Tetanggaku Tuan Mafia Amnesia

Tetanggaku Tuan Mafia Amnesia
91 : Perpisahan


__ADS_3

Malam itu.


Setelah diberikan waktu kurang lebih tiga jam agar vina lebih tenang, Elvano sekarang masuk kembali ke dalam kamar inap tersebut, dan melihat Vina tidak ada di tempat tidurnya lagi. Tapi setelah di selidiki lebih jauh lagi, rupanya perempuan tersebut ada di sofa yang sudah di posisikan dengan kondisi di balik, menghadap ke arah jendela persis, sehingga dia pun bisa melihat pemandangan malam itu menjadi lebih baik dan lebih santai. 


"Vin? Apa kau sudah tidur?" lirih Vano, mencoba bicara lebih hati-hati lagi. 


Dia berpikir demikian setelah pertengkaran diantara mereka berdua beberapa jam yang lalu. 


Vina sama sekali tidak menyahutnya. dia sebenarnya masih kesal dia ingin terus diam meskipun dia tidak tidur tapi dia mencoba untuk memejamkan matanya dan seolah tidak mendengar apapun kecuali perasaan yang masih dikecewakan itu.


Fin Dengarkan Aku aku kali ini benar-benar minta maaf aku tidak akan pernah mengulanginya lagi apalagi berbicara seperti itu kepada.


aku akan lebih memperhatikan ucapanku kepadamu. ucap elvano dia berharap Kalau Vina masih bisa mendengar ucapannya itu.


namun harapannya untuk bisa bicara berdua dengannya sama sekali tidak mulus karena