Sagara

Sagara
Part 112


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Cuma Kuda loh, Saga Sayang," kata Aisyah yang masih merayu suaminya.


"Cuma kamu bilang?" tanya Sagara dengan mencibir.


"Ish, Pelit juga ternyata suamiku ini ya Tuhan, padahal ladang rejeki itu berasal dari bahagianya istri," balas Aisyah seolah menjadi manusia yang paling terdzalimi.


"Kamu minta, apa ngerampok? rekeningku baru gendut lagi loh masa iya harus kering kerontang kaya kemarin pas beli pesawat Si moncong merah yang sekarang cuma jadi pajangan doang," oceh Sagara dan itu membuat Aisyah tertawa


Bagai masuk kuping kanan dan keluar di kuping kiri Rasa-rasanya wanita itu tak perduli, ia tetap merajuk ingin Si Kuda berwarna coklat untuk di elus.


"Disini ada kebun binatang gak sih?"


"Untuk apa?" tanya Aisyah lagi.


"Katanya pengen Kuda? pingsan aja aku ya, nanti siuman pas kamu udah lahiran, Ok." ancam Sagara yang kini kepalanya mulai berdenyut kencang.


"Aaaaaaaa, jangan!" teriak Aisyah dalam pelukan Sang suami, "Nanti yang temenin aku lahiran siapa, ih?" tanyanya yang malah sedih karna membayangkan.

__ADS_1


"Pak Kusirlah."


Drama Perkudaan terus berlanjut dengan Aisyah masih kekeuh dengan inginnya. Dan Sagara mau tak mau juga akhirnya mengikuti demi dunia peranjangannya aman dan sejahtera.


"Janji satu minggu pokonya di atas ya," ucap Sagara yang mulai bernegosiasi.


"Gak mau, tiga malam aja!"


"Ya udah gak jadi beli kudanya." Sagara yang mau pergi langsung di peluk dari belakang dan itu membuatnya tersenyum senang.


Bapak, Ibu serta Anti yang tahu keinginan aneh Aisyah kebingungan karna entah harus mencari kuda dimana kecuali Delman yang memang ada di jalan baru itu pun hanya hari minggu pagi dan sore saja.


"Loh, kok Anti?" tanya gadis remaja itu sambil menunjuk dirinya dengan jarinya sendiri.


"Iya, kan kamu beropini," kekeh Pria tampan itu yang membuat Anti merengut kesal.


"Enggak, aku gak mau kuda poni. Aku mau kuda Jantan warna coklat," tegas Aisyah dengan mau dan pilihannya.


"Wah, cari ribut Si Bumil, mau bikin ada saingan aku, hah?"

__ADS_1


Aisyah tersenyum simpul, semakin kesal suaminya semakin tampan dan ia semakin cinta. Itulah yang di rasakan oleh Aisyah saat ingin sesuatu.


Bapak yang tahu anaknya sedang mengidam tentu tak tinggal diam, beliau mencari tahu dimana ia harus mencari kuda yang di inginkan oleh putrinya sebab Aisyah ingin punya sendiri dalam artian ia akan memelihara hewan tersebut.


Sama halnya dengan Sagara yang mulai berbicara dengan Daddynya. Ia yang bercerita tentang keinginan Sang istri malah di dukung penuh oleh mantan Duda Glowing.


"Mehong, Dadd."


"Pesawat aja kebeli, masa kuda gak beli, emang kamu masih miskin?" ledek Daddynya.


"Justru itu, setelah 10 hari aku jatuh miskin ini aku mulai kaya lagi," jawabnnya yang malah membuat pria di sebrang sana tertawa, bukan tak tahu tapi memang uang tabungan cucunya itu hampir terkuras hanya untuk sebuah pesawat.


"Inget, tubuhmu bisa tanpa kepala kalau sampe Mommy punya cucu ileran, Sagara," kata Tuan besar Pradipta mengingatkan ancama istrinya tersebut, Si Ratu Shoping memang sudah mewanti wanti jika masih bisa di beli dan ada di dunia, beli saja. Masalah uang masih bisa di cari Asal ratu mu bahagia, itulah perintahnya.


.


.


.

__ADS_1


Justru itu, talangin dulu Kudanya sama Daddy nanti Saga nyicil sehari 2ribu...


__ADS_2