JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
PERINTAH WALINYA ALESHA


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Dia bilang AYAHNYA JINGGA lho …  biasanya hal itu enggak pernah dia katakan baik secara lisan maupun tulisan. Hanya aku yang sering mengatakan dan menuliskan itu. Itu artinya …



Aahhhh … setelah galau setengah hari ternyata aku mendapat segenggam bahagia saat bisa bertukar khabar darinya


**GARO END POV**


\*\*\*



Hari ini Garo mengantarkan Alesha latihan terakhir untuk konser bang Fajri. Sejak latihan sebelumnya Garo memang yang mengantarkan, dan menggunakan mobil Garo, dia tak mau membawa Alesha dengan motornya. 



Garo mulai tau siapa Putra bagi Fajar, Fajri dan Alesha. Hal itu membuat Garo sangat hormat, bagaimana seorang yang lebih muda mencintai janda anak tiga yang tentunya lebih tua darinya karena ternyata bu Dewi mommy nya Alesha adalah mantan gurunya pak Putra.



Hari ini kak Icha kakak iparnya Alesha tak bisa datang karena suaminya tak tau kalau kak Icha akan ikut di acara penutupan konser besok.



Jadi kak Icha tak bisa selalu izin pada mas Fajar dengan alasan kerjaan.



Fajri sudah tau kalau pemuda yang seumur dengannya itu mencintai adiknya. Fajri dan Fajar sejak melihat Garo di acara Aqeqah Jingga sudah menyelidiki karakter Garo dan mencari siapa aja mantannya Garo, serta kemapanan finasialnya, karena mereka tak ingin adik perempuannya hanya akan menjadi inang bagi laki-laki parasit yang ingin numpang hidup.



Ternyata Garo lolos sreening yang diam-diam dilakukan kedua kakak laki-laki Alesha tersebut. Maka Fajri membiarkan saat melihat Garo mengantar dan menunggui setiap Alesha latihan. 



“Bang aku pamit ya, kasihan kalau Jingga kelamaan ditinggal,” Alesha pamit pada Fajri sambil menerima tas tangan dan ponselnya yang sejak tadi dipegang Garo.



“Iya, kalian hati-hati ya,” balas Fajri sambil menerima salam dari Garo dan menepuk bahunya



Soal keterlibatan dan kedekatan Garo dengan Alesha saat sejak latihannya Fajri di novel WANT TO MARRY YOU sengaja enggak ditulis ya. Kalau ditulis disana, novel JINGGA DARI TIMUR hilang gregetnya.


\*\*\* 



Garo dan Alesha duduk bersisian dengan Fajar dan Icha di deretan penonton VVIP. Disana juga ada ada Leona, Leoni serta tentu pak Putra dan bu Dewi selain para pejabat yang diundang khusus oleh Fajri. 



Jemari Alesha tak pernah lepas dari genggaman Garo, sayang Gerald dan George belum berani masuk dalam barisan keluarga sehingga Leona dan Leoni masih duduk sendiri-sendiri tanpa pasangannya. 



Dua lagu sebelum lagu terakhir Alesha meminta Icha menemaninya ke toilet. Garo yang tau taktik kekasihnya hanya meng iyakan saat Alesha pamit.



“Lagu terakhir dipertunjukan kali ini saya dedikasikan pada guru saya, pujaan saya, idola saya dan daddy saya tercinta Putra Pamungkas Purwanagara yang sudah sangat menginspirasi saya untuk selalu mencontohnya dalam segala hal terutama dalam menghormati dan mencintai satu-satunya perempuan dihatinya yaitu mommy saya." 



"Seorang laki-laki sejati yang mencintai kekasihnya tidak hanya dari hati, tapi juga dari otak, bukan seperti laki-laki lain yang mudah tergoda dan hanya menuruti nafsunya saja,” jelas Fajri sambil meminta Putra dan Ririen naik ke atas panggung.



