JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
SOSOK AYAH GARO


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




“Assalamu’alaykum Bu” sapa Alesha pada calon mertuanya.



“Wa alaykum salam, wah sudah datang, ayok masuk,” bu Ratna mempersilakan Alesha masuk. Walau ini bukan pertemuan pertama mereka, tapi ini adalah kunjungan pertama Alesha ke rumah Garo. 



Rumah kuno asli Jawa yang sudah turun menurun digunakan oleh keluarga dari ayah Garo, **RM Soelardi Yusuf**, ayah kandung Garo. Lelaki ningrat Jawa yang harus menanggung beban berat **keharusan** sehingga sering 'salah jalan' kalau menurut pandangan orang awam.



Kemarin Garo sedikit bercerita, ibunya adalah istri ketiga ayahnya. Perempuan yang dinikahi tanpa cinta, hanya dibutuhkan untuk menjadi mesin tetas!



Kita **FLASHBACK** sejenak kisah hidup keluarga Garo yang selama ini belum pernah yanktie ungkap ya.



RM Soelardi Yusuf sejak kecil menaruh hati pada Ratna Kumala. Ardi yang ningrat dan anak tunggal tentu mendapat tentangan dari keluarga besarnya saat lelaki muda itu menjatuhkan pilihannya pada Ratna yang hanya anak mbok emban atau pengasuhnya!



Cinta mereka sangat kuat, Ardi akhirnya bisa memenangkan peperangan melawan keluarganya. Karena anak tunggal maka apa pun yang dia mau akhirnya dituruti.



Ardi bisa menikahi Ratna sang kekasih. 



Sudah 8 tahun Ardi dan Ratna menikah, tapi belum juga ada tanda-tanda Ratna akan mempunyai anak.



Maka kakeknya Ardi ( bukan kakeknya Garo ya ) meminta agar ayah Garo menikah dengan perempuan pilihannya agar dia bisa punya keturunan.



Memang kakeknya tidak mewajibkan cucu laki-laki, tapi hal itu tentu melukai Ratna sebagai istri Ardi.



Di tahun ke delapan itulah Ardi menikah lagi ( dijodohkan ) dengan perempuan ningrat Jawa yang terkesan sangat pemalu dan sopan. Sampai empat bulan menikah Ardi tak juga menyentuh Wisrianti istri ke 2 nya yang biasa dipanggil Yanti.



Semua kembali menyalahkan Ratna yang dibilang melarang Ardi berkumpul ( making love maksudnya ) dengan Yanti sang istri ke dua.



Merasa di pojokkan, Ratna sengaja menyepi di rumah kakeknya Ardi. Agar semua tahu dia tak melarang suaminya. 



Jaman itu belum ada ponsel kan. Ratna tak pernah mau satu kali pun bertemu dengar Ardi sampai Yanti bisa hamil.

__ADS_1



Akhirnya khabar yang ditunggu pun tiba. Yanti hamil. Semua bersukacita. Termasuk Ratna. Dia pamit pada neneknya Ardi untuk kembali ke rumahnya.



"*Eyang, kulo bade matur*," malam itu saat hujan deras Ardi mendatangi kakeknya di pendopo. Ardi bilang, Mbah saya mau bicara.



"*Ono opo Le*?" Jawab sang kakek. Kakek bertanya ada apa? Apa yang hendak dibicarakan?



"*Yanti niku mbobot sanes anak kulo*," Dhuar! Ardi lapor pada sang kakek kalau Yanti hamil bukan anaknya.



"*Koq iso? Kowe bojone! Koq Yanti meteng dudu anakmu*?" Seru sang kakek penuh tanya. Bagaimana bisa? Kamu suaminya tapi Yanti hamil bukan anakmu!



"Saya tak pernah menyentuh Yanti sejak menikah. Karena di malam pertama saya melihat tubuh Yanti penuh tanda bekas lelaki lain."



"Ratna tak pernah melarang saya masuk kamar Yanti. Bahkan Ratna sering mengusir saya bila malam giliran saya tidur dikamar Yanti."



Saat itu ayahnya Ardi datang. Dia ikut mendengarkan pembicaraan putranya dengan ayahnya.



"Akhirnya saya selidiki siapa laki-laki yang menjadi kekasih Yanti sebelum menikah dengan saya."




"Tiga minggu kemudian Yanti lapor hamil. Satu kali campur tanpa keluar dia bilang hamil."



"Saya manut. Saya langsung senang dan mengumumkan kalau Yanti hamil. Saya bawa langsung ke bu bidan."



"Hasilnya benar Yanti hamil. Dan esoknya saya kembali ke bu bidan sendirian. Saya tanya bu bidan agar jujur pada saya."



"Bu bidan bilang usia kehamilan Yanti sekarang tiga bulan!"



"Padahal saya baru satu kali campur, tidak keluar dan baru kejadian lima minggu lalu."



"Monggo Simbah dan Romo minta kejelasan pada bu bidan. Saya tak mau dibilang berbohong."



"Kalau sudah dapat kepastian dari bu bidan, saya akan beritahu siapa kekasih Yanti yang sesungguhnya," Ardi menyelesaikan laporannya pada sang Romo dan Simbahnya.

__ADS_1


\*\*\*



Tentu saja Raden Tumenggung kakeknya Ardi tak mau menunda. Malam Itu juga, saat hujan deras dia minta pegawainya menjemput bidan desa. 



*Ditimbali* ( dipanggil ) seorang kanjeng Tumenggung siapa yang berani melawan?



Bu bidan yang ditemani suaminya menghadap kanjeng Tumenggung. 



Ternyata saat itu Ardi juga menjemput Yanti. Yanti yang diajak dengan lembut oleh Ardi tentu tak menolak. Terlebih alasan Ardi adalah eyang akan memberi *jarik* yang turun temurun diwariskan pada bayi keturunan Tumenggung. 



Tentu tak hanya *jarik* ( kain panjang )  yang akan eyang berikan. Yanti berharap malam ini dia akan mulai mendapat perhiasan.



"*Reneo Nduk*," eyang putri menyambut Yanti dengan lembut. Kesini nak, kata simbah.



"*Njih Eyang*," sahut Yanti. Sebagai putri ningrat, tingkah laku Yanti sangat terpuji. Dia sama lembutnya dengan Ratna. Hanya tentu beda strata. Karena Ratna hanya anak pembantu.



Tapi kalau soal tata krama Ratna tentu hafal karena dia juga tinggal di dalam rumah bangsawan.



Yanti diajak eyang putri.ke kamarnya. Disana juga ada dua orang mbok emban.



"*Wis pirang sasi Nduk*?" Tanya eyang putri membelai perut istri kedua cucunya itu. Eyang bertanya sudah berapa bulan usia kehamilannya Yanti.



"*Kaleh Eyang*," sahut Yanti yang mengatakan kalau usia kehamilannya sudah dua bulan.



Dari sini saja bila di cross check dengan pengakuan Ardi sudah terlihat selisih waktu.



Yanti bilang hamil dua bulan dan Ardi bilang baru menyentuh Yanti lima minggu lalu.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY ya.

__ADS_1



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1678646356578.jpg)


__ADS_2