JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
ROMBONGAN KEDIRI


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Hari ini Ririen sibuk menerima tamu dari beberapa daerah di nurserynya. Namun karena hari Kamis maka Alesha tak bisa menemani Ririen di keboen. Dia ada jadwal bertemu dengan supplyer. 



Jam tiga sore Alesha baru meluncur ke rumah, biasanya setengah jam dia akan sampai rumah. Dia mengendarai mobilnya santai, tapi saat akan memasuki parkiran rumahnya dia terhalang beberapa motor pembeli yang tidak parkir di tempat parkiran yang seharusnya. 



Alesha turun dari mobilnya dengan anggun. Celana panjang kain berwarna hijau lumut dipadankan dengan kemeja putih dan dilapis blazzer hijau adalah pakaian kerjanya hari ini, alas kakinya adalah sepatu kulit merk terkenal berwarna hijau dan kaca mata hitam bertengger dipuncak kepalanya. Tangan kirinya menggenggam tas kerja berwarna hijau dari merk yang harganya 6 digit, dan ditangan kanannya dia menggenggam kunci mobil



“Assalamu’alaykum,” sapa Alesha ramah, para tamu Ririen tentu terpesona pada penampilan glamour pengusaha perempuan muda yang baru masuk itu. 



Yang pria terpesona pada kecantikan naturalnya, yang perempuan iri terhadap kecantikannya dan kemewahan yang dia tampilkan. 



“Mas Joko, ini kalau ada motor yang keluar atau ada yang geser, mobilku masukin aja ya,” perintah Alesha pada seorang pegawai nursery.



“Njih Mbak,” jawab Joko dengan hormat.



“Mom, aku kedalam dulu sebentar ya,” pamit Alesha, sekilas dia melihat Anna dirombongan para tamu tersebut sementara Garo sengaja mepet calon mertuanya terus agar Anna tak punya kesempatan untuk mendekatinya.



“Monggo semua Mas dan Mbak, saya masuk dulu sebentar,” pamit Alesha.

__ADS_1



“Yank, Mas ikut, mau ketemu Jingga,” Garo sengaja memproklamirkan panggilan sayang di depan rombongan tersebut.



Alesha hanya tersenyum lalu berbalik badan sementara Garo mengikutinya dari balakang lalu saat sudah bersisian Garo berjalan sambil tangannya berada di pundak Alesha.



“Sengaja ya bikin pengumuman gitu?” goda Alesha, dia tahu mereka pasti sedang dipandangi dari belakang, maka sekarang dia sengaja melingkarkan tangannya dipinggang Garo.



“Kamu sendiri juga kan?” balas Garo saat merasakan tangan Alesha dipinggangnya.



“Mas sudah salat Ashar?” tanya Alesha saat mereka sampai rumah Alesha.




“Assalamu’alaykum anak Ayah, lagi main apa?” sapanya pada Jingga



Jingga yang melihat kehadiran ayahnya langsung menengadahkan kedua tangannya minta digendong.



“Ha ha ha, siapa yang ajarin kamu minta gendong gitu?” Garo gemas melihat kepandaian anaknya yang cepat tanggap.



“Kenapa Yah?” tanya Alesha yang baru selesai mandi dan salat. Sekarang dia pakai kaos dan celana jeans saja. Rambutnya dia ikat ekor kuda. 



“Wah Bunda sudah fresh aja, mau ke nursery?” tanya Garo sambil menggendong Jingga.

__ADS_1



“Iya, enggak pantas kalau Bunda enggak nemuin tamu kan?” tanya Alesha.



“Boleh bawa Jingga?” tanya Garo.



“Dia anakmu kan? Kenapa minta izin Bunda?” Alesha ingin Garo tak ragu.



“Ayah bertanya karena ini sore, apa Jingga masih boleh keluar. Bukan ragu bawa anak Ayah keluar,” jelas Garo dengan percaya dirinya.



“Boleh sayankku, asal pakai diapers dan lotion anti nyamuk. Bunda sengaja keluar duluan ya, nanti Ayah keluar bawa Jingga,” Alesha. membolehkan Garo membawa Jingga. Sementara dia langsung ke nursery.


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/6433798/markdown/10636434/1677951266817.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.

__ADS_1


__ADS_2