“Saya mohon dengan kerendahan hati bapak Putra Pamungkas Purwanagara dan Ibu Arienka Dewi Purwanagara berkenan naik ke atas panggung,” demikian MC acara meminta agar daddy dan mommy sang bintang segera naik ke panggung.



Fajri memeluk erat daddy dan mommy nya diatas panggung sebelum lagu terakhir dia nyanyikan. Jujur kata-kata terakhir Fajri ditujukan pada Ricky dan Rezky, yang secara tak sengaja Fajri lihat saat Ricky hendak ke toilet dan Fajri sedang menuju kamar gantinya ketika dia istirahat dan panggung diisi bintang tamu. 



Sedang Rezky dilihat ketika lelaki tersebut tak sengaja maju ke depan mencari posisi Alesha, karena kehadiran Rezky di konser ini hanya untuk melihat mantan istrinya dari jauh.



Putra  berkaca-kaca mendengar kata-kata anaknya, dia memeluk erat istrinya saat mereka menuju atas panggung. Dan dia juga tak siap ketika Fajri memintanya duet berdua dengannya menyanyikan lagu LOVE yang pernah istrinya nyanyikan saat dipanggung reuni.


__ADS_1


Fajri memberikan Putra sebuah gitar, dia pun memegang gitar, sudah seminggu dia meminta Riani untuk berlatih lagu terakhir dengan harpa, dia juga mendaulat Alesha memainkan piano.



Seorang crew naik panggung dengan dua kursi yang diatur berhadapan, untuk Ririen dan Putra duduk, sedang Fajri berdiri antara Riani dan Alesha di piano



Fajar yang melihat Alesha di panggung tentu kaget. “Garo mengapa Alesha ada diatas panggung?” tanya Fajar.



“Echa memang akan main piano untuk lagu ini Mas,” jawab Garo tanpa ragu



“Lalu Kakakmu dimana?” Fajar tentu bingung karena tadi Alesha izin ke toilet bersama Alesha.



“Kakak nunggu di belakang stage Mas, tenang aja enggak perlu khawatir,” jawab Garo masih dengan tenang.



***L*** *is for the way you look at me*



****O**** *is for the only one I see*



Putra menatap mata Ririen penuh cinta, masih seperti itu dan akan selalu seperti itu. Baginya hanya ada satu nama perempuan dalam hatinya dan itu hanya Arienka Dewi



Fajri dan Alesha ikut menyanyi di bait berikutnya 



*Love is all that I can give to you*








Sementara Icha ikut naik ke panggung dan mengisi di bait berikut, tentu saja ini membuat Fajar kaget karena dia tak tau istrinya ikut juga di setting Fajri untuk mengisi penutupan pertunjukannya



***L*** *is for the way you look at me*



“*Oh my God*, kamu pasti tau kan kalau mereka berdua ikutan dalam acara ini” cecar Fajar pada Garo.



“Iya Mas, sejak sebulan terakhir Echa ikut latihan, kalau kak Icha hanya dua kali datang karena dia kan susah atur jadwal dengan jam kerja di rumah sakit,” Garo mengakui tuduhan Fajar.



Garo menyerahkan dua buket bunga pada Leona dan Leoni yang sudah disiapkan Fajri. “Mas diminta bang Fajri mengantar si kembar ke panggung,” Garo menjalankan tugas yang Fajri berikan padanya.



“Astagaaaaa, kalian nih bisa aja ya bikin kejutan. Ya sudah, ayo kamu juga ikut ke panggung. Ini perintah dari wali nya Alesha,” Fajar langsung meminta Garo untuk ikut naik ke panggung. 



Ini jelas mengesahkan Garo sebagai bagian dari keluarga Purwanagara!



Tentu saja tanpa menunggu tawaran kedua Garo segera mengikuti langkah kaki Fajar yang mengawal Leona dan Leoni yang akan memberikan buket bunga bagi kedua orang tua mereka.



