JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
NGUNDANG MANTAN


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Bu, kami mau bicara," kata Garo. Tadi waktu di rumah Alesha.  Alesha lah yang membuat pembicaraan. Maka di rumah Garo, Garo lah yang bicara.



"Iya ada apa?" Tanya Ratna. Tadi mereka sudah bermain dengan Jingga, sekarang Jingga dibiarkan main ditemani oleh buleh Ginah yang kebetulan melihat kehadiran Jingga.



"Kami akan mengadakan akad nikah dua hari sebelum akad nikahnya abang Fajri."



"Alhamdulillah, alhamdulillah," ibu Ratna bersyukur pernikahan tidak batal malah akan dipercepat tiga hari dari jadwal  sebelumnya.



"Tapi kenapa?" Tentu Ratna ingin tahu alasannya.



"Kami  mempertimbangkan kehadiran eyang kakung eyang putri, nenek dan kakek. Kalau mereka terus bolak-balik kami kasihan. Jadi semalam kami memutuskan akan akad nikah dulu agar semua tenang."



"Nanti resepsinya kita bicarakan setelah resepsinya bang Fajri."



"Apa semuanya sudah siap?" Wajar Ratna bertanya karena waktunya tinggal sepuluh hari lagi.



"Kan kita tinggal ubah jadwal di KUA aja Bu. Kita udah daftar semuanya kok. Kita enggak pernah  batalin."



"Oh iya ya," kata ibu Ratna.



"Pakaian akad  semuanya kita udah siap apa yang belum Bu? Untuk urusan catering akad semuanya sudah disiapin oleh mommy."



"Ibu tinggal undangan secara lisan aja kerabat yang ibu ingin mereka rawuh ( datang ) supaya tahu kami sudah akad," kata Garo.



"Oh ya udah nanti Ibu akan hubungi semuanya yang dekat saja. Alhamdulillah ibu senang mendengar keputusan ini dari kamu Nak," jawab Ratna.



"Maaf ya bu atas sikap spontan saya membatalkan akad nikah awal sehingga resepsi tertunda," kata Alisha.


__ADS_1


"Enggak apa apa, semua pasti akan bereaksi keras seperti itu." Ratna memaklumi reaksi Alesha saat itu.



Selanjutnya Ibu membahas siapa-siapa aja yang akan diundang..



"Enggak usah pakai undangan, ibu tinggal Ibu bicara aja acara akadnya nanti jam 09.00 pagi ya Bu."



"Ibu sudah nginep di rumah aku."



Ratna sudah tak ada  beban pikirannya dia karena Garo akhirnya akan menikah juga.


\*\*\*



Fajar yang ditelepon oleh Putra senang mendengar kabar bahagia ini. Dia bersiap menjadi wali nikah adiknya lagi.



Sedang si kembar yang di telepon oleh Ririen bahagia karena Alesha akan kembali menapaki hidup baru dengan Garo.


\*\*\*



"Kami datang ke Umi dan Abi mau minta restu, kami akan melangsungkan akad nikah hari Selasa depan. Kami mohon Umi dan Abi berkenan hadir." Alesha sengaja datang ke rumah keluarga Rezky.




"Pagi jam 09.00 akadnya Abi. Hari Kamisnya bang Fajri menikah di rumah calonnya dan hari Sabtu di gedung."



"Kami sudah menerima undangan pernikahan Fajri." Ucap mantan mwrtua Alesha.



"Kamu sengaja mengadakan akad dekat dengan jadwal abang agar eyang dan kakek nenek tidak berkali-kali datang."



"Resepsinya saja nanti yang belum kami pikirkan. Kalau saat resepsi mereka tak hadir kami tak apa apa, yang penting doa saat akad mereka bisa hadir" kata Alesha panjang lebar.



"Insya Allah kami akan datang saat akad nikah kalian."


\*\*\*



"Mas aku ngundang Rama boleh enggak?"

__ADS_1



"Jelas harus diundang. Biar dia tahu bahwa princess ku akan menjadi milikku secara resmi!" Garo mengemudikan mobilnya pelan. 



"Bukannya udah jadi milik dari dulu ya?" Goda Alesha.



"Hatinya iya, badannya belum!"



"Ih kok larinya ke situ."



"Enggak apa apa lah wajar." Balas Garo.



"Kok mantan Mas nggak ada yang diundang?" 



"Mantan Mas tahunya Mas sudah nikah sama kamu, jadi nggak perlu di undang lagi."


\*\*\*



Ririen semangat memesan catering untuk acara akad nikahnya Garo dan Alesha. Ririen juga memajukan jadwal pemasangan tenda di rumah.



Sebenarnya untuk akad nikah Fajar tidak perlu tenda karena acara kan di rumah Liani, tapi Ririen oesan tenda buat kalau pada mau duduk di teras.



Karena ada acara akadnya Alesha maka type tenda diubah dari tenda biasa menjadi tenda oesta mewah dan jadwalnya dimajukan dua hari dari jadwal akadnya Fajri.



"Makanan siap, tenda siap, apa lagi yang belum ya?" Ririen sedang sibuk sendiri memperhatikan list yang harus dia kerjakan.



Hari ini Fajar dan Icha resmi pindah rumah kembali ke posko menemani Putra dan Ririen karena Fajri akan pindah mengikuti Liani setelah mereka menikah satu minggu lagi.



Pernikahan Garo dan Alesha tinggal lima hari lagi.



Besok kakek, nenek dan eyang akan datang.



Hari ini sikembar dan pasangannya juga mulai menginap. Rumah semakin heboh saja.

__ADS_1


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING



__ADS_2