
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Eh Dek kita tuh belum tahu loh George sama Gerry itu masuknya tim daddy atau tim mommy." Alesha tiba-tiba ingat belum pernah tahu kedua adik iparnya masuk team mana.
"Yaaaah. Jangan sekarang dong aku kan lagi hamil," kata Leoni.
"Kamu kan team Daddy, enggak apa-apa lah. Enggak ngaruh juga kan." Kalau teamnya Putra, mereka enggak akan makan banyak. Hanya 1 butir biji juga cukup. Dan juga bukan yang kadar alkohol tinggi sehingga buah durian pahit.
"Aku kepengen banget makannya banyak Mbak." Leoni menerangkan keinginannya.
"Kamu tuh persis Kak Icha tiba-tiba berubah. Dari team mommy jadi team daddy dan bertukar posisi dengan mas Fajar."
"Kalian bicarakan apa sih?" tanya George yang tiba-tiba datang mendekat.
"Kita di rumah itu ada team mommy dan team Daddy saat makan duren. Aku ingin tahu kalian berdua masuk team mana."
"Apa kriteria team?" Tanya George.
"Team mommy itu penggila durian. Mereka makan durian sanggup dalam jumlah banyak dan sukanya durian yang pahit."
"Team daddy makan durian secukupnya, bahkan hanya sedikit. Dan makan buah yang manis aja."
"Mas Garo itu sama gilanya dengan Mommy dan abang Fajri makan duren banyak dan yang pahit. Begitu pun kak Icha. Kecuali saat hamil kemarin. Kak Icha enggak mau durian."
__ADS_1
"Daddy itu makan durennya cuma sedikit dan nggak suka yang pahit nggak terlalu maniak seperti mommy."
"Kita kan belum tahu nih Gerry dan George masuk team mana." Alesha kembali mendapat suapan dari Garo. Kali ini kambing guling.
"Aku team daddy. Aku enggak suka duren yang pahit. Bahkan yang manis pun aku enggak suka. Aku bisa ngumpul dan lihat orang makan durian, enggak antipati. Bisa nelan satu juring lah enggak lebih sebagai syarat pergaulan saja." George jujur tak suka durian.
"Nah kak Gerry itu gila, oh super maniac malah seperti kedua orang tua kami. Dia tuh enggak bisa ngelewatin tukang durian. Baru berhenti, depan ada tukang dia beli lagi lalu di tukang lain dia beli lagi. Musim durian dia akan hunting sampai motornya penuh. Sejak dulu dia malas pakai mobil."
"Serius?"
"Serius!"
"Mungkin karena dia lagi hamil. Bawaan hamil itu," kata Ratna.
"Tapi kan nggak boleh makanya aku cuma makan es krim durian aja supaya aman," ucap Leoni.
"Aku beli di super market durian kupas satu juring buat tiga hari Mbak. Satu hari dijatah satu biji oleh George."
"Kamu makan es krim durian terus Dek?"
"Iyalah daripada kepengen nggak ketahan."
__ADS_1
"Wah bener-bener ya. Mungkin anakmu itu nanti teamnya mommy."
"Bisa jadi tuh, semoga Tama kayak gitu soalnya Tama kan waktu itu papanya jadi teamnya mommy."
"Kan mamanya jadi nggak suka, mungkin Tama team daddy." Kata George
"Ha ha ha iya ya, kan karena papa mamanya ubah posisi."
"Kalau Jingga gimana Yank?" kata Garo.
"Belum kelihatan lah Mas. Belum pernah bawa dia ikut makan duren. Tapi waktu dikasih es krim durian dia nggak mau sama sekali. Enggak enak kata dia." Leony dan George tertawa.
"Wah bukan team aku tuh. Akan aku racuni dia biar masuk team mommy kayak ayahnya," kata Garo.
"Ih gitu sih," protes Alesha.
"Ayah akan sering ajak dia makan durian. Nanti pasti dia masuk team Ayah," ujar Garo dengan penuh percaya diri.
"Mbak Liani masuk mana yo Mbak," tanya Leoni.
"Abang bilang dia sama gila dengan Abang. Jadi jelas dia teamnya mommy."
"Wah semua menantu mommy masuk teamnya kecuali aku ya," ujar George.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU
__ADS_1