JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
TAK SENGAJA BERTEMU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Hari Senin siang, Alesha keluar dari kantornya, dia ingin melihat pameran tanaman yang diadakan oleh PAI Jogja ( Persatuan Anggrek Indonesia cabang Jogja ) yang diadakan di APMD ( Akademi Pembangunan Masyarakat Desa, saat itu masih Akademi belum Sekolah Tinggi ). 



Peserta pameran tentu bukan hanya nursery anggrek, tapi ada tanaman lain, dan peserta juga bukan hanya nursery lokal, melainkan ada dari Jakarta, Bandung, Semarang dan juga Kediri.



Alesha sudah memberitahu mommy nya, tapi mommy baru akan kesini hari Selasa, karena hari Senin ini mommy akan menemani daddy ke pertemuan dengan kolega bisnisnya. 



Alesha yang tak sabar tentu saja meluncur lebih dulu, besok dia tetap akan menemani mommynya. Tak pernah ada kata bosan mengelilingi stand pameran tanaman. 



Mungkin itu yang dirasakan perempuan yang suka belanja pakaian atau sepatu. Tak akan pernah lelah muter di mall.



Pagi tadi Alesha sudah mampir ATM untuk mengisi dompetnya, karena memang isi dompetnya jarang berlebih. 



Alesha mengambil topi karena cuaca cukup terik, dia malas pegang payung, tentu juga ribet dan bisa kena ke tanaman. 



Alesha sedang melihat aneka puring yang sedang naik daun, saat tanpa sengaja melihat Garo dengan ibunya berjalan ke arahnya. 



Alesha menundukan kepalanya, kembali memperhatikan aneka puring untuk dipilihnya, dia sudah mengambil tiga jenis puring saat didengarnya Garo menyebut namanya “Echa.”



Alesha mengangkat kepalanya, dia menghampiri Garo dan memberi salam dengan cara salim ( mencium tangan ) pada ibunya Garo.


__ADS_1


“Assalamu’alaykum Tante, apa khabar?” tanya Alesha sopan. 



Memang Garo belum pernah mengajaknya ke rumah dan memperkenalkannya sebagai kekasihnya. Sehingga dia masih memanggil tante pada ibunda Garo, karena baru dua kali ini dia bertemu. Yang pertama adalah di pesta pernikahan mas Fajar.



“Wa alaykum salam” jawab bu Ratna lembut. 



“Lagi mborong?”



“Enggak Tante, baru mau coba belajar tanam puring aja. Tante sendiri cari tanaman apa?” tanya Alesha.



“Ibu lagi cari tanaman obat, karena akan buat bikin TOGA ( Tanaman obat keluarga ) di posyandu juga di kecamatan,” jawab bu Ratna. Dia tak menyebut dirinya tante, melainkan IBU.



“*Nang, nek kowe arep ngancani Echa rapopo, mengko nek wis rampung ibu ngebel kowe* ( wah butuh transletter nih, kira-kira artinya gini, nak kalau kamu mau nemani Echa ya enggak apa apa, nanti kalau ibu sudah selesai, ibu akan menelponmu ). Wah ibunya mas Garo pengertian banget sih.




“*Iyo rapopo* ( iya engga apa apa )” jawab bu Ratna



“Enggak apa apa koq Tante, biar mas Garo ama Tante aja, nanti tante repot sendirian,” Alesha jadi tak enak karena ibunya Garo malah menyuruh Garo menemaninya.



“*Wis, kowe meneng nang kene*!" ( sudah kamu diam disini ) perintah ibunya Garo pada anak lelakinya lalu dia meninggal kan dua sejoli itu.



“Ibu engga apa apa tuh Mas?” tanya Alesha, tak enak membuat ibunya Garo harus jalan sendirian.



“Ibu emang gitu, lebih nyaman jalan sendiri, daripada Mas temani. Kamu sudah dapat apa aja?” tanya Garo.

__ADS_1



“Aku baru datang, baru ke stand ini aja, lagi mau beli aneka jenis puring buat di keboen. Mau aku banyakin stek aja, ribet kalau cangkok."



"Makanya dari tadi lagi cari yang banyak cabang walau kecil dari pada yang gemuk daunnya,” jelas Alesha.



“Dasar otak pengusaha, beda banget ama otak hobbies,” Garo tak sadar ingin mengacak-acak rambut Alesha tapi perempuan itu pakai topi.



“Ha ha ha, untung pakai topi jadi enggak bisa diacak-acak rambutku,” Alesha tertawa karena tangan Garo hanya bisa mengusap topinya saja.



Alesha membeli tujuh macam puring tiap jenis tiga pohon sehingga dia membeli 21 pohon puring.



“Titip sini dulu ya, diikat dan tandai dulu aja,” kata Alesha sambil membayar. 



Alesha meminta kartu nama nursery puring dari Kediri itu.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1677718904078.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.

__ADS_1


__ADS_2