Fajar menghampiri Icha, dia mengecup kening istrinya dan memeluknya erat. “Kamu nakal ya diam-diam bikin kejutan buatku,” bisiknya. Lalu mereka berdua segera mendekati Fajri serta Leona dan Leoni yang akan memberikan bunga pada daddy dan mommynya.



Garo mendekati Alesha dan diatas panggung dia menggenggam jemari perempuan itu serta mengecup keningnya.  “Mas Fajar mengancamku untuk naik ke panggung dengan mengatakan, ini perintah walinya Alesha,” bisik Garo saat melihat Echa bingung mengapa dia ikut naik ke momen keluarga inti ini. Membuat Alesha speechless.


__ADS_1


“Thanks untuk cintamu pada kami, thanks untuk didikanmu untuk kami, thanks untuk kesabaranmu untuk kami ber lima Dadd” ucap Fajri sambil kembali memeluk pujaannya. 



Semua mencium dan memeluk pak Putra dan bu Dewi. Hanya Garo yang memberi salim tanpa berani mencium karena dia belum sah.



Tepuk aplaus tentu saja menggema di gedung itu, penonton kagum atas kejutan Fajri bagi mommy and daddynya. Semua pun melihat cinta kasih yang sangat kuat di keluarga idola mereka.



Rezky hanya bisa diam melihat keluarga inti nan penuh kasih yang sudah dia tinggalkan karena kesalahannya. Dan yang membuatnya sakit hati adalah mantan istrinya sudah dalam dekapan pria lain yang dia lihat sudah diterima oleh keluarga besar mantan istrinya tersebut.


\*\*\* 



Garo mengantar Alesha. Jingga dan pengasuhnya juga ada dalam mobil Garo karena memang sejak berangkat tadi Garo tak membolehkan Alesha membawa mobil sendiri.



Jingga dibawa karena sejak siang rumah kosong. Akan berbahaya jika ditinggal dan semua jarang ada yang pegang ponsel. Garo tentu takut kalau ada sesuatu hal lalu mereka tak bisa cepat dihubungi. 



Maka Garo minta Jingga di bawa. Dia khusus meminta ruang untuk Jingga pada Putra. Dia berikan alasan mengapa Jingga harus dibawa.



Putra tentu saja sangat senang pada attensi Garo untuk cucunya. Dia pun menyampaikan pada Fajri.



 Sehingga Fajri menyiapkan ruang khusus sekalian untuk istirahat para eyang dan kakek neneknya. 



"Sudah hampir Subuh, salat dulu lalu Mas tidur di kamar Jingga ya. Jangan pulang sebelum tidur," pinta Alesha. Dia tak ingin Garo celaka karena menyetir dalam keadaan mengantuk.



"Salat bareng ya Bund?" Ajak Garo.



"Aku libur." Alesha membuatkan Garo teh panas dan dia siapakan satu tangkep roti isi korned yang dipanaskan di wajan teflon. Setidaknya Garo tidur tak dalam keadaan lapar. 



Setelah salat Subuh dan minum teh yang dibuatkan Alesha, Garo bersiap tidur.



"Aku buatkan roti hangat bukan untuk jadi dingin lagi lho," protes Alesha. Dia tak ingin Garo tidur dengan perut kosong



Dengan senyum kecut Garo memakan roti yang dibuat penuh cinta itu. Eh … apa benar dibuat dengan penuh cinta seperti angan Garo?



Ngarep boleh dong?



"Sudah habis. Terima kasih ya Yank. Mas bobo deh," pamit Garo.



Alesha sebenarnya ingin tidur, tapi sebentar lagi jadwal Jingga bangun. Maka Alesha sengaja mengganti diapers Jingga lebih dulu lalu dia beri ASI, sehingga bayi kecilnya itu tak menangis bangun. Sehabis memberi ASI, Alesha pun ikut terlelap. 


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1676654269330.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.

__ADS_1


__ADS_2