JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
RESTU DARI IBU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




“*Astagfirullaaaah, melas men tho* ( kasihan banget sih ),” bu Ratna menutup mulutnya, dia kasihan terhadap Alesha.



“Mas suka ama dia sejak dia SMA, dia anak orang kaya tapi enggak pernah neko-neko. Enggak pernah ngejar baju atau tas branded untuk koleksi." 



"Dia beli hanya yang dia butuhkan. Bahkan ama orang tak kenal dia enggak pernah bilang apa jabatannya." 



"Sejak dulu Mas ragu mendekatinya. Apalagi sekarang setelah dia sakit hati terhadap laki-laki. Pasti sulit mendekatinya,” tanpa takut Garo menceritakan isi hatinya pada ibunya. 



Garo tak takut bila ibunya melarang mendekati janda anak satu itu. Yang penting sekarang dia plong karena beban batinnya sedikit berkurang.



“*Mau kowe ngomong keluargane sederhana, kan berarti ora mandang harta, nek kowe niat, kowe manteb yo cedaki wae. Ra sah ragu*,” ( tadi kamu bilang keluarganya sederhana, kan berarti mereka ga memandang orang berdasarkan hartanya. Kalau kamu niat, kalau kamu yakin, ya dekati aja, ga perlu ragu ) demikian tanggapan bu Ratna



“Ibu enggak keberatan aku nikahi janda anak satu?” tanya Garo tak percaya.



“Dia janda bukan karena dicerai akibat dia nakal, melainkan sebaliknya, kenapa mikirin status dia?” tanya bu Ratna dengan yakin.



“Itu kantor miliknya bu,” Garo menunjukan supermarket bangunan super besar yang mereka lewati. Tentu saja bu Ratna  terpana, sanggupkah anakku menggapai rembulan itu?


\*\*\* 



Sudah sebulan lebih Rezky sendirian, dia benar-benar mati rasa terhadap kebutuhan biologis. Namun dia masih punya banyak hutang persoalan yang harus dia tanggung selesainya terutama tanggung jawab. 

__ADS_1



Salah satunya yaitu Shinta, selain harus jelas akan memberikan nafkah pada anak-anaknya, walau tak minat terhadap ibunya lagi. 



Malam ini Rezky sengaja mendatangi counter Shinta untuk menyelesaikan masalahnya karena tak ingin Shinta selalu mengganggu waktu kerjanya dengan datang ke showroom tempatnya kerja.



“Maaf bisa ganggu sebentar?” tanya Rezky saat melihat counter pulsa kosong tanpa pembeli.



“Kanda, aku kangeeeeeeeeeeeen,” rengek Shinta manja.



“Saya kesini mau meminta maaf dan menyelesaikan persoalan kita. Saya ingin kita menyudahi hubungan kita karena saya punya istri yang sedang hamil dan saya juga punya anak dari perempuan lain. Sehingga saya tak bisa melanjutkan hubungan kita lagi,” tanpa jeda dan tanpa memikirkan perasaan orang yang mendengar, Rezky bicara datar.



“Apaaaaaaaaaaaaa? Kanda jahaaaaat!!” pekik Shinta sehingga membuat seorang laki-laki yang kemungkinan pemilik counter keluar menemui Shinta.




Shinta hanya menangis tanpa bisa menjawab.



“Maaf saya permisi,” Rezky mohon pamit dan segera memasuki mobilnya untuk pulang.


\*\*\* 



Hari ini jadwal Rezky libur, tapi dia mendapat telepon dari salah satu pegawainya kalau ada laki-laki yang mendatangi showroom dan mencarinya. Dan terlihat laki-laki tersebut marah. 



"Siapa lelaki itu? Kamu sudah tanya apa keperluannya?"



"Saya tidak tahu siapa orang tersebut dan marah karena apa Pak. Saya hanya melihat dari jauh. Yang terima dia bukan saya."

__ADS_1



"Kamu lihat data penjualan mobil bekas yang terlihat ada kecenderungan bermasalah, mungkin dia marah karena ada barang yang enggak kita tahu kalau itu mengecewakan mereka". 



Rezky berpikir ada konsumen yang kecewa membeli mobil bekas, oleh karena itu dia meminta pegawainya melihat data penjualan mobil bekas yang terlihat ada kecenderungan bermasalah. 


\*\*\*



Esoknya Rezky tak langsung ke showroom karena pemilik usaha meminta semua manager showroom untuk meeting dengannya. 



Ada tujuh showroom yang Bosnya miliki, dan bosnya minta semua kumpul membicarakan rencana promosi akhir tahun nanti.



Saat sedang perjalanan ke showroomnya telepon genggam Rezky berbunyi. Panggilan dari nomor show room yang dia pimpin  “Assalamu’alaykum Pak,” sapa salah satu pegawainya.



“Wa alaykum salam, ada apa Ndra,” tanya Rezky sambil menyetir.



“Ada orang yang kemarin datang Pak, kali ini dia ngamuk dan memecahkan kaca mobil terbaru,” lapor Endra, anak buah Rezky.



“Koq bisa, kenapa tidak kalian cegah? Ada masalah apa sehingga dia ngamuk?” Rezky memberondong pertanyaan pada anak buahnya itu.



“Dia mau ketemu Bapak, dia tak percaya saat kami bilang Bapak belum datang karena ada meeting di luar. Maka untuk memancing agar Bapak keluar dia memukul pecah kaca mobil,” jawab Endra.



“Photokan semua yang rusak agar bisa kita laporkan ke polisi. Saya sekitar sepuluh atau lima belas menit lagi sampai kantor,” jawab Rezky. Dia bingung siapa laki-laki tersebut dan ada persoalan apa hingga merusak kantornya


\*\*\* 


***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.

__ADS_1


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.


__ADS_2