JINGGA DARI TIMUR

JINGGA DARI TIMUR
HADIAH DARI JINGGA


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Baby B kuat juga ya nyedotnya," kata Caroline pada Leona.



"Iya Mami, dia lebih kuat dari kakaknya," jawab Leona.  Mereka berdua sedang bicara di kamar menyusui para baby twins.


\*\*\*



"Bagaimana kalau lusa?" Desak Iwan pada Gerry.



"Iya Pi, lusa aja karena kalau besok kayaknya kasihan Ona masih kecapean dan belum pasang tenda juga undang orang serta belum pesan kambingnya.  Pesan empat kambing untuk diolah tentu kasihan kalau keburu buru," sahut Gerry.



"Ya udah ini adalah program kewajiban orang tua bayi. Papi nggak bisa bantu-bantu pengadaan, Papi akan bantu hal lain aja."



"Enggak apa-apa Pi, memang ini kewajiban aku dan aku udah siapin kok jauh-jauh hari. Kalau undangan anak yatim dan ustad dan sebagainya biar Mommy dan Daddy yang atur Papi tinggal undang keluarga dan teman mami Papi aja."



"Undangan teman dan kerabat mommy dan Daddy juga biar mereka yang atur. Aku juga akan undang temanku dan teman Ona. Kita harus satukan jumlah undangan untuk dihitung agar pesan konsumsi ke cattering enggak kurang," Gerry sudah sangat cermat mengatur semua hal berkaitan dengan acara aqiqah bagi kedua putranya.



"Alamatnya sini gimana?" kata Iwan.



"Ini alamatnya," Putra mengirim alamat lengkap untuk dituliskan di undangan yang mereka kirim lewat chat.



"Oke," Iwan pun mulai mengundang para kerabat. 



Putra juga sudah menyiapkan pasang tenda.



"Ini nama yayasan yatim piatu yang biasa dipanggil.  Kamu terserah mau ambil yang mana," kata Putra memberitahu yayasan yang biasa dihubungi.



"Pilih yang tidak jauh dari rumah aja Dadd, sehingga anak-anaknya bisa datang dengan berjalan kaki nggak perlu repot-repot."


\*\*\*



"Ini hadiah dari Kak Jingga," Alesha memberikan sebuah paper bag bagi Leona.



"Apa ini Mbak?" tanya Leona.



"Itu hadiah buat om Gerry dan tante Ona dari kakak Jingga buat kelahiran baby A dan baby B," jawab Alesha.



Leony penasaran dengan hadiah Alesha yang mengatas namakan Jingga.



Mereka pun membuka terlihat baju tunik panjang dibawah lutut dengan setelan celana dengan atas karet sehingga bisa digunakan oelh Ona yang perutnya belum kembali normal.



Ada juga baju koko untuk Gerry dengan bordir yang sama dengan bordir tunik.



Dan empat baju koko super mungil dengan bordir yang sama. Buat si kecil memang Alesha menyiapkan masing-masing  dua takut basah. Dulu saat Jingga aqiqah juga Alesha menyiapkan dua baju sebagai persiapan.



"Ya Allah terima kasih ya Mbak. Ini bisa digunakan besok ya," Ona sangat senang karena tentu dia tak siap mau pakai baju apa. Begitu pun untuk kedua putranya.

__ADS_1



"Biasanya Leoni tukang iri sama aku kalau aku pakai baju sarimbit,  ini aku udah siapin buat kalian untuk acara besok."



Tentu aja ada lagi yang kali ini ngomel.



"Aku waktu Tama nggak dikasih," protes Icha.



"Kan aku kasih kado yang lain."



"Iya tapi kan kalau kayak gitu beda," masih aja Icha sewot.



"Ih kalian ini dasar deh,"  jawab Alesha.



"Lucu sekali ya Mbak. Aku ingat waktu Jingga aqiqah,"  kata Leoni.



Garo pun langsung teringat saat itu dia pertama kali kembaran dengan Alesha. Momen manis yang sangat Garo ingat karena di situlah pengakuan Alesha terhadap keberadaannya.


\*\*\*



Hari ini semua besan Ririen datang. Walau Fajri dan Liani sedang pergi honeymoon tapi para besan memang diundang oleh Ririen agar datang sebelum hari H aqiqah.



Ririen dan Caroline sedang menghitung jumlah undangan agar cattering pas. Mereka akan minta jumlah ditambah bila jumlah makanan yang mereka oesan kurang dari jumlah undangan.



"Ini jumlah undangan dari kita berenam. Yang lain mau tambah undangan enggak?" Tanya Ririen pada besannya.



"Saya enggak lah, ini acaranya Ona owg," jawab Ratna.




"Aku malah bingung. Kayaknya enggak juga," jawab ibunya Liani.



"Enggak jadi masalah lah undang aja yang sekiranya mau diundang." Balas Ririen.



"Nanti pisahkan menu kambing dengam menu ayam dan ikan dalam meja terpisah. Karena banyak yang tak makan kambing." Saran Ratna.



"Aku setuju itu,"  kata Caroline.



"Bagus juga."  kata ibunya Liani.


\*\*\*



Alesha datang bersama Garo dengan banyak paper bag. 



"Ini hadiah spesial dari Jingga buat para eyang dan Oma," Alesha memberikan paper bag sesuai nama yang dia tuliskan.



"Apa tuh?" kata Caroline 



"Ini buat Oma dan Opa."


__ADS_1


"Ini buat ibu,"  maksudnya bu Ratna.



"Ini buat ibu dan Romo."



"Ini buat yanktie dan yankkung.



"Dan ini buat oma dan opanya mas Tama." Alesha menyerahkan bungkusan pada mereka.



Semua langsung membuka ternyata di dalamnya adalah baju kembaran untuk semuanya satu warna hanya beda di jenis gambar bordir.



"Sorry satu warna biar kita bagus di foto keluarga, tapi semuanya beda di jenis gambar bordirnya," jelas Alesha.



"Makasih ya, Bilangin Jingga oma dan opa baby twins bilang terima kasih." Kata Caroline.



"Iya tolong ya doain Jingga aja biar selalu sehat," balas Alesha.



Alesha dan Garo memang tadi sengaja pergi ke butik untuk mengambil baju-baju yang sudah Alesha pesan itu.



Ada juga baju Fajri dan Liani yang hari ini akan tiba di rumah. Untuk George dan Leoni serta untuk Fajar dan Icha serta Tama. Baju untuk Tama sama dengan baju Papanya.



Semua beda warna  tak seperti para orang tua yang Alesha pesankan semua satu warna.



Tak ada yang tak suka akan hadiah dari Alesha yang mengatas namakan Jingga. Foto keluarga besok akan sangat bagus.



"Makasih ya Alesha dan Garo," ucap Icha.



"Ih orang itu dari Jingga. Kok makasihnya ke aku," kata Alesha pada Icha.



"Aaah,  kalian memang paling bisa," kata Fajar.



"Biar aku nggak diprotes. Aku udah bosen di protes Leoni." Semua tertawa aja



Memang dia paling iri pada Alesha dan Garo sejak melihat mereka kembaran di aqiqah Jingga.



Jingga masih jadi little star di keluarga Putra. Jingga baru akan punya teman perempuan nanti kalau anaknya Leoni lahir karena kakak dan adik sepupunya semuanya laki-laki.


\*\*\*



"Abang seriusan kan pulang hari ini?" Tanya George. Memang saat ini semua sedang full team minus Fajri dan Leony yang sedang  honeymoon. 



"Jadwalnya sih hari ini sampai," jawab Fajar.



"Masa sih?" Tanya Alesha. Walau begitu dia sudah titipkan baju untuk Fajri dan Liani di ibunya Liani.



"Iyalah. Udah seminggu kok," balas Icha.



"Alhamdulillah kalau gitu. Jadi mereka besok bisa ikut foto di acara keluarga besar," ujar Garo.

__ADS_1


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER



__ADS_2