
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Akhirnya waktu yang ditunggu Garo pun tiba.
"Mas pernah niat kan pengen ngerasain ngedampingin istri di ruang bersalin seperti yang Gerry dan George lakukan. Ayo bismillah ya Mas," kata Alesha dengan tenangnya saat suster mulai membantu untuk naik ke ranjang khusus melahirkan.
"Insya Allah ini bukan pengalaman Mas yang terakhir. Mas akan melihat adik-adiknya Jingga lahir."
"Memang kamu mau punya anak berapa koq yakin ini bukan pengalaman Mas yang terakhir?"
"Aku ingin empat."
"Jangan, dua aja ya," Garo tak ingin Alesha menderita bila harus sering hamil.
"Enggak Mas. Minimal tiga," Alesha malah ngotot.
"Kita kan sudah ada sepasang Yank. Sudah lengkap" ucap Garo.
"Walau sudah lengkap aku tetap mau tiga atau empat." Dari percakapan mereka jelaskan apa jenis kelamin bayi yang akan segera dilahirkan Alesha?
\*\*\*
Garo menemani detik-detik perjuangan Alesha melahirkan putra pertama mereka yang cukup besar
Bayi lelaki dengan panjang 53 cm dan berat 3500 gram itu lahir dengan selamat disambut isak tangis Garo. Tangis syukur dan bahagia.
Alesha pun sama dia tak menyangka bisa melahirkan ditemani suami tercinta yang mensupportnya dengan kecupan dan doa sepanjang proses persalinan.
__ADS_1
Harapan Garo meng adzani putranya terlaksana. Dia sangat bersyukur bisa memperoleh kesempatan itu.
Kesempatan sebagai seorang ayah.
\*\*\*
"Terima kasih ya Yank. Terima kasih atas perjuanganmu mengandung serta mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan dia."
Alesha baru selesai IMD. Sebentar lagi dia akan dipindah ke ruang rawat. Disana keluarga besarnya dan keluarga besar suaminya telah menanti.
\*\*\*
"Selamat ya Ro, sudah jadi ayah beneran," ucap seorang kerabat Garo.
"Selama ini saya Ayah beneran. Tak pernah dalam hati saya mengatakan Jingga bukan putri saya. Rupanya paklik tak pernah tahu kehidupan saya yang jungkir balik bila tak ada Jingga."
Ratna pun tersinggung dengan kata-kata sepupunya, karena buatnya pribadi Jingga cucu pertamanya, seperti Garo yang jadi putra tunggalnya.
\*\*\*
"Siapa nama jagoanmu?" Tanya Putra pada Alesha.
"Namanya ARIZO, Dadd, Mom. Dari bahasa Arab bermakna pemimpin. Mbak ingin dia jadi pemimpin yang bijak. Setidaknya memimpin dirinya sendiri. Juga keluarganya kelak."
"Panggilannya IZHO."
"Nama lengkapnya Gahisha Arizo Yusuf." Garo melengkapi kalimat istrinya.
__ADS_1
Icha datang membawa baby Izho. Dia datang sebagai dokter anak sang keponakan. Baby Izho akan sekamar dengan sang bunda.
"Gede banget sih?" Ucap Ririen.
"Iya, seperti bayi sudah satu bulan ya penampakannya," ujar Ratna sambil memandang cucu keduanya.
Buat Ririen ini cucu keenam.
Alesha hanya tersenyum. Dia sedang minum juice alpukat yang baru Fajri dan Liani bawakan dari rumah mereka.
"Ini buah alpukat dari pohon di samping rumah Mbak?" Tanya Alesha.
"Bukan, yang samping rumah buahnya belum besar. Ini yang dari pojok belakang yang dekat TK. Buahnya sarat dan banyak yang siap panen."
"Wah senang banget." Garo membayangkan punya pohon alpukat juga di rumahnya. Dia akan hunting pohon yang berbuah lebat dan pendek serta dari varietas terbaik.
"Abang tadi petik banyak buat dibawa pulang buat Jingga. Abang ingat Jingga suka banget makan alpokat tanpa diberi tambahan apa pun. Kalau yang dibikin juice ini hasil panen tiga atau dua hari lalu," Liani menjelaskan tentang buah alpokat miliknya.
"Aku yakin mas Garo langsung pengen cari bibit varietas terbaik buat ditanam di rumah," Alesha bisa menebak pikiran suaminya.
"Ha ha ha, bener Yank. Aku pengen tabulampot aja seperti yang momny bikin di rumah." Ririen sejak SMA memang memiliki koleksi tabulampot yang lengkap.
Pengunjung paling belakang adalah Gerry dan Leona. Kesibukan pasangan dengan dua baby memang sulit cari waktu untuk keluar. Dan yang lebih membuat repot adalah Leona hamil lagi. Dia seperti Carol yang kebobolan atau sundulan.
Untung Leoni langsung ikut KB sehingga aman.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang baru rilis dengan judul WE ARE HAVING A BABY BOY!
__ADS_1