JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
AKAN DIGEBRAK


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Kamu dari semalam belum tidur sekarang bobo ya."



"Kamu bobo di kasur penunggu jangan di sampingnya Jingga, takutnya dia nanti bangun nyariin Mas. Lalu Jingga ngamuk lagi karena merasa ditinggal."



Alesha menurut, dia menuju ke ranjang untuk penunggu dan tak lama kemudian dia sudah terlelap.



Sejak Alesha berbaring Garo mengusap kening kekasihnya dengan sayang.



Garo mendengar pintu diketuk pelan. Fajar dan Icha masuk. Mereka membawa roti isi baso dan korned serta ayam sayur kesukaan Alesha. 



"Gimana kondisinya" bisik Icha 



"Mulai bisa tidur karena obat Kak, siang ini juga bisa masuk bubur," lapor Garo. 



Fajar dan Icha melihat Alesha yang tertidur lelap.



"Biarkan saja. Dia sejak kemarin malam nggak tidur bukan dari tadi malam nggak tidur Kak jadi ya gitu," Garo memang tahu kalau Alesha tak tidur sejak kemarin malam.



"Ditangani dokter siapa?" 



"Dokter Puji Ka." 



"Boleh tanya nggak Ka?" Tanya Garo hati-hati.



"Boleh," jawab Icha tanpa ragu.



"Dokter Puji sudah nikah belum ya Kak," kata Garo tanpa ragu.



"Belum kayaknya, ada apa?" Tanya Icha. 



"Aku takut Alesha  kembali marah atau terluka karena salah paham lagi. Dia itu adiknya Murni mantan saya saat SMA. Tapi saya belum pernah bertemu satu kali pun. Baru kenal tadi. Tapi dia sok kenal gitu."


__ADS_1


"Saya nggak ingin tambah ruwet lagi kayak kasus waktu itu. Kasus Cafe belum selesai ada kasusnya Ana gitu loh kak."



"Ini kasus Ratmi kemarin belum selesai ada kasus Puji lagi kan saya tambah hancur lebur nanti," jelas Garo.



"Kakak gebrak dia," kata Icha ya Kak saya takut banget. Saya bukan apa-apa,  kalau kayak gini kan kasihan Jingga juga." Ujar Garo.



"Emangnya Jingga kenapa?"  tanya Fajar.



"Mbak Dwi bilang Jingga itu udah satu minggu itu nyariin saya. Lalu tiga hari kebelakang ini dia njerit-njerit, akhirnya panas tinggi."



"Iya Kakak baca statusnya dia radang tenggorok," sahut Icha.



"Makanya kan jadi susah tuh kalau kami harus ribut lagi."



"Panas tinggi bisa bikin kejang."



"Makanya aku udah bilang tadi ke Alesha. Apa pun yang terjadi aku nggak akan bisa pisah sama Jingga." Fajar hanya menepuk pundaknya Garo.



Tak lama masuk Ibu Ratna.




"Lumayan Bu bisa tidur." Ratna mendekati cucunya dan menciumi pipi Jingga yang sedikit tirus tak seperti biasanya.



"Alesha mana?" Bisik Ratna.



"Itu lagi bobo, sudah dua malam dia enggak tidur," jawab Garo.



"*Owalah, melas men tho*," jawab bu Ratna. Kasihan banget katanya



Icha memberi salam pada bu Ratna begitu pun Fajar. 



"Ibu saya nggak bisa lama-lama. Saya juga mau ketemu dokternya Jingga," pamit Icha.



"Yah. Monggo." Bu Ratna mengerti dua kakak Alesha pasti sibuk.



"Ro nanti kalau ada apa-apa telepon Mas ya. Kalau dokter itu macam-macam bilangin Mas," pesan Fajar.

__ADS_1



"Oke." Jawab Garo.



"Mas kan kita mau ketemuin dia. Pas ketemu Mas langsung kasih ultimatum aja," ucap Icha.



"Oh ya, Mas pulang dulu Ya Ro."



"Iya Mas," kata Garo.


\*\*\*



"Emang Jingga sakit apa?"  Bu Ratna ingin tahu memgapa cucunya bisa dirawat di rumah sakit.



"Kalau mau sombong sih karena kangen aku Bu. Dia jelek-jerit panggilin aku sampai tenggorokannya iritasi."



"Ya ampun," Ratns tak percaya sedemikian kuat cinta antara Garo dan Jingga.



"Iya aku yang salah, kami ribut anak nggak diperhatiin. Harusnya aku tetap perhatiin anakku," sesal Garo.



"Ya itulah pelajaran buatmu. cuma karena marah sama ibunya anaknya kamu terlantarkan."



"Iya Bu aku salah." Tanpa malu Garo mengakui kesalahannya menelantarkan putri kecilnya. 



"Untuk berikutnya jangan begitu lagi lah."



"Enggak kami sudah komitmen ebggak akan ngorbanin Jingga lagi kok Bu."



"Aku sadar kami sangat butuh komunikasi. Kami saling menjauh hingga komunikasi makin tak ada. Memang pernikahan sudah diundur tapi tidak batalkan Bu."



"Alhamdulillah bila tidak batal," Ratna bersyukur putranya tak makin terpuruk.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.


__ADS_1


![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1680168796094.jpg)


__ADS_2