
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Mom, kak Icha bilang soal konsumsi sudah disesuaikan dengan hasil rapat kita kemarin. Baik jumlah mau pun jenisnya."
"Kalau dari aku sepertinya soal dekor diubah sedikit warna dasarnya agar enggak pucat."
"Dari Liany, eh mbak Liany, dia udah pesankan semua penyanyi enggak boleh bawain lagu sedih, lagu patah hati atau yang seperti itu lah."
"Oke. Perias keluarga gimana?" Tanya Ririen.
"Perias nunggu jumlah fix orang yang akan mereka rias, agar mereka bisa kirim orang sesuai jumlah yang dirias. Kasihan perias bila harus diburu-buru." Alesha memang super sibuk menjelang pernikahan adiknya. Dia koordinator semua seksi.
Bisa dibilang untuk persiapan pernikahan dia menjadi sekretarisnya Ririen.
\*\*\*
"Udah maem Yank?" Tanya Garo. Dia tahu permaisuri hatinya sedang super sibuk sehingga sering telat makan.
"Mas tuh yang seharusnya ditanya udah maem belum?" Alesha malah balik mengontrol Garo.
"Mas lagi mau maem sama ibu, tadi habis ambil uang pensiun. Lalu mampir di soto batok," sahut Garo.
"Salam buat ibu ya Mas. Ini aku baru aja pesan maem. Aku sama mommy habis ngobrolin perubahan warna dekor pengantin," Alesha memberitahu dirinya juga bersiap makan siang dengan ibunya.
\*\*\*
__ADS_1
Kemarin sibuk urusan persiapan pernikahan Leona, hari ini Alesha sedang repot dengan Putra dan team untuk pelebaran usaha yaitu membuka store khusus kamar mandi dan dapur.
Proposal sudah di ACC sejak lama, untuk itu sebelum resign Alesha ingin merealisasi impiannya.
"Ini Bu, data pemasok yang siap kerja sama begitu lokasi ready." Seorang staf memberi data pada Alesha.
"Bapak Putra kesiapan lahan kapan bisa digunakan ya Pak?" Tanya Alesha dengan formal.
"Maksima dua minggu lagi Bu. Tapi bisa saya jànjikan sepuluh hari lagi lahan siap. Nanti yang empat hari bisa disambi mengerjakan karena itu akan finishing bagian luar dan lokasi penunjang seperti ruang istirahat karyawan serta mushola dan dapur karyawan Bu." Sahut Putra yang kali ini merangkap sebagai penanggung jawab penyedia lahan.
"Fix hari kesebelas saya bisa mulai memasukkan barang ya Pak? Agar hari ke empat belas saya bisa mulai promo akan dibuka."
Ibarat baru isi daya atau di charge, potensi otaknya benar-benar siap kerja full dibawah banyak tekanan.
Bukan tekanan seseorang. Tapi tekanan agar semua beres dan tepat waktu. Itu sebabnya dia bekerja sistematis. Semua dia atur dengan cermat.
\*\*\*
Garo memang bukan orang kantoran, tapi dia juga bukan pengangguran.
Hari ini dia sibuk mencari lahan baru. Garo sedang ingin punya mini market!
Dia tahu mini market itu bisa franchise. Kalau punya lokasi yang parkirannya cukup, seseorang bisa menjadi pemilik sebuah mini market.
__ADS_1
Garo ingin menyewa aja buat gedungnya. Jadi dia sedang hunting dan lihat lokasi sekitar gedung bisa menunjang tidak bila di buka sebuah mini market disana.
Semua aspek harus dia perhitungkan dengan cermat.
"Iya Yank," Garo menjawab panggilan kekasihnya.
"Pasti belum makan kan?" Tanpa basa basi Alesha langsung menembak Garo.
"Eh, emang udah siang?" Garo malah tak sadar.
"Mas enggak lupa salat kan? Harusnya pas habis salat Dzuhur langsung maem. Ini udah mau salat Ashar lho," Alesha mulai kesal karena sekarang sudah jam tiga sore.
"Maaf Yank. Mas enggak ingat waktu. Tadi habis salat Dzuhur niat mau makan. Mas pikir akan makan setengah jam dari salat. Koq malah kebablasan. Maaf, ni Mas langsung cari maem," Garo menyesal dia membuat Alesha kesal karena dia terlambat makan.
"Kan udah Bunda ingetin berkali-kali. Kalau Ayah emang beneran sayang Bunda dan Dedek, jaga kesehatan Ayah buat kami. Kalau seperti ini jelas kan kalau kata-kata dari mulutmu semua hanya lips service. Ayah enggak pernah sayang kami," tanpa menunggu jawaban Garo, Alesha memutus pembicaraan.
"Yaaaaaah. Aku kena marah!" Garo sadar dia salah terlalu asyik bekerja. Kelemahannya memang seperti itu. Kalau kerja lupa makan. Kebalikan dengan Alesha. Kalau sedih, atau kalau banyak kerjaan dia akan banyak makan.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.

__ADS_1