Sagara

Sagara
Season 2


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂


Deeva, gadis cantik yang sudah menginjak usia 20 tahunan itu langsung mematikan mesin motornya saat sudah sampai di parkiran motor. Ia lepas helm putih dari kepalanya lalu di letak kan di atas tangki moge nya itu.


Jangan pernah berharap ia akan bertemu dengan Aga disini sebab yang Deeva tahu si Bayi besar membawa mobil sport ke kampus.


"Kesiangan kayanya nih gue," gumamnya sambil buru buru masuk ke dalam salah satu gedung untuk menuju kelasnya.


"Heh, Bihun!" teriak suara pria yang entah kenapa membuat Deeva akhirnya berhenti.


"Lo manggil siapa?" tanya Deeva.


"Wah, dia gak kenal suara lo, Xy," timpal Skala mulai jadi memantik api di hawa yang sudah panas.


"Suara gue kan emang gak pasaran, Mpet," sahut si calon ManDud.


Deeva yang merasa perdebatan dua pria kaya raya di depannya itu sangatlah tak penting hanya bisa membuang napas Kasar, sejak awal ia hanya tergoda pada AgaSyah tapi tidak dengan para kakak sepupunya terutama ArXy yang tak pernah manis pada semua wanita di kampus.

__ADS_1


"Lo ngapain manggil gue Bihun? lo gak ngaca apa? lo itu kaya apa?" sentak Deeva. Padahal, untuk dekat dengan Aga ia harus lulus seleksi dulu dari para putra Rahardian Wijaya.


"Kaya raya, baik hati dan tidak sombong," sahut ArXy dengan percaya dirinya.


"Iya, tapi SONGONG!"


"Mulut lo ya, minta di caplok si MariMar," teriak ArXy yang tak kuasa menahan kesal.


"Ngapain lo bawa bawa uler gue?" tanya Heaven yang entah kapan dan dari mana ia muncul namun malah tiba tiba menyahut saat peliharaannya di sebut.


"Pinjem, kan gak mungkin juga gue bilang di caplok sama mulut si Madu," balas ArXy lagi, untunglah si Bapak Madu tak ada, ia dan sang istri sedang sibuk di klinik mengurus bayi miong yang baru lahir.


"Jangan deketin si Bayi lagi!" tegas Skala yang langsung ke inti permasalahan.


Deeva yang kaget dengan yang di perintah Skala Rahardian Barata Wijaya itu pun hanya bisa menautkan kedua alisnya saja.


Hatinya tentu sedang bertanya tanya apa dan kenapa ia tak di izinkan dekat dengan Aga.

__ADS_1


"Itu gak ada urusannya sama lo, lo, dan lo! gue yang deket sama Aga, ngapain lo yang ribet?" tantang Deeva yang merasa terusik sebab itu adalah hal yang paling menyenangkan baginya.


"Lo Amnesia, Bihun? gak ingin kalo kita ini siapa?" tanya ArXy dengan nada geram sedangkan Heaven belum angkat bicara sama sekali.


"Kalian itu cuma saudara Aga, dia punya privasi yang gak bisa kalian atur. Termasuk saat Aga mau deket sama gue, urusin aja idup lo masing-masing. Aga tuh udah gede!" tegas Deeva yang memang akhir akhir ini dekat dengan putra mahkota Pradipta, Aga tak lagi ketus saat bersama Deeva yang sabar saat menemaninya di kantin.


"Kita gak akan tinggal diam! Aga tuh adek kita, sedangkan lo siapa?" balas Skala tak mau kalah.


Tiga lawan satu, itulah yang di hadapi Deeva tapi ia tak takut, semakin di tentang justru ia semakik tertantang.


Tatapan tiga pria tampan itu kini tertuju pada Deeva semua, hingga semua fokus teralihkan saat mendengar teriakan salah satu mahasiswa yang berlari ke arah mereka.


.


.


.

__ADS_1


Dee, Ronald lagi gebukin orang di parkiran!!!!


__ADS_2