
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Sudah pada selesai makan ya? Kami makan dulu ya," Alesha pamit ke belakang untuk meminta disiapkan makan siang. Semua sudah makan. Jingga baru makan karena baru bangun. Tadi dia telat tidur paginya.
"Ayok Yah, kita maem." Ajak Alesha. Dia telah taruh kursi Jingga dekat meja mereka makan.
Walau Jingga telah selesai makan siang, tapi dia tak mau jauh dari Garo sehingga didudukkan di high chair miliknya.
\*\*\*
Sehabis makan Alesha akan pulang agar daddy dan mommy-nya bisa istirahat.
"Sebentar Yah, aku mau gendong baby A dulu," Alesha meminta baby A dari tangan Gerry.
"Hallo gantengnya Bunda. Kamu tambah chubby aja sih?" Alesha gemas menciumi baby A.
"Aku bingung mbak, yang lebih banyak nyedot tu baby B, tapi yang kelihatan lebih chubby baby A," Leona sang mama bercerita pada Alesha.
Alesha mendekat pada Leona dan melihat baby B memang kalah chubby dari baby A.
Alesha juga gemas dia menciumi baby B walau sedang menggendong baby A.
"Ndaaaa, ndon!" Rengek Jingga. Dia minta pindah gendongan dari Garo ke Alesha.
__ADS_1
"Ih cemburuuuu. Dari dicium Bunda enggak mau apalagi digendong. Sekarang liat bunda punya jagoan jadi minta gendong," ledek Gerry.
"Iya tuh. Dari tadi enggak mau sama aku koq," ujar Alesha sambil mengembalikan baby A.
Alesha tak ingin Jingga benci baby A atau baby B kalau dia tak langsung merespon permintaan putrinya.
"Putri. Bunda mau di gendong Bunda? Sini sayang kita gendong dedek berdua." Alesha mengajak Jingga mencium adik-adiknya.
"Sekarang kita pulang dulu yok? Ayah dan Bunda mau bobo,"
\*\*\*
Alesha dan Garo segera masuk kamarnya dan mengajak Jingga bobo bertiga. Walau sebelum makan siang Jingga baru bangun tapi karena dia diajak bobo kedua orang tuanya dia pun tak menolak dan ikut bobo bertiga.
\*\*\*
Dwi juga langsung tahu kewajibannya. Dia masak nasi, entah nanti akan bikin lauk apa.
Setidaknya walau hanya akan masak nasi goreng, bahan dasarnya sudah ada.
\*\*\*
"Yah bongkar semua aja biar beres."
__ADS_1
"Sebentar Yank. Mau ambil kertas dan spidol jadi nanti semua kita masukkan di plastik putih dan ada namanya di plastik agar enggak ketukar." Garo telah mengambil satu bungkus tas kresek putih serta spidol permanen.
Sekarang semua barang oleh-oleh langsung pindah satu per satu dari koper dimasukkan ke kresek putih berdasarkan nama. Jadi tidak diacak dan keluarkan semua bikin berantakan.
Satu per satu barang pindah dari koper ke tas kresek membuat rumah tetap rapi.
Koper yang kosong langsung di singkirkan. Ganti dengan koper lain yang minta di unboxing. Begitu pun kardus dan tas baju lainnya.
\*\*\*
"Mbak sore ini mau nge juice atau kopi?" Tanya Dwi.
"Ada bahan juice apa? Satu minggu ditinggall masih ada bahan fresh enggak?"
"Ada buah naga dan jambu biji serta salak di kulkas. Trus sayuran sudah saya bawa ke belakang semua sejak hari pertama Mbak pergi. Yang ada daging beku, ayam beku, baso sosis dan nugget aja." Jawab Dwi.
"Keluarin ayam dan sosis serta bakso aja Mbak. Malam bikin nasi goreng sosis baso dan ayam goreng tepung. Juicenya buah naga aja." Alesha langsung memerintah Dwi mengeluarkan barang yang bisa dia masak malam ini.
"Saya sudah masak nasi. Nanti siap bahan nasi gorengnya," jawab Dwi. Dia akan memarinasi ayam buat ayam tepung nanti.
Kembali ke rumah, kembali ke kesibukan rutin.
\*\*\*
Sehabis maghrib Alesha malah tak jadi makan malam di rumah. Dia mengajak Garo ke rumah bu Ratna bersama Jingga untuk mengantarkan oleh-oleh bagi ibu mertuanya. Sampai hampir tengah malam Alesha dan Garo baru tiba kembali di rumah.
__ADS_1
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR