JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
BARU AJA PULANG ANTAR ABI KERUMAH SAKIT


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Seminggu Rezky hanya sekali itu membuat Dewi mendapatkan pelepasan, berikutnya dia sengaja hanya menciumi Dewi, dan kadang memperbarui kissmark di bukit kembar Dewi.



Selebihnya Rezky hanya menggoda Dewi lewat chat BBM :  *kamu canduku cantikku, jangan dekat-dekat dengan konsumen seperti itu, aku merindu bibir manismu, aku pengen makan es krim coklat milikku* begitu tiap hari dia menggoda Dewi.



“*Nanti malam pulang bareng ya Dewiku*,” pinta Rezky Kali ini. Rezky merasa sudah waktunya dia menyerang. Satu minggu dia sudah membuat Dewi panas dingin dan mendamba dirinya.



“*Yes honey*,” jawab Dewi. Baru kali ini Rezky memintanya pulang bareng.



“*Kamu tunggu di halte seberang ya*,” atur Rezky, dia tak ingin para karyawannya melihat dia janjian dengan SPG.


\*\*\* 



“Kita makan dulu atau nonton dulu?” tanya Rezky saat Dewi baru saja masuk ke mobilnya. Mereka merasa aman tak ada yang melihat kejadian itu karena Dewi naik ke mobil Sonny dari halte seberang show room.



“Nonton aja,” jawab Dewi dengan senang.



Mereka tak perduli film apa yang mereka pilih, karena begitu lampu bioskop padam Rezky langsung melancarkan serangannya.



“Sayang, aku enggak kuat, kita ke kamar kostmu aja ya?” pinta Rezky



“Aku sekamar berdua temanku *honey*” jawab Dewi disela desahnya.



Rezky mengajak Dewi segera keluar dari bioskop dan dia membawa Dewi ke penginapan kecil. 



“Aaaaaah sayangkuuuu” teriak Rezky geram saat dia baru saja melakukan pelepasan pertamanya, sedang Dewi sudah tiga kali pelepasan.



“Kamu cintaku, canduku,” bisik Rezky dengan senjata masih tertancap di gua Dewi. Sesudah puas bermain Rezky akan segera pulang, dia tak ingin Alesha curiga.



“Minum ini dulu sayangku,” Rezky memberikan dua buah pill pada Dewi. “Ini biar kamu enggak sakit dan enggak lelah,” lanjutnya.



Memang satu pil untuk stamina agar tak terasa cape dan pegal. Namun pil satunya untuk mencegah kehamilan. Dua pil andalan ini selalu tersedia di dompet Rezky, karena dia tak suka pakai pengaman, dia harus main aman.


__ADS_1


Setelah bosan dengan Dewi maka Rezky memainkan jurus andalan lainnya, dia akan membuat Dewi kepergok selingkuh darinya sehingga dia bisa beralasan memutuskan hubungan.


\*\*\* 



Sudah dua minggu  Dewi berhasil ditendang dari pengisi hari-harinya, Rezky juga berhasil mengeluarkan Dewi dari show room dengan alasan tidak memenuhi target penjualan. Sasaran Rezky kali ini penjaga counter pulsa diseberang showroomnya. 



Perempuan itu tak sengaja dilihatnya ketika dia beli pulsa, karena mbanking nya bermasalah sehingga tak bisa beli pulsa dengan mbanking. Rezky merasa beruntung mbanking sempat bermasalah karena membuat ia bisa berkenalan dengan Shinta.



Tak perlu perjuangan panjang, tadi pagi dia berhasil membuat Shinta menyerah dan membuatnya tak perawan lagi.


\*\*\* 



“Kalian mau kemana?” tanya Ririen pada suaminya yang minta izin pergi sore nanti.



“Pengen tuker pendapat aja Mom, kan udah lama juga Daddy enggak ngobrol dari hati ke hati ama Abang dan Mas”, kilah Putra.



“Assalamu’alaykum Mommy and Daddy,” pekik Alesha saat memasuki ruang keluarganya, dilihatnya daddy nya sedang tiduran dengan paha mommy nya sebagai bantal.



“Wa alaykum salam *princess* daddy. Pulang kerja sayang?” Putra langsung duduk dan memeluk anak kesayangannya setelah Alesha mencium tangannya.



“Wa alaykum salam sayangnya Mommy, sehat kan sayang?” jawab Ririen sambil mengusap perut Alesha yang sedang hamil hampir tujuh bulan.




“Suamimu pulang kantor kesini dan nginep sini juga kan?” pancing Putra.



“Tadi pagi dia bilang mau nginap di rumah umi, karena abi kurang sehat,” kata Alesha yang mengatakan Rezky akan nginep di rumah orang tuanya.



“Harusnya kamu menemani suamimu nginep dong, nanti dikira kamu enggak attensi, pas mertuamu sakit,” kini giliran Ririen menegur putrinya.



“Engga Mom, aku kemaren habis dari sana, jadi enggak apa-apa mas Rezky sekarang nginep sendiri. Tadi mas Rezky udah bilang ke umi kalau aku janjian dengan kak Icha mau bahas tujuh bulanan,” sanggah Alesha. 



“Aku taruh sepatu dulu ya Mom,” Alesha pamit menuju kamar tidurnya.



Tak lama kemudian Icha datang bersama Fajar, Icha sudah diberitahu rencana Fajar dan daddynya jadi dia mau membantu agar rencana mereka sukses. “Assalamu’alaykum Tante, om,” sapa Icha sopan.



“Wa alaykum salam sayang, sampai kapan mau panggil om dan tante? Teman-teman Mas, abang dan Alesha aja panggil mommy dan daddy lho,” jawab Ririen sambil membiarkan Icha mencium tangannya dan dia langsung memeluk kekasih Fajar tersebut.


__ADS_1


Icha tersipu malu mendapat teguran calon mertuanya itu.



“Kamu langsung ke kamar Alesha aja sana, atau mau tidur di kamar tamu?” tanya Ririen.



“Memang Rezky enggak nginep sini?” tanya Icha karena tak ingin ganggu keluarga kecil adik iparnya.



“Rezky nginep di rumah orang tuanya, karena abinya sedang enggak enak badan,” jawab Ririen sambil mengiringi Icha kedalam, dia ingin meminta para asisten rumah tangga menyiapkan makan malam.



Fajri datang saat semua sudah siap di meja makan. “Assalamu’alaykum, maaf telat. Silakan makan aja duluan, Abang mau mandi dulu.”



“Ya udah, nanti langsung kesini ya Bang” jawab Ririen lembut.


\*\*\*



“Assalamu’alaykum” sapa Putra saat pak Abdullah Malik menyambut kedatangan dia dan anak-anaknya.



“Wa alaykum salam, wah *monggo-monggo lenggah rumiyen*, saya panggilan ibunya anak-anak,” sapa pak Abdullah Malik yang tak menyangka besannya datang tanpa memberi khabar lebih dulu.



“Wah tamu jauh,” sapa bu Fatmah Bawazir Malik melihat kedatangan besan beserta kakak-kakak menantunya. 



“Maaf tak ada apa-apa karena tidak dikabari,” katanya sambil memindahkan cangkir teh dari nampan ke meja, juga ada dua toples kecil snack ditaruhnya disitu.



“Enggak apa-apa Bu, pagi tadi Alesha minta izin pada Rezky kalau Alesha malam ini akan nginap di Sedayu untuk membahas persiapan tujuh bulannya.” 



“Rezky mengizinkan dan dia bilang dia akan nginap sini karena Bapak sedang sakit. Maka kami berinisiatif menjenguk kondisi Bapak” jelas Putra. 



“Dan katanya tadi pagi Rezky juga sudah telepon ibu, dia akan nginep sini,” jebak Putra untuk mulai membuka kebohongan menantunya karena dia melihat pak Malik sama sekali tidak sakit.



“Ini Bu, hanya bisa beli buah sekedarnya agar Bapak segera sehat,” Fajri menyerahkan bungkusan aneka buah yang baru saja mereka beli. Fajar langsung mempunyai ide menjenguk orang sakit saat mendengar Rezky mengatakan abinya sakit dan dia akan nginep sini.



“Wah, Rezky tadi pagi tidak telepon koq, dan Bapak juga tidak sakit. Jadi ngerepotin ini,” jawab bu Fatmah.



“Itulah tujuan utama kami kesini Bu, Pak. Saya sebagai ayahnya Alesha, dan anak-anak saya ini sebagai walinya Alesha ingin menanyakan semua hal tentang anak Bapak dan Ibu.” 



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.

__ADS_1


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.


__ADS_2