JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
WELCOME TO OUR FAMS CLARA


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Mas sehari semalam bingung cari kado buat putri Mas yang baru lahir Yank. Mas tanya-tanya kesemua orang terdekat sebaiknya kado buat Jingga apa. Tapi mereka kasih tau kado umum karena mereka enggak tahu bayi siapa yang akan Mas kasih kado."



"Sama sepertimu yang enggak bisa cerita kalau kamu butuh support dari Mas saat mau melahirkan. Mas juga enggak bisa bilang kalau yang akan Mas tengok adalah anak Mas sendiri."



Alesha langsung teringat kartu kecil panjang di hadiah yang Garo berikan “*Selamat datang my little princess. Selamat datang putri ayah*”. Lalu di bawah tulisan tersebut tertulis “*kecup sayang dari ayah Garo*.” 



"Nanti akan ada saatnya Mas yang nemani aku di ruang bersalin dan mengadzani anak-anak kita," bisik Alesha dengan lembut.



"Aamiiin," jawab Garo. Mereka lalu menuju ruang rawat Leoni. Semua diminta menunggu di ruang rawat saja agar teras ruang bersalin bisa digunakan keluarga penunggu pasien lain.



"Siapa nama baby C?" Tanya Iwan tak sabar.



"CLARUNTA yang memiliki arti si kecil yang mahsyur Pi," jawab George.



"Clarunta Georni Prajana dengan panggilan sayang Clara atau baby C," jelas Leoni penuh senyum.



"Welcome to our fams Clara!" 


\*\*\*



"Ona sama Oni itu pinter ya Mas." Alesha mengajak Garo bicara karena hari  sudah malam dia takut suaminya ngantuk menyetir mobil sendirian. Mereka baru oerjalanan pulang ke rumah darirumah sakit.



"Maksud kamu Yank?" tanya Garo. Dia memang tak mengerti apa yang dimaksud istrinya.



"Mereka menggabungkan nama mereka untuk nama anak-anaknya." Alesha memberi tahu apa yang dia maksudkan.



"Mas malah nggak negesin tuh maksud gabungannya gimana?" Garo masih tak mengerti maksud ucapan Alesha.


__ADS_1


"Mas sih suka gitu,"  Alesha mengerti Garo serius tak menyadari singkatan yang dibuat adik-adik mereka. Bukan sedang menggodanya.



"Nama baby twins kan tengahnya pakai GERNA itu adalah singkatan Gerry dan Leona. Sedang  nama baby Clara tadi kan pakai GEORNI yang  merupakan singkatan dari George dan Leoni." Akhirnya Alesha menjabarkan secara rinci.



"Mas malah enggak *ngeh* loh Yank. Serius. Rupanya itu singkatan nama mereka ya." 



"Mas kira memang namanya anak-anak itu."



"Nama anak-anak tuh cuma nama depan aja nama tengah singkatan nama orang tuanya lalu nama belakang Prajana kan nama keluarga dari om Iwan."



"Iya nama belakang kan Mas tahu lah. Kita nggak bisa ngomong apa pun."



"Tapi aku nggak pakai nama Mahendra. Saat aku lahir kan mommy sudah tak punya surat nikah, jadi aku sudah bukan anak papa Ricky Mahendra."



"Aku dibikinkan akte setelah mommy nikah dengan daddy jadi aku pakai Purwanagara."



"Jingga juga bukan pakai nama Malik dari mas Rezky tapi pakai nama Purwanagara juga. Aku enggak ingin dia pakai nama Malik."




"Engga apa apa lah. Kayak mas Fajar dan abang Fajri saja. Mereka pakai nama Mahendra di surat-surat resmi. Tapi dikeseharian mereka bawa nama Purwanagara. Dan yang terpenting dalam darah mereka hanya ada darah Purwanagara!"



"Aku yakin Jingga juga akan seperti itu. Secara de facto dia adalah lah anak Garo Himawan Yusuf."



"Bener Yank, itu yang Mas tahu. Sejak lahir Jingga adalah anak Mas."



"Mas merasa dia jadi anak Mas sejak lihat foto waktu kamu kirim pertama kali itu loh."



"Waktu mau salat subuh pertama itu. Mas langsung yakin dia anak mas."



"Mas tambah yakin lagi saat  acara aqiqahnya, baju kita kembar itu udah, Mas nggak ragu banget bahwa Jingga adalah anak Mas," kata Garo.

__ADS_1



"Mungkin rasa itu yang dirasa daddy saat dia melihat aku kali ya? Waktu aku berumur 36 hari."



"Aku pernah tanya ke daddy kenapa sih daddy kok naksir perempuan lebih tua dan udah punya anak tiga?"



"Daddy bilang cinta itu nggak bisa diarahkan jatuh di gadis yang masih virgin atau perempuan yang walau pun gak virgin tapi  masih lajang,  atau janda tanpa anak. Cinta juga enggak bisa memilih  jatuh ke yang lebih tua atau lebih muda."



"Itu yang daddy cerita sama aku dulu. Lalu daddy bilang dia tambah yakin ngejar mommy begitu melihat aku yang masih baru umur 36 hari."



"Daddy aja yang nggak lihat hamil dan nggak tahu proses hamilnya merasa bahwa kamu adalah anaknya! Lebih-lebih aku Yank. Aku tuh ngerasain dari kamu hamil, yang diperutmu adalah anakku!"



"Ingat nggak Mas selalu tanyain gimana kondisi baby? Sudah minum vitamin belum dan sebagainya, semua karena Mas merasa itu anak Mas dari sejak di perut."



"Iya aku ingat kok Mas. Dari sejak hamil kita udah bilang baby anaknya Bunda lalu Mas selalu panggil aku bundanya baby!"



"Enggak gitu awalnya Yank.  Waktu itu kan Mas bilang jangan telat minum vitamin ya mamanya baby. Biar baby nya selalu sehat!  Lalu kamu bilang aku bukan mama, aku bunda gitu kan?"



"Oh iya bener, ya aku ingat Mas bilangin mamanya baby jangan telat minum obat lalu aku bilang  aku bunda bukan mama, iya benar aku ingat tentang itu," kata Alesha.



"Aku ingat loh Mas ada orang kepedean lalu manggil aku udah bunda-bunda aja loh padahal sampai Jingga lahir aja aku belum berani panggil dia ayahnya Jingga!"



"Ha ha ha, itu karena aku kan yakin dia anakku jadi aku ya panggil istriku bunda Iah," goda Garo.



"Istri dari mana? Ke ge-er an,"  kata Alesha sambil mencubit lengan suaminya.



"Mas yakin banget entah gimana. Pokoknya yakin aja. Ditanya siapa pun soal PP yang Mas pakai, Mas selalu bilang BOJOKU!" Garo ingat masa itu.



"Apa yang masih yakin waktu  aku ngambek?" Pancing Alesha.



"Wah saat itu dunia seakan runtuh!   Aduh udah nggak bisa dibayangin deh. Kalau nggak malu sama Jingga kayaknya enakan bu-nuh diri.  Tapi Mas langsung mikir, kalau Mas bu-nuh diri, kompetitor makin enak dong dapetin kamu. Mereka enak ngejar kamu tanpa hambatan. Terlebih Widdyo, dia kan saingan berat cuma Mas aja," Alesha tertawa dengan perumpamaan suaminya.

__ADS_1


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ



__ADS_2