JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
DADDY PERCAYA KALIAN


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Alesha sengaja berangkat siang ke arena lomba.



Hari ini dia memang tak bawa Jingga, sehingga tak ingin cepat pergi meninggalkan rumah. 



Dia baru berangkat jam tiga sore.  Sampai arena lomba saat Garo sedang salat Ashar.



Hari ini Alesha sengaja pakai baju kembar dengan Garo. Kaos rajut turtle neck warna putih, jeans biru, sneaker putih dan dilengkapi pasmina biru laut. 



Alesha tak membawa tas tangan, hanya handphone saja yang dia pegang sementara dompet kecil dimasukan ke saku celananya. 



Banyak pandangan tertuju padanya sejak dia mulai turun dari taxi. Alesha sengaja tak bawa mobil sesuai permintaan Garo, karena nanti mereka akan pulang bersama. 



Di arena pameran otomotive Rezky menyapanya, “Baru datang?”



“Iya Mas, aku kan enggak ikutan panitia atau juri, aku juga enggak ikut lomba. Aku milih seharian main ama anakku aja,” jawab Alesha santai.



“Aku kesana ya Mas, udah ketemu mommy dan daddy?” lanjut Alesha.



“Mereka ada di dalam?” tanya Rezky penasaran. Sejak tadi dia tak melihat kedua mantan mertuanya itu. 



“Mommy kan juri, dan daddy akan selalu ada dimana pun mommy berada. Mereka pasangan yang tak pernah goyah,” jawab Alesha menyindir Rezky.



“Boleh aku bareng kedalam denganmu?” tanya Rezky penuh harap.



“Ayok, mas Garo enggak picik koq, dia selalu berwawasan luas, jadi dia tak akan cemburu, karena emang dia tau siapa aku,” Alesha terus melangkah ke arena lomba.



“Assalamu’alaykum Dadd” sapa Rezky pada pak Putra mantan mertuanya.



“Wa alaykum salam, apa khabar Ky? Garo bilang kamu pameran ya didepan sana, wah Daddy belum sempat liat-liat karena mommy masih tugas, Daddy enggak mau saat dia menoleh, dia enggak lihat Daddy disini,” jawab Putra. Rezky terkesiap. Ternyata Garo sedemikian dekat dengan Putra sehingga bertukar cerita.


__ADS_1


“Iya Dadd, saya sedang pegang event pameran disini. Daddy sehat?” tanya Rezky berbasa basi.



Rezky sadar kedua mantan mertuanya memang pasangan sangat mencinta, sehingga hanya untuk bergeser saja tak akan mereka lakukan tanpa sepengetahuan pasangannya. 



Tak seperti dirinya dulu, yang bukan hanya bergeser, tapi juga sampai pindah ranjang.



“Udah lama sayang?” sapa Garo pada Alesha yang baru dilihatnya saat dia baru kembali dari mushola. Dipandangnya penampilan Alesha yang mengenakan pakaian kembar dengan dirinya. Tentu saja Garo merasa tersanjung dan bahagia. Garo mengecup kening Alesha didepan Rezky dan Putra tanpa ragu. Dikejauhan Anna melihat itu. Kemana pun Garo melangkah, mata Anna selalu mengikutinya.



“Baru Mas, nunggu dede bobo sore dulu baru Bunda berangkat kesini,” jawab Alesha santai.



Alesha tak sungkan Garo memperlakukan dia manis seperti itu didepan Putra. Seakan itu hal biasa. Karena cinta Putra pada Ririen juga selalu diperlihatkan di depan semua anaknya.



“Saya pamit dulu Dadd, salam buat mommy,” Rezky pamit pada Putra.



Rezky merasa tak pantas berada di lingkungan keluarga yang saling mengasihi seperti itu. Dulu semasa dia menjadi suami Alesha, tak pernah dia berlaku manis. Jangankan di depan umum, saat berdua pun dia tak mengungkapkan seperti yang Garo lakukan. Rezky hanya berlaku manis bila ingin making love.



“Iya, nanti Daddy sampaikan, dan kalau mommy belum cape nanti kami lihat-lihat ke tempatmu,” balas Putra.



Putra tak menyangka Alesha bisa santai berhadapan dengan mantan suaminya.




“Iya Mas Rezky, makasih sudah kesini,” balas Garo sopan.



Setelah Rezky berlalu, Garo kembali pamit meninggalkan Putra dan Alesha di ruang tunggu lomba.



“Sejak kapan Rezky kenal dengan Garo?” tanya Putra pada putrinya.



“Kemaren Dadd, mas Garo bilang ingin kenal, maka aku kenalkan,” jawab Alesha.



“Daddy bangga, kamu bisa tenang menghadapi Rezky, tak seperti mommy yang sangat membatasi diri untuk berhadapan dengan Ricky,” jelas Putra.



“Mas Garo selalu mensupportku Dadd, dia bilang aku enggak boleh menghindarinya. Walau jujur aku sebenarnya malas untuk melihatnya, apalagi bicara dengannya."



"Namun mas Garo selalu saja bisa memberi alasan agar aku berani menghadapi semua masa laluku,” jelas Alesha.

__ADS_1



“Itu benar, kamu bertemu Garo saat lukamu baru terjadi, sehingga Garo bisa langsung mengobatimu."



"Sebaliknya Daddy ketemu mommy saat luka mommymu sudah bernanah, sehingga sulit untuk membuatnya kembali normal,” Putra memberi perumpamaan yang jelas untuk putrinya.



“Dadd, sudah dua malam ini mas Garo tidur dirumah, aku takut mommy marah,” Alesha memang sejak kecil lebih percaya cerita semua persoalan dengan daddy nya.



“Kamu dan Garo sama-sama dewasa. Kamu dan Garo sama-sama berakhlak. Semua sudah tau salah dan benar. Kalau pun mau berbuat kotor, tak perlu dirumah 'kan, buktinya Rezky bisa aja melakukan dimana pun?"



"Daddy dan mommy malah tidak ingin kalian berbuat sembunyi-sembunyi dan di depan kami sok bersih seperti yang Rezky lakukan. Daddy percaya pada kalian,” Putra mengusap lembut puncak kepala putrinya.



Putra ingat ketika Alesha bayi pun Putra sudah tidur sekamar dengan Ririen, dan walau pun sangat berat untuknya tapi dia mampu bertahan tidak melakukan zina!



Jadi sekarang Putra pun bersikap bijak terhadap anaknya.



Ririen baru saja selesai tugas, dia menghampiri suami dan putrinya “Pegel Mom?” tanya Alesha dengan penuh perhatian.



“Lumayaaaaan,” jawab Ririen lalu duduk disebelah suaminya. Mereka tinggal menunggu panitia mengumumkan pemenang lomba.



“Dadd, aku mau buka store khusus lantai dan perlengkapan kamar mandi. Menurut Daddy gimana?” tanya Alesha



“Bagus, kamu bisa calling uwakmu, bilang mau izin buka itu, dan kasih bayangannya. Kalau proposal sudah siap malah lebih bagus,” Putra tentu setuju pemikiran putrinya.



“Kalau uwak setuju, Daddy langsung carikan lokasinya ya Dadd” pinta Alesha.



Alesha antusias, gagasannya pasti akan disetujui oleh kakak daddynya itu.



“Siyaaaaap sayangku, Daddy akan dukung usahamu itu” janji Putra



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1678318845611.jpg)


__ADS_2