
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Merasa hampir putus asa, Sagara menepikan mobilnya di jalan yang cukup ramai berharap otaknya tak terlalu pusing memikirkan Si selendang Mayang.
Kepalanya yang berdenyut hebat ia pijat dengan cukup lumayan keras tapi bukan sakit yang reda malah semakin berat terasa.
"Mayang-- Mayang-- Mayang, ya ampun gue cari Mayang di mana?! Tau gitu dulu gue PlayBoy biar punya kenalan namanya Mayang!" Sagara terus mengotak atik ponselnya berharap menemukan satu nama itu dalam kontaknya.
Bisa saja buka Selendang Si Mayang yang di berikan tapi Sagara tak mau berbohong karna takut dengan ancaman Mommy yang bilang anaknya akan ileran nanti.
"Duh emak bapaknya cakep masa bibit ngeces, ogah ah!" Sagara pun bergidik ngeri sendiri.
Perkara ngidam tentu adalah yang paling menyebalkan atau justru mengesankan karna akan banyak drama di balik itu semua, tergantung bagaimana menyikapinya. Meski itu katan olehnya sebuah MITOS tapi tak ada salahnya menyenangkan hati Si BuMil jika mampu dan ada.
.
__ADS_1
.
.
Lain dengan Sagara lain juga dengan Aisyah, setelah Mommy dan Daddy pulang kini ia tinggal sendiri lagi di dalam kamar, sudah lebih dari tiga jam suami kecilnya tak kunjung kembali membuat calon ibu itu khawatir.
"Saga mana ya? kok belum pulang, apa aku keterlaluan minta es selendang Mayang? emang udah susah sih," gumamnya sambil mengelus perutnya yang rata.
Tapi, Aisyah bener bener reflek mengatakan jika ia ingin itu karna memang cuaca sedikit panas siang tadi, makan yang dingin dan manis tentu sangat enak di tenggorokannya.
"Coba ku telepon." Aisyah meraih ponselnya di atas nakas lalu mencari kontak Sagara yang tentu tak sulit untuk di temuka karna hanya dengan pria itu ia sering berkomunikasi.
Cek lek...
Suara pintu kamar yang terbuka kasar membat Aisyah cepat menoleh, ia tahu siapa yang melakukan itu karna jika bukan suaminya tentu tak akan ada yang berani.
__ADS_1
"Ya ampun, kamu dari mana?" tanya Aisyah yang kaget dan fokus pada kedua tangan Sagara
Pria tampan calon Ayah itu pulang dengan dua plastik besar di tangannya. Terlihat tak berat tapi sangat membuat Aisyah penasaran dengan isinya.
"Kamu beli apa?" tanya Sang istri sambil mencoba melongok ke dalam tentangan yang di bawa Sagara.
"Aku gak beli, tapi aku di kasih. Orangnya gak mau pas aku beri uang, katanya aku suruh bawa aja semua GRATIS," sahutnya dengan enteng, malah Sagara menjatuhkan tubuhnya yang lelah dan ngantuk di tengah ranjang, tempat ia dan Sang istri bergulat dengan penuh keringat saat keduanya sibuk mencari kenikmatan di puncak pelepasan.
Aisyah yang tak paham langsung mengernyitkan dahi, bahkan ia lupa dengan keinginannya yang di cari Sagara. Dengah rasa penasaran yang meronta, wanita cantik itu mengeluarkan barang yang ada di dalam plastik, dan berapa terkejutnya Si Bumil saat tahu isinya..
"Kaos kaki, kemeja, celana, rok, jilbab, kaos dalam, Tshirt, topi, sendal? ya ampun, ini apa, Saga? kamu dapet dari mana?" tanya Aisyah bingung karna semua itu jelas bukan barang baru.
.
.
__ADS_1
.
Dari Si Mayang, istri satpam depan komplek.. Lumayan kan, dapet banyak!!