
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Mas, rasanya barang-barang nurseri butuh peremajaan deh," ucap Alesha saat dia sedang pillow talk dengan Garo setelah menidurkan buah hati mereka.
"Bukannya kita selalu mengadakan peremajaan tiap hari ya? Kok butuh remajaan lagi? Apa ada yang salah?" Tanya Garo.
"Maksudku peremajaan jenis agar konsumen enggak bosen ama jenis yang sudah lama." Jelas Alesha.
"Owh kalau itu memang benar. Kita sudah lama enggak hunting barang baru sejak sibuk dengan pernikahan kita yang tertunda, pernikahan adik-adik, pernikahan abang juga sakitnya Jingga," balas Garo.
"Aku pengen hunting ke Thailand deh. Kita belum pernah lo hunting kesana berdua. Kita kan kesana berkali kali sendirian. Aku selalu sama keluarga besar atau sama mommy dan daddy."
"Ayo kita ke sana berdua Mas." Ajak Alesha.
"Bagaimana mungkin kita jalan berdua. Aku nggak tega sama Jingga," Garo malah memikirkan cinta kecilnya bila dia tinggal lama.
"Bisa Mas. Bismillah kita bisa. Setiap hari kita video call aja. 'Kan sekarang bisa video call, jadi Jingga nggak merasa kesepian atau ditinggal lama. Kita calling siang dan malam."
"Waktu itu Jingga sakit karena keegoisan kita. Kita enggak saling sapa, tapi Mas lupa enggak sapa dia. Jadi dia kehilangan."
"Nanti kita calling rutin lewat Mbak Dwi tapi kalau yang lain mau video call pun enggak apa apa."
__ADS_1
"Saat kita pergi dia bobo sama Mbak Dwi di kamar aku di rumah mommy. Enggak usah bobo di rumah jadi dia enggak nyariin kita," ujar Alesha memaparkan rincian rencananya.
"Kamu serius? Kamu bisa enggak kasih ASI?" tanya Garo.
"Harus bisa Mas. Harus memulai sejak sekarang. Kalau soal ASI Jingga sudah sulit minum ASI di botol. Dia bahkan bisa dibilang sama sekali enggak mau kalau pakai botol pengganti. Dan kalau langsung dari aku dia lebih banyak ngempeng aja tanpa di sedot."
"Nanti aku siapkan ASI sedikit dan selama di Thai aku akan pompa ASI-ku agar tak bengkak."
"Boleh aku tanya sesuatu?" tanya Garo ragu.
"Iya bolehlah Mas. Kenapa?"
"Aku ngertiin banget kok. Ibu dan orang tua ku butuh pengakuan di depan umum. 'Kan aku yang bilang soal itu," kata Alesha.
"Ya kapan kita akan bikin resepsinya?" tanya Garo.
"Kalau dua bulan lagi itu akan kebentur dengan Leoni ngelahirin Mas. Gimana kalau sesudah hpl-nya Leoni jadi aman. Kalau sesuai HPL ( hari perkiraan lahir ), kan mami Caroline masih di sini belum pulang ke Brisbane cepet-cepet. Sekarang aja mereka nggak pulang cepet mereka akan ke Bandung dulu kan untuk mengurus rumah mereka di Bandung."
"Iya tadi aku dengar daddy bilang suruh pakai mobil dan sopir aja selama di Bandung. Agar nanti mereka wira-wiri di Bandung cari tukang dan segala macam bahan bangunan juga enggak repot. Kalau nggak ada mobil merrka pasti repot." Memang tadi Garo dan Alesha mendengar Putra menyediakan satu mobil untuk Iwan dan Caroline selama mereka butuhkan di Bandung.
__ADS_1
"Enaknya gimana? Satu minggu atau dua minggu sesudah HPL Mas?" tanya Alesha.
"Kalau menurut Mas dua Minggu aja Yank. Kalau satu minggu kasihan mommy masih kalang kabut dengan urusan kelahiran baby C dan aqiqahnya."
"Kalau dua minggu sesudah HPL rasanya pas dan mami Carol pasti akan nunggu kalau kita beritahu sebelumnya."
"Oke besok aku tanya kapan HPL-nya ke Leoni biar kita tentukan jadwal resepsinya ya."
"Iya, trus kapan kita pergi honeymoon?" Tanya Garo.
"Satu minggu atau 10 hari dari sekarang. Aku yakin mommy dan yang lain tak akan keberatan kok. Bismillah kita pasti bisa."
"Mas hubungi teman pekebun diThailand, aku juga akan hubungi seller langganan yang di Thailand. Jadi kita ke kebun mereka selain kita belanja di pasar tanaman Chatuchak."
Besok adalah perjalanan pertama Alesha sebagai owner. Sebelumnya dia selalu pergi berdua bersama Ririen eh sorry bukan berdua, karena selalu bertiga dengan Putra.
Putra tidak pernah mau melepas Ririen dan Alesha hanya pergi berdua. Jadi sebagai owner, Alesha belum pernah pergi sendiri.
\*\*\*
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA
untuk yang merayakannya, yanktie menyampaikan mohon maaf lagir batin
__ADS_1