
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Sagara yang sudah menyelesaikan semua mata kuliahnya tinggal pergi ke tempat nongkrong, entah sudah berapa kali ia di hubungi agar cepat datang ke markas tempat dimana ia dan para sahabat sahabatnya berkumpul saat masih SMA dulu, karna setelah lulus sekolah semua memilih Universitasnya masing-masing jadilah mereka tak sering bertemu secara langsung. Saat ada tawaran untuk kumpul bersama seperti ini, tentu Sagara tak menyiakan kesempatan tersebut meski otaknya terus berputar bagaimana caranya ia mendapat izin dari sang istri.
Tapi, wanita halalnya itu malah tak banyak waktu untuk bepikir panjang ia langsung mengiyakan inginnya meski saat itu Aisyah tak menatap kearah Sagara melainkan pada Aga saja.
"Wah, bapak dua anak baru datang nih," ledek Marcel yang dari matanya nampak kerinduan.
Diantara banyaknya yang datang dan sudah berkumpul tentu hanya Sagara yang sudah menikah dan punya dua anak sekaligus, bahkan semua kaget dan tak percaya saat pria tampan itu susah beristri di saat masih memakai seragam sekolah. Banyak yang ingin membuktikan tapi Sagara mencegahnya dengan hanya memberikan foto saat akad nikah saja, beruntungnya semua paham fab menghargai ketika tahu istri Sagara seorang wanita bercadar.
"Gue belom nengok ponakan nih, lo tuh semua di umpetin!" sindir Bian yang kesal dengan kelakuan temannya itu.
Sagara hanya tertawa, karna itu memang pilihannya dan Aisyah untuk tidak mempublikasikan tentang keluarga kecilnya yang bahagia. Sagara tak pernah membagikan momen apapun dalam akun sosial medianya terkecuali dengan hoby nya seputaran motor.
"Liat aja muka gue, sama kok gantengnya," sahut Sagara sambil terkekeh.
"Anak lo cowo semua?" tanya yang lain juga.
"Kembar sepasang," jawabnya dengan sangat bangga.
Suara riuh dan tepuk tangan membuat Sagara semakin bersyukur dengan hidupnya sekarang. Ia tak menyesal menikah muda, meski banyak yang sudah mereka lewat termasuk menjadi MISKIN MENDADAK.
__ADS_1
Obrolan random tentang banyak hal terus terlewati tanpa terasa, tak hanya itu pastinya karna yang tahu pria itu sedang ber 'PuAsa' justru malah di goda dengan cara di kenalkan dengan para gadis cantik bertubuh seksi dan berpaikaian terbuka.
"Wah gak beres nih lama-lama, balik ah," pamit Sagara saat ada satu perempuan duduk di atas pangkuannya.
"Mau kemana lo? takut amat sama istri," ejek salah satu teman Sagara.
"Gue bukan takut istri, justru gue takut sama diri gue sendiri." tegas Sagara yang akhirnya benar-benar pamit.
Bayangan Aisyah saat melahirkan Si kembar terbayang jelas di depan matanya, tentu ia lebih baik pulang dari pada harus mengulang kejadian kelam seperti yang lalu.
.
.
.
Masuk kedalam bangunan mewah itu, tentu yang di cari adalah anak istri dan rasanya hal tersebut sangat lumrah sebgai suami.
Ceklek..
Sagara membuka pintu kamar dengan pelan takut anak-anaknya terbangun jika sedang tidur. Namun sosok yang ia tangkap hanya Aisyah dan AgaSyah.
__ADS_1
"Sudah pulang?" tanya wanita halal putra mahkota Pradipta tersebut.
"Iya, pulang duluan. SyahRaa mana?" tanya balik Sagara meski sebenarnya ia tahu jawabnnya sendiri.
"Biasa sama Mommy."
Sagara hanya mengangguk lalu mencium kening Aisyah, ia mendekat ke arah ranjang dimana putranya berada.
.
.
.
Lapor anak ganteng, PanDa udah pulang nongkrong nih..
Wah.. anak bujang pundung, pengen nongkrong juga kayanya 🤣🤣🤣
Cemberutnya unyu ih, dasar Botak 😂😂
__ADS_1