
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Tak lama Alesha merasa bibir hangat Garo menyentuh bibirnya. Awalnya dia membiarkan Garo \*\*\*\*\*\*\* lembut bibirnya, tapi akhirnya dia ikut aktiv membalasnya.
Ini adalah first kiss mereka karena biasanya Garo hanya mengecup bibirnya sekilas.
Garo menghentikan serangannya.“*I love you Echa sayankku*,” bisiknya ditelinga Alesha, lalu dipeluknya erat .
“*I love you*,” ulangnya lagi.
Alesha membalas pelukan Garo sebagai jawaban ungkapan cinta Garo.
“Keluar yok,” ajak Alesha.
“Mas masih mau disini, mau peluk dan cium kamu,” balas Garo
“Justru itu yang aku takutkan, Mas enggak kuat nahan godaan,” Alesha mengingatkan Garo.
“Kamu tau aja” Garo pun menggandeng Alesha, dan mereka menuju ruang makan, karena tadi tertunda akibat Jingga rewel.
__ADS_1
“Segini?” tanya Alesha, menanyakan porsi nasi yang dia ambilkan untuk Garo.
“Iya, cukup,” jawab Garo, dia menerima piring yang sudah diisi nasi dan lauk serta sayur oleh Alesha.
“Lha nanti Mas enggak pulang ke rumah?” tanya Alesha.
“Pulanglah, Mas antar Juniar dulu ke alkid baru Mas pulang pakai mobil bak” jawab Garo.
“Oh Juniar rumahnya dekat Alkid?” tanya Alesha.
“Iya, satu gang dibelakang Alkid,” jawab Garo.
“Siapa perempuan yang di Alkid Mas?” tanya Alesha santai, tak ada lagi nada marah atau cemburu lagi.
"Mas nolak, tapi ibu keukeuh wajib tunangan. Nah malam pas ibu baru ngasih tau bahwa kami wajib bertunangan, Mas lihat dia nongkrong tengah malam di Alkid dengan teman-temannya sambil merokok,” Garo memutus ceritanya untuk menelan makanannya..
“Mas cerita ke ibu, tapi ibu enggak peduli, sampai ibu lihat sendiri dia tidur dengan orang lain dikamar hotel."
"Dari situ ibu langsung memutuskan pertunangan kami,” kembali Garo berhenti untuk menyuap makanan.
“Pas nikahan mas Fajar, Mas bilang ama ibu, kenapa sejak dulu Mas enggak pernah bawa perempuan."
__ADS_1
"Mas bilang ke ibu Mas naksir kamu sejak kamu SMA. Ibu lalu membebaskan Mas mengejarmu,” Garo plong, satu persoalan sudah terbuka di depan Alesha.
“Nah pas di Alkid waktu kamu lihat itu, Mas enggak sendiri, tapi bareng Ampi dan Angga, teman Mas dari Bandung."
"Saat itu Ampi mengantarkan Angga ke toilet. Lalu Fitri datang minta tolong Mas, dia tanya gimana cara menggugurkan kandungannya, dia nangis-nangis minta Mas bantu dia."
"Nah itu pas yayank nengok dan salah paham. Saat Fitri cerita minta carikan obat penggugur kandungan di depan Ampi dan Angga koq, karena Mas enggak mau bicara berdua aja dengan perempuan mana pun, karena takut kamu salah paham,” jelas Garo, dia lalu meminum air putihnya.
“Mas bilang enggak mau bicara berdua dengan perempuan selain aku, biar aku enggak salah paham. Buktinya waktu aku tinggal ke toilet malah mesra-mesraan ama perempuan sexy,” protes Alesha keqi.
“Itu awal kita ribut kan. Kamu ngambeg enggak tanya Mas dulu, langsung pergi ninggalin Mas. Bikin dunia Mas gelap. Bikin Mas frustasi. Untung Mas bukan laki-laki yang kalau galau lari ke minum atau hal buruk lainnya,” sesal Garo.
Alesha membereskan piring kotor, lalu mbak Dwi membereskan meja makan. “Sudah Mbak, istirahat wae enggak apa apa. Kami masih nunggu barang belanjaan keboen datang,” perintah Alesha. Mbak Dwi pulang sehabis cuci piring.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.