Sagara

Sagara
Part 102


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Antika, gadis berusia 16 tahun berkulit kuning Langsat yang kedatangannya tak di ketahui oleh Aisyah. Tak apa sebenarnya karna sejak kecil. pun ia sering datang dan menginap hanya saja entah kenapa kali ini membuat Si Bumil menjadi kurang nyaman karna ada yang bukan mahram suaminya disini.


Padahal, satu minggu ini ia dan Sagara ingin bisa leluasa tanpa harus di dalam kamar saja, karna jujur saat hamil tak hanya emosinya yang kadang meluap tapi juga gaIrAhnYaa.


"Aish, kenapa melamun?" tanya Ibu bingung karna putrinya bak patung tak bergerak di tambah dengan tatapan kosong dari kedua matanya.


"Hem, gak apa-apa, Ibu. Aish kekamar dulu," pamitnya yang langsung kearah tangga lalu menaikinya secara tergesa, jika suaminya tahu, sudah di pastikan pria itu akan mengomel sambil menggendong tubuhnya.


Ceklek


Aisyah yang perasaannya tak enak langsung membuka hijab dan cadar nya, berharap sesak itu hilang namun nyatanya nihil ia rasakan.


Karna tubuh yang lelah itu juga, Aisyah memilih merebahkan tubuh di atas ranjang. Punggung yang kini sudah lurus terlentang membuatnya bisa mengatur napas dengan sangat baik.

__ADS_1


Tapi, baru saja Si Bumil memejamkan mata, ia justru merasa kasurnya sedikit bergerak. Dan, betapa terkejutnya Aish saat melihat siapa orang yang kini ada di depannya.


"Mbak Aish--," panggil Si gadis remaja dengan poni kuda yang menutupi kening lebarnya.


"Kamu, ngapain?" tanya Aish langsung bangun, pergerakan tiba-tiba itu lah yang membuatnya merasa sedikit nyeri di bagian bawah perut.


"Kata Budhe, Mbak udah datang, makanya aku cepat kemari," jawabnya senang, bukan pertama kali Anti datang tapi rasanya kali ini berbeda.


"Tapi kamu jangan di biasakan untuk langsung masuk lain kali, sekarang Mbak sudah menikah dan punya suami, bagaimana jika suami Mbak ada di dalam kamar?" omel Aish panjang lebar dan ini untuk pertama kalinya, lagi dan lagi hal sepele memancing emosi wanita itu.


"Santai, Mbak. Kak Sagara lagi di halaman samping, makanya Anti kesini langsung masuk karna suami Mbak di bawah," jelasnya dengan senyum mengembang.


Aisyah tercengang mendengar jawaban dari Anti, bocah perempuan kecil yang kini sudah beranjak remaja, wajahnya bulat dengan gigi gingsul yang menambah kecantikannya.


"Kamu--, kamu sudah bertemu dengan suamiku?" tanya Aish masih dengan ekspresi kaget, ia yang tak memakai apapun di area wajah dan kepala jelas sekali terkejutnya.

__ADS_1


"Sudah."


Dan, dua wanita itu langsung mengalihkan pandangan kearah pintu kamar saat Sagara masuk, ia yang ternyata melepas kaosnya karna gerah tampil dengan bertelanjang dada.


Melihat itu Aisyah tentu tak tinggal diam, ia ambil selimut di atas bantal lalu berjalan cepat kearah Sang suami untuk di tutupi bagian atas tubuhnya tersebut


"Sayang--, kamu apa-apaan sih?!" Sagara yang kaget dengan sikap mendadak istrinya masih mencoba untuk melepas diri dari dalam kain tebal.


Bisa bayangkan sepanas apa tubuhnya saat ini, ia yang kegerahan malah di selimuti seperti ini.


"Kamu gak pake baju, nanti Anti lihat," ucap Aish yang masih panik. Sifat kalem dan santainya hilang semenjak ada hasil semburan Si SosTel di arena Mie keritingnya. Khawartir dan jauh lebih sensitif adalah perasaan yang sering di alami oleh Aish.


.


.

__ADS_1


.


Gak apa-apa Mbak, Anti malah udah cubit perut kak Sagara loh...


__ADS_2