loh satunya masih di perut seperti kamu ketika hamil Jingga."



"Jingga tidak tahu siapa papanya seperti kamu, karena sejak melek mata yang kamu tahu hanya daddy!"



"Tapi abang terutama mas, sudah tahu siapa papanya!"



"Waktu daddy naksir Mommy enggak mudah menerima dia karena harus mikirin kalian. Mommy lebih fokus cari ayah buat kalian bukan cari lelaki pendamping hidup Mommy!" 


__ADS_1


Mendengar kata ini Alesha jadi ingat Rama. Dia menolak Rama juga karena Rama hanya akan jadi pendamping hidupnya, tapi bukan ayah bagi Jingga. Mungkin nanti Rama akan sayang dan care pada anaknya, tapi tidak pada Jingga yang bukan anak kandungnya.



"Lebih-lebih daddy  bujangan usianya lebih muda. Dia pernah Mommy ajar di sekolah karena dia siswa Mommy, kebayang nggak betapa berkecamuknya pikiran Mommy?"



"Saat dapat ayah buat kalian, tapi pandangan masyarakat begitu menusuk karena lelaki itu mantan murid Mommy dan dia lebih kaya dari Mommy?"



"Kamu lebih enak, dapat ayah buat Jingga. Garo cinta pada Jingga enggak ada yang bisa bantah. Garo enggak lebih muda dari kamu."



"Garo enggak lebih kaya dari kamu walau mungkin juga lebih kaya tapi sebandinglah. Enggak ngejomplang seperti Mommy dan daddy. Dan Garo bukan mantan muridmu!"



"Kalau dia mau nakal, kamu mungkin sudah hamil atau kamu harus rutin ber KB karena kamu tidur bareng dia."



"Buktinya Garo bisa tahan kan karena dia cinta sama kamu. Seorang yang cinta bukan hanya berpikir nafsu. Enggak semua orang bisa bertahan dalam hal ini."



"Mungkin ada orang yang akan menekan ibunya Garo kan kita nggak tahu."




"Ya sudah kalau kamu merasa begitu ya silakan aja"



"Aku sebenarnya sudah punya niat Momm.  Aku mau kasih tahu Mas Garo pas acara nginep bareng di  Dieng. Aku mau bilang siap dilamar!"



"Itu mau aku buat kejutan sebagai kado ulang tahun mas Garo."



"Eh malah enggak jadi kejutan deh karena Mommy tahu."



"Mommy akan tutup mulut,"  kata Ririen.



"Janji ya Mommy akan tutup mulut nggak akan cerita pada siapa pun!"



"Iyaaaaaa".

__ADS_1


\*\*\*



Liburan nanti keluarga Putra akan ke Dieng dan sekitarnya. Namanya yang piknik pemilik nursery tentu mereka nanti akan ke Kopeng dan banyak nursery yang dilewati.



Rupanya ulang tahun Garo dan Liany selisih 5 hari, Liany tanggal 7 sedang Garo tanggal 12.



Acara liburan akan dibuat tanggal 9, 10 dan 11 karena dapat hotelnya tanggal segitu. Soal waktu, semua bisa atur waktu libur dengan mudah sehingga kapan saja mereka pergi bisa.



Kebetulan Putra sengaja tidak cari waktu di penghujung minggu agar tidak padat.



"Bun bajunya Dedek yang tebel-tebel loh," kata Garo saat mereka mulai mempersiapkan semua yang akan mereka bawa di liburan yang akan mereka lakukan satu minggu lagi.



"Iya," jawab Alesa dengan lembut.



"Paspornya Dede udah dibuat belum?" 



"Iya Yah lupa. Habis liburan kita buat dulu ya Mas?"



"Oke," jawab Garo.



"Memang Ayah mau ke mana sih?"



"Belum kepikir mau kemana. Tapi kalau dia udah punya paspor kan aman. Kita mau dadakan bawa kemana aja gampang."  jawab Garo.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.


__ADS_1


![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1679282498253.jpg)


__ADS_2