Mengembalikan Senyum-Mu

Mengembalikan Senyum-Mu
Meniti Karir (2)


__ADS_3

Satu tahun sudah berlalu. Cecilia sudah kembali ke Indonesia. Ia sudah menyelesaikan kuliahnya yang memang hanya membutuhkan waktu tiga tahun untuk mendapat gelar sarjana, setahun lebih cepat daripada teman-temannya.


Sebagai permulaan karirnya, dengan dibantu modal dari orang tuanya, Cecilia membuka butik kecil di sebuah mal. Ia membuat brand sendiri yang berasal dari arti namanya, éblouissant. Arti éblouissant adalah 'menyilaukan', sama dengan arti namanya dalam bahasa Jerman. Ia juga merancang sendiri baju-baju yang dijual di sana dan ia mempekerjakan tiga orang karyawan untuk membantunya.


Cecilia memang dibebaskan untuk menentukan masa depannya sendiri oleh orang tuanya. Maklumlah, yang meneruskan perusahaan ayahnya adalah adik laki-lakinya.


Dan di sinilah Cecilia berusaha mandiri, membuka usahanya sendiri, walaupun untuk tahap awal ia dibantu oleh orang tuanya. Tetapi hanya sampai di situ bantuan yang ia terima dari orang tuanya. Ia ingin membuktikan kalau ia juga bisa sukses tanpa mendompleng pengaruh dan kekuasaan orang tuanya.


Di sisi lain, James sekarang mulai diperbantukan di unit rehabilitasi narkoba. Ia bekerja sama dalam satu tim dengan psikiater, psikolog, perawat, instruktur, dan pembimbing keagamaan. Dari mereka lah James belajar pelayanan yang diberikan untuk para pecandu.


Rehabilitasi yang dilakukan untuk pecandu dibagi menjadi dua macam, yaitu rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Rehabilitasi medis adalah suatu proses kegiatan pengobatan untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika. Sedangkan rehabilitasi sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan, baik secara fisik, mental, maupun sosial, agar bekas pecandu dapat kembali melaksanakan fungsi sosialnya dalam kehidupan bermasyarakat.


Untuk menentukan program rehabilitasi yang akan diberikan, James harus belajar untuk menganalisis tingkat ketergantungan narkoba pasiennya lebih dahulu. Menurut tingkat keparahannya, tahapan ketergantungan dibagi menjadi lima tingkat. Yang paling ringan adalah tahap eksperimen, di mana pasien baru memasuki tahap coba-coba. Yang paling parah adalah tahap kompulsif, di mana pemakaian narkoba sudah tidak terkontrol.


Setelah dianalisis tingkat ketergantungannya, barulah penanganan ketergantungan narkoba memasuki tahap berikutnya yaitu pembersihan racun atau detoksifikasi. Pasien kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium dan tes penunjang untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit lain yang diderita, seperti hepatitis, AIDS, TBC, penyakit menular seksual, dll.


Jika dalam pemeriksaan pasien ditemukan menderita penyakit tersebut, pengobatan medis terlebih dahulu dilakukan sebelum pasien dikirim ke unit rehabilitasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit ke pasien yang lain ataupun petugas kesehatan. Jika pasien sudah dipastikan aman dari penyakit, barulah perawatan klinis dan psikis di unit rehabilitasi dimulai.


James memang sudah pernah mendengar atau menyaksikan bahaya narkoba dari film-film tentang mafia, ataupun dari iklan layanan masyarakat. Namun baru kali inilah ia melihat langsung efek mengerikan yang ditimbulkan dari obat terlarang tersebut.

__ADS_1


Pasien yang sudah mengalami kecanduan akan menggunakan narkoba terus-menerus, setiap hari, atau bahkan beberapa kali dalam sehari. Seiring berjalannya waktu, dosis yang dibutuhkan pun meningkat.


Hal itu biasanya dilakukan untuk mengalihkan pikiran yang mengganggu (pelarian). Akibatnya, penderita akan berusaha memastikan bahwa barang terlarang itu harus selalu tersedia. Karena itu, ia akan melakukan apapun untuk mendapatkan barang tersebut, sekalipun harus melakukan pelanggaran hukum, seperti mencuri.


Ketika penderita menyadari bahwa ia sudah berada di fase kecanduan dan berusaha untuk berhenti, ia akan mengalami gejala putus obat atau sakau. Gejala putus obat tersebut bisa berbeda-beda, tergantung dari tingkat keparahan kecanduan dan jenis narkoba yang digunakan.


James melihat sendiri apa yang terjadi pada orang yang sedang sakau. Dimulai dari keluhan ringan seperti gelisah dan sulit tidur, lalu meningkat ke gangguan fisik seperti hidung tersumbat, diare, mual dan muntah, sampai ke tingkat yang lebih parah yaitu mengalami paranoid dan halusinasi.


Hal-hal inilah yang mempersulit pasien untuk bisa lepas dari ketergantungannya. Mereka seperti masuk ke dalam lingkaran setan yang tak terujung, dan biasanya kondisi itu diakhiri dengan kematian penderita akibat overdosis.


