
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Mommy yang bagai mendapat lebih dari harta yang selama ini ia punya tak pernah melepas dekapannya dari SyahRaa. Gadis kecil itu kini jadi segalanya bagi Nyonya besar Pradipta dan juga Ratunya Rahardian, jadi jangan tanya bagaimana nanti SyahRaa saat besar nanti.
"Pinjem doooooooong," ucap Sagara saat masuk kedalam kamar Mommy.
"Ish, kan ada Aisyah juga Aga," jawab wanita baya itu.
"Mau pamit sama SyahRaa, Mom."
"Iya, PanDa, kuliah yang rajin, biar cepet Lulus," sahut Mommy yang seolah menjadi SyahRaa..
"Mom, pinjem sih, aku mau gendong."
"Kuliah sana, tadi kan kesini mau pamit berangkat."
Sagara langsung mencebik kearah Mommy si Ratu Shopping sama seperti Auntynya Cahaya Biantara.
Kedatangannya kedalam kamar tersebut hanya mendapat satu kecupan dipipi putri kecilnya karna untuk menggendong tak di berikan sama sekali dengan alasan SyahRaa sedang nyaman dalam dekapan Mommy itu.
__ADS_1
"Nanti aku pulang telat, aku titip Aish sama Aga ya."
"Mau kemana?" tanya Mommy.
"Nongkrong bentar, Mom. Aish udah izinin kok, tenang aja," jawab Sagara yang kemudian mencium juga pipi pengganti mama Aluna itu.
Mommy diam sejenak, sama seperti sang cucu mantu ia pun punya pikiran dan rasa takut yang sama karna siapa pun tak akan ada yang bisa menjamin pria itu tak tergoda.
"Pulang saja jika semua urusan kuliahmu sudah selesai. Kasian Aish, Saga," pesan Mommy yang tahu rasanya bagaimana perasaan perempuan yang baru saja melahirkan karna perkara sensitif masih terus terjadi sebab kantuk dan lelah kurang istirahat.
Semegah dan semewah apapun rumah mertua tentu lebih nyaman di rumah orang tua dan rumah sendiri, itulah rasa yang di rasakan oleh sebagian menantu.
.
.
.
Di kamar, ibu dari dua anak kembar yang baru selesai menyusui itu akhirnya bisa bebas melakukan kegiatan untuk dirinya sendiri. Sesuai hobbynya, Aisyah lebih memilih membaca buku apapun yang ada bahkan Buku-buku milik Sagara. Tapi, semenjak hamil dan kini menjadi orangtua yang di bacanya tentu seputar Parenting meski kadang teori tak sesuai dengan kenyataan. Aisyah belum tahu bagaimana karakter SyahRaa dan AgaSyah untuk saat ini tapi semoga apapun itu ia bisa jadi seorang ibu yang sabar mengurus segala tingkah Si kembar.
__ADS_1
Dan, suara ketukan pintu mengalihkan pandangan Aisyah, ia turun dari sofa santainya lalu berjalan ke arah benda bercat putih yang tertutup. Dugaannya pun benar, ternyata yang datang Mommy dan SyahRaa tentunya.
"Aga tidur?" tanya Mommy.
"Iya, barusan, Mom. SyahRaa udah?" tanya balik Aisyah sambil mempersilahkan Nyonya besar Pradipta itu masuk.
"Iya, ini baru bangun kayanya haus. Habis di ciumi PanDanya pas pamit mau ke kampus, takut kangen banget mungkin, sepulang kuliah mau nongkrong katanya," ujar Mommy yang hanya di balas senyuman oleh Aisyah.
"Iya, Mom. Biarin aja, Aish udah izinin kok," jawab Aisyah yang kembali duduk di sofa santai lalu menyUsuII si Sulung.
"Gak apa apa? kamu percaya?" tanya Mommy sebab kejadian yang lalu masih melekat di ingatannya, dan sebenarnya Mommy bukan bermaksud untuk membuka luka lama itu hanya saja...
.
.
Aish bukan percaya pada Sagara, justru Aish percaya pada diri Aish sendiri, Mom.
__ADS_1
Ratu cilik.. PanDamu kalau bikin ulah bikin miskin juga ya 🤣🤣