
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
“Mbak, kamu besok sudah boleh pulang, untuk awal-awal kamu masih tidur di kamarmya yang lama ya."
"Nanti selanjutnya kamu bisa tinggal di paviliun, karena Mommy yakin kamu ingin punya privasi berdua dengan anakmu. Kamu juga butuh kebebasan terima tamu atau mau atur ritme kehidupanmu bukan dengan ritme Mommy dan daddy,” Ririen memberi wacana pada Alesha.
Ririen tidak ingin Alesha terlalu di kekang. Walau paviliun masih satu pagar, tapi tentu ada jarak dengan rumah, seperti jarak rumah ke ruang tamu yang terpisah.
Paviliun itu dulu dibangun untuk karyawan nursery yang sudah berkeluarga, tapi tak ada yang mau pakai.
Karyawan bujangan punya kamar sendiri yang terletak dibelakang.
“Nanti Mbak pikirin deh Mom, tadinya emang aku mau beli rumah kecil terpisah dari rumah Mommy,” balas Alesha.
“Mending di paviliun aja lah selama kamu belum ada suami. Daddy lebih tenang. Dan rasanya Daddy enggak akan izinin kamu beli atau kontrak rumah selama kamu masih berdua Jingga aja,” Putra urun pendapat.
“Yeeee Daddy, enggak usah kejauhan mikirnya. Enggak pengen memulai lagi ah. Masih kerasa sakitnya,” elak Alesha.
“Mommy juga dulu ngerasa Gitu. Daddy datang saat kamu berusia 36 hari, dan dia langsung bilang cinta lalu mepet terus enggak kasih jeda buat Mommy berpaling” cetus Ririen.
__ADS_1
“Mommy tau apa yang kamu rasain. Tapi saran Mommy kamu jangan nutup hati. Agar seseorang bisa membalut lukamu perlahan,” nasehat Ririen, dia sambil membereskan barang-barang mereka agar besok tak terlalu terburu-buru.
“Saat itu Mommy sedang sangat sakit, trauma berkepanjangan sejak hamil Abang. Jadi kalau menurut logika, tak akan mungkin Mommy bisa jatuh cinta lagi."
"Karena Mommy sudah enggak percaya dengan sebuah rasa yang disebut CINTA. Terlebih lagi cinta dari anak kecil yang masih bujangan. Yang Mommy pikir tu anak cuma akan mainin Mommy aja,” Ririen membalas pelukan suaminya dengan mengusap pipi lelaki yang sedang jadi focus ceritanya.
Alesha langsung teringat kartu kecil panjang di hadiah yang Garo berikan “*Selamat datang my little princess. Selamat datang putri ayah*”. Lalu di bawah tulisan tersebut tertulis “*kecup sayang dari ayah Garo*”
“Daddy harus jatuh bangun untuk menyadarkan Mommymu kalau cinta Daddy tulus dan enggak semua laki-laki brengsek seperti mantan suaminya,” timpal Putra melengkapi cerita istrinya.
“Daddy koq bisa sih naksir perempuan yang lebih tua dan sudah beranak tiga?” tanya Alesha penasaran.
"Pokoknya saat liat Mommy masuk ruang reuni, Daddy langsung panas dingin. Hanya orang gila yang ngucapin cinta di hari pertama pertemuannya. Dan itu Daddy lakukan karena Daddy takut Mommy mu diambil orang lain,” jawab Putra.
“Kamu enggak akan percaya, cowok muda ganteng dan tajir ini pernah sangat ketakutan kalau Mommy mu ninggalin Daddy karena Daddy di jebak perempuan bule. Daddy sampai dirawat karena stress takut Mommy marah. Kamu masih kecil, tapi mas Fajar bilang mas ingat peristiwa itu. Karena dia juga yang terima telepon perempuan bule itu,” sambung Putra lagi.
“Iiihhhh Daddy kepedean bilang ganteng,” goda Alesha.
“Emang Daddy ganteng kan?” jawab Putra dengan pedenya.
__ADS_1
"Udah sekarang kamu tidur, nanti pas Jingga bangun kamu jadi kurang tidur kalau tidurnya kemaleman,” perintah Putra.
“Ya, sebentar aku jawab pesan teman-teman dan karyawan dulu” jawab Alesha lalu mengambil ponselnya di meja.
\*\*\*
'*Malam bundanya Jingga, udah bobo*?' tanya Garo di chat nya
'*Belum mas, barusan ngobrol ama daddy dan mommy sambil nemani mommy beberes karena kan besok pagi kami pulang ke rumah. Trus sekarang mau jawab pesan-pesan karyawan soal kerjaan, sambil jawab pesan Mas*,' balas Alesha,
'*Rencananya besok pulang jam berapa Bund*?' Alesha membaca pesan Garo yang sepertinya luwes banget nulis atau berkata *bund* atau *bunda*.
'*Tunggu dokter visite, lalu nebus resep dan urus administrasi. Mungkin sekitar jam sebelasan dari rumah sakit*,' balas Alesha agak lama karena dia membalasi chat dari pegawainya terlebih dulu. Alesha belum cuti. Kemarin kan sakit pulang dari selametan. Belum ninggalin pesan kerjaan bagi para karyawannya.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNREQUITED LOVE itu ya.