
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Mom, kayaknya Alesha udah balik deh," kata Putra.
"Koq tahu Dadd?" Tanya Ririen.
"Daddy lihat Dwi diteras rumah buang sampah pas Daddy lewat barusan."
"Alhamdulillah kalau mereka sudah pulang. Terus gimana Dadd langkah kita?" Ririen tentu ingin membantu putri tercintanya.
"Ya biarin aja. Kita ikutin aja alurnya yang Daddy tahu kemarin eh hari ini tadi pagi Abang sama Mas ke homestay dan mereka ngasih tahu semuanya ke Lesha. Mungkin karena itu terus dia pulang."
"Enggak usah ikut campur dulu. Biarin aja mereka tumbuh dewasa. Bila mereka lari ke kita kayak kemarin yang kita rangkul. Tapi kalau nggak ya kita nggak usah ikut campur," kata Putra dengan bijak.
\*\*\*
Seperti biasa kalau habis pergi Dwi pasti harus membersihkan semua ruangan.
Kali ini saat Dwi mbersihkan rumah Alesha tidak membawa Jingga keluar dari rumah. Dia mengunci diri di kamarnya untuk tidur siang bersama Jingga.
Dwi pun membuang makanan basi karena perginya nggak ada rencana maka makanan tak dia bereskan sebelum berangkat. Dwi juga membuang sayuran busuk di kulkas dan membersihkan kulkas agar harum kembali.
Tadi sebelum tidur siang Alesha sudah memasak nasi. Di kulkas ada telur bakso dan sosis.
"Mbak Dwi, nanti kita bikin nasi goreng aja ya."
"Njih Mbak. Terus buat Dedek maem apa?" tanya Dwi.
__ADS_1
"Nih aku bikinkan capcay buat makan siangnya Dedek," jawab Alesha. Masih ada wortel dan kembang kol yang bisa dia masak. Ada ayam yang dia bikin irisan tipis fillet dan ditambah baso dan sosis. Tanpa sawi karena sawi sudah kuning
"Besok pagi bisa bikin tim salmon dan wortel." Alesha bersiap tidur setelah masak untuk putrinya.
Berkali-kali Alesha memandang ponselnya dia mengharap ada pesan dari Garo tapi semua harapan tak pernah terjadi.
Alesha pun berjanji tak akan pernah tidak mengirim pesan pada Garo terlebih dahulu.
\*\*\*
Esok harinya Alesha mulai kembali aktif di kebun dan dia benar-benar ingin kemelut dalam hidupnya segera berlalu.
Satu minggu berlalu sejak kejadian itu. Mereka tak pernah lagi bertukar berita sama sekali.
Sesekali Garo masih mendapat berita tentang Alesha atau Jingga dari Ririen tapi kalau Alesha mau dapat info tentang Garo dari mana?
Garo masih sering mengamati Alesha dari seberang jalan.
\*\*\*
"Gimana ini Bang? Mas? "tanya Putra pada kedua anak lelakinya.
"Enggak ada perkembangan sama sekali Dadd?" Tanya Fajar.
"Boro-boro sepertinya dua-duanya sama-sama menjauh. Sama-sama tak ada komunikasi."
"Garo yang biasanya mau ngalah kali ini sepertinya sengaja membuat ingin Alesha cooling down. Garo tak pernah kirim pesan, itu yang Daddy tangkap dari obrolan dengan Alesha." Ucap Putra.
"Kita nggak bisa nyalahin Garo karena kan Lesha mutusin nggak mau nikah dengannya." Fajri berpendapat bukan salah Garo bersikap demikian.
__ADS_1
"Tapi seharusnya Garo mutusin pertunangan nggak ngegantung Lesha seperti ini," ujar Fajar.
"Ya nggak usah diputusin sama Garo, kan Lesha yang mutusin duluan?"
"Lesha kan cuma bila batal nikah, bukan mutusin pertunangan," balas Fajar lagi. Akhirnya mereka berdua yang beritegang.
"Nanti coba Mas tanya ke Garo deh," ujar Fajar.
"Ya, coba aja tanya ke Garo. Kalau pertunangan mereka sudah putus bila suatu hari ada yang mendekati Lesha kan kita tenang."
"Kayaknya akan sulit mengharap dia akan cari pendamping hidup Dadd. Dia bisa kembali menikah bila ada yang gigih bisa mendekatinya seperti daddy dulu deh mendekati mommy," ujar Fajri.
\*\*\*
"Terus piye Nang?" kata Ratna terhadap Garo.
"Enggak tahu Bu. Aku nggak pernah hubungi dia. Aku nggak pernah kirim pesan buat dia lagi."
"Kenapa?" tanya Ratna dengan lembut.
"Aku kok kayaknya nggak ada harapan ya Bu. Aku nggak berani deketin dia, bukan karena aku takut gagal. Enggak,Aku hanya berharap jangan sampai dia terluka.
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR ya.

__ADS_1