
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Alesha hanya bisa menutup mulutnya agar tidak teriak mendengar penjelasan mantan mertuanya. Dia tak percaya setelah bercerai Rezky baru sadar mencintainya.
Alesha juga tak percaya, justru setelah bercerai Rezky tak pernah main perempuan lagi.
Dan Rezky baru jajan setelah "terluka" sepulang dari konser bang Fajri.
Bu Fatmah Bawazir Malik masuk sehabis membeli nasi untuk makan dirinya dan suaminya.
Melihat kehadiran Alesha, perempuan separo baya itu menangis kencang sambil memeluk erat mantan menantunya itu.
Tangisannya membuat Rezky bangun.
“Sha” panggil Rezky lemah.
“Assalamu’alaykum,” sapa Alesha pada mantan suaminya yang terlihat sangat ringkih.
“Wa alaykum salam. Mendekatlah, penyakit ini tidak akan menular kalau hanya berdekatan atau bersentuhan kulit,” jawab Rezky pelan. Dia sudah tak punya tenaga lagi.
“Aku mau minta maaf padamu dan Jingga, karena perbuatanku kalian menjadi tersiksa seperti ini. Mohon maafkan aku agar aku melangkah dengan tenang,” pinta Rezky terengah. Bicara seperti itu saja sudah sangat sulit baginya.
“Kamu jangan banyak bicara agar tidak lelah. Sejak kita bercerai aku sudah memaafkanmu dan menerima takdirku."
"Aku menerima kalau perjalanan jodoh kita hanya sekejap. Aku juga mohon maaf bila selama mendampingimu banyak kekurangan dan kesalahan,” balas Alesha yang dijawab Rezky dengan anggukan dan senyum manis.
__ADS_1
“Garo, aku mohon jaga Alesha dan Jingga untukku. Dan aku yakin kau yang terbaik untuk disisi mereka,” pinta Rezky pada Garo dengan tulus.
“Saya akan upayakan yang terbaik untuk mereka berdua,” balas Garo pasti.
“Abi, Umi maafin aku, aku pamit,” dengan tersengal dan susah payah Rezky mengucapkan kalimat terakhirnya dan tak lama mesin denyut jantungnya menunjukkan garis lurus
“Rezkyyyyyyyyyyyy,” teriak bu Fatmah Bawazir Malik memanggil nama anaknya yang dia tak sangka akan lebih dulu berpulang darinya.
Alesha langsung lemas dalam pelukan Garo. Garo menghubungi bu Ririen mengabarkan kepergian Rezky.
\*\*\*
Garo dan Alesha mengurus administrasi rumah sakit. Cukup besar biaya yang harus mereka bayar karena Rezky telah satu bulan di rawat di rumah sakit ini.
Garo sudah menyimpan nomor rekening Alesha ketika kekasihnya membayar uang yang "dipinjam" ketika belanja tanaman di pameran.
\*\*\*
Ririen dan Putra datang di rumah duka, saat mereka sudah ditengah jalan menuju rumah sakit, Garo menghubungi Ririen kalau jenazah sedang menuju rumah duka. Jadi Ririen minta Putra mengalihkan tujuan.
Cukup lama Ririen dan Putra berada di rumah duka.
\*\*\*
"Kita pulang dulu yok Yank. Istirahat dulu. Besok kita kesini lagi untuk ikut ke pemakaman," ajak Garo. Dia tak ingin Alesha sakit.
"Iya Sha, kamu istirahat dulu sana. Kalau tak mau pulang, kamu bisa tidur disini. Rumah ini tetap terbuka untukmu," bu Fatmah menyuruh Alesha beristirahat.
__ADS_1
"Iya Umi. Aku pamit dulu aja. Bukan enggak mau tidur disini. Tapi ASI ku sudah harus disedot karena mulai bengkak," Alesha memang merasa termos ASI nya sudah penuh. Dia harus segera pulang.
Maka Garo dan Putra pulang beriringan.
\*\*\*
Alesha langsung lari ke kamar mandi di rumahnya. Garo mencuci tangan dan wajah di kamar mandi rumah Putra. Dia langsung menjemput putri kecilnya di rumah Putra.
"Maaf Mom, bisa ambilkan Jingga?" Pinta Garo.
"Kamu angkat sendiri aja yok. Kamu kan sudah bersih-bersih," Ririen mengantar Garo masuk kamar Alesha. Dia bangunkan Dwi untuk pindah ke kamarnya sendiri.
\*\*\*
Alesha langsung menyodorkan tutup termos ASI ke mulut Jingga yang masih tidur. Dia tepuk-tepuk pipi putrinya agar mau menyedot.
Walau sudah sedikit dibuang, kalau tak disedot tetap saja termos ASI membuatnya demam bila bengkak.
Jingga menyedot ASI dengan rakus. Membuat Alesha merasa plong.
"Lelaki yang benihnya menjadi dirimu telah pergi Nak. Walau kamu tak pernah dijamahnya, nanti ayah dan bunda akan selalu mengenalkanmu ada sosoknya. Karena biar bagaimana pun dia ayah kandungmu," bisik Alesha pada Jingga.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.

__ADS_1