James trenyuh ketika mengetahui bahwa pengguna narkoba terbanyak adalah kaum remaja. Biasanya mereka melakukannya untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka yang tinggi. Didukung dengan pergaulan yang salah dan permasalahan yang mereka hadapi, mereka rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba.


Untunglah sejak tahun 2019 kasus narkoba di Indonesia mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Namun James tidak ingin lengah karena pencapaian tersebut. Ia ingin menjadi bagian dari barisan yang memerangi narkoba.


...****************...


Pencapaian Darrell dalam satu tahun ini juga tidak main-main. Selama tiga kuartal berturut-turut, divisinya menduduki peringkat penjualan terbaik di perusahaan Adipratama Grup. Kemampuan bisnis, manajemen, dan marketing Darrell menjadi senjata utamanya. Gelar sarjana yang diperolehnya dari Universitas ternama di Prancis, dibuktikannya bukan sebagai pajangan belaka.


Darrell bahkan berhasil membantu Sonia mencapai mimpinya. Sonia ia jadikan model iklan untuk launching produk terbarunya. Tentu saja ia melakukannya bukan karena loyal terhadap sepupunya itu. Ia masih ingat bagaimana Si Kembar itu kerap mengatainya sebagai anak har*m, ketika mereka masih kanak-kanak.

__ADS_1


Ia melakukannya dengan perhitungan matang. Sebelumnya ia sudah lebih dahulu mencari tahu sepak terjang Sonia di dunia model. Ternyata sepupunya itu cukup memiliki profesionalisme yang diakui di lingkungan kerjanya, meskipun belum mendapat predikat yang terbaik.


Dengan demikian, istilah Win-win solution pun dimainkan. Sonia yang terobsesi mendongkrak popularitasnya dengan mengendarai produk Adipratama Grup, rela dibayar dengan bayaran yang cukup murah dengan dalih "harga keluarga".


Bukannya tersinggung dengan tawaran bayaran seperti itu, malah sebaliknya, Sonia mulai mengagungkan Darrell karena memberinya kesempatan. Rupanya Sonia masih tersinggung dengan penolakan Celine waktu itu.


Apalagi setelah produk tersebut mencapai puncak penjualannya, Sonia menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat pada Darrell. Tidak berhenti sampai di sana, dalam suatu kesempatan ia mulai meracuni pikiran Om Andreas bahwa Darrell lebih layak menjadi penerus Adipratama dibandingkan Celine.


Darrell yang memiliki latar belakang dari jurusan Bisnis dan Manajemen, jelas lebih unggul dalam mencari peluang di dunia bisnis, dibandingkan dengan Celine yang merupakan lulusan dari jurusan ilmu komunikasi. Dengan perhitungannya yang detail, Darrell berani memainkan bisnis dengan tingkat risiko yang agak tinggi.


Contoh mudahnya adalah penerimaan Sonia sebagai model produk perusahaan. Ia tidak perlu mencari yang terbaik. Selama ada peluang, keuntungan di depan mata dan tingkat risiko yang masih dapat diperhitungkan dan ditanggulangi, Darrell tidak ragu menjalankan rencananya.


Berbeda dengan Celine yang bermain aman. Karena ia tidak menerima pendidikan bisnis secara formal, Celine menjalankan bisnis berdasarkan tingkat kepercayaan. Ia menilai dengan baik karakter dan kemampuan rekan bisnis dan rekan sekerjanya. Kerjasama yang baik menjadi senjata utama tim Celine dalam mencapai target mereka.


Jika keunggulan dinilai berdasarkan seberapa besar angka penjualan dan laba yang diperoleh, jelas cara Darrell lebih berhasil, karena Darrell tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan sebuah peluang. Namun sebaliknya, jika berniat menjalankan sebuah bisnis jangka panjang dan stabil, cara Celine lebih terpercaya.


Perbedaan gaya kepemimpinan Darrell dan Celine ini akhirnya mulai dibandingkan. Kelebihan dan kekurangan gaya mereka mulai menjadi perbincangan di perusahaan. Apalagi mereka juga tahu bahwa Darrell adalah anggota keluarga Adipratama. Mereka yang pro Darrell mulai ikut menentang ketidakadilan yang dialami Sang Jagoan. Menurut mereka, Darrell berhak mendapat posisi direktur, seperti halnya dengan Celine.


Melihat situasi yang berkembang seperti ini, godaan akan kekuasaan mulai bermain di benak Andreas Adipratama. Namun hal itu ditahannya, karena ia menyadari perjalanan Darrell masih panjang. Jika ia harus mengangkatnya menjadi direktur menggantikan dirinya sesuai dengan perkataan kakaknya, ia tidak bersedia. Karena hal itu berarti ia harus pensiun dini.

__ADS_1


Andreas tahu anaknya ini membutuhkan suatu momentum khusus untuk bisa dipertimbangkan sebagai calon pewaris menggantikan Celine. Darrell harus memiliki kekuatan yang dapat mengokohkan statusnya. Mungkinkah Darrell harus dijodohkan dengan keluarga berpengaruh untuk mendukung karirnya? Sepertinya ide tersebut akan ia pikirkan lebih lanjut.


...****************...


__ADS_2