JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
IKATAN BATIN


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



Tak terasa satu bulan telah berlalu sejak Alesha dan Garo berbulan madu.



Garo dan Alesha langsung sibuk dengan kehidupannya. Pasangan ini semakin sibuk dengan pembangunan rumah mereka.



Desain bangunan sesuai maunya Alesha. Semua keinginan Alesha di dicurahkan di rumah itu, tentu arsiteknya mengerti kemauan adiknya karena memang mereka menggunakan jasa kantor Putra yang sekarang dipimpin Fajri.



Sama seperti Ririen, Alesha tak ingin rumah tingkat! Dia juga maunya rumah kecil tanpa ruang tamu.



Sama dengan Ririen ruang tamu dibiarkan di ruang terbuka di luar, bedanya  kalau rumahnya Alesha dan Garo tidak menggunakan gazebo tapi di teras langsung saja.



"Jadi  teras adalah ruang tamu mereka. Hal itu karena tanah yang mereka miliki lebih kecil dari lahan yang Putra miliki.



Garo dan Alesha membangun satu kamar utama untuk mereka dan tiga kamar anak-anak. Dua kamar pembantu itu yang mereka bangun.



Dan sama seperti Ririen mereka tetap punya kandang hewan bebas yang terpadu karena itu sangat baik untuk perkembangan jiwa penyayang anak-anak mereka nanti.


\*\*\*

__ADS_1



Untuk persiapan resepsi pernikahan, Garo dan Alesha memang tak ikut dalam kesibukannya karena semua sudah di handle Ririen dan team besannya.



Garo dan Alesha hanya menyiapkan souvenir serta kartu undangan saja karena resepsi kan pakai baju adat.



Garo dan Alesha hanya menyiapkan souvenir dan undangan saja tentu saja sekarang undangan mereka beda karena foto prewedding mereka beda dengan foto prewedding yang lama. 



Tak lupa Garo dan Alesha memasukkan foto saat mereka memegang buku nikah dengan tanggal tentunya. Semua untuk mengumumkan kapan mereka menikah sehingga tak kan mungkin dibilang Alesha hamil duluan.


\*\*\*




Caroline dan Iwan sudah datang ke Jogja. Mereka tak ingin membuang kesempatan menunggu kelahiran cucu mereka sehingga keduanya datang sejak dua minggu sebelum HPL.



Selain itu Caroline juga sudah menjual asetnya di Australia tinggal menunggu Iwan serah terima jabatan saja jadi Caroline sudah langsung pindah ke Indonesia.



"Mami mau tinggal di rumah kita aja?" Jadi aku dan kak Gerry juga pulang sama para mbak dan juga baby twins." Ucap Leona.



"Tanggung enggak? Satu minggu lagi Leoni mau ngungsi kesini kan satu minggu sebelum HPL. Mami sih ayok aja kalau kalian mau pulang." Caroline tentu terserah anak-anaknya.


__ADS_1


"Enggak apa apa lah Mam, kita pulang aja. Nanti biar Leoni dapat perhatian penuh mommy. Kalau masih ada kami, kasihan mommy," Gerrald setuju usul istrinya mereka mulai pulang ke rumah mereka saja beserta mami dan papinya.



Maka esoknya Leona dan kedua pengasuh bayinya juga seorang pembantu lamanya pulang ke rumahnya bersama kedua mertuanya.


\*\*\*



Lima hari kemudian Leoni dan George mulai mengungsi ke rumah Putra gantian dengan Leona. Silih berganti penghuni tamu rumah Ririen membuat Ririen tak kesepian. Terlebih sejak Fajar sebagai anak tertua tinggal di rumah itu untuk menemani masa tua mereka.



Semua Ririen nikmati. Fajri sudah full memegang usaha Putra sehingga mereka berdua benar-benar sudah pensiun.


\*\*\*



"Kak besok kita nginap ke rumah mommy ya, kan sekalian acara rutin hari Sabtu," ajak Leona.



"Tapi satu malam aja nginap ya? Hari Minggu kita pulang. Kita baru lima hari lho pulang ke rumah," jawab Gerry.



"Feelingku Leoni mau melahirkan Kak. Aku janji minggu kita pulang." Balas Leona.



"Oke. Kita akan berangkat Sabtu pagi dan pulang hari Minggu sore ya?" Gerry mengerti bagaimana ikatan batin Leona dan Leoni.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ


__ADS_1


__ADS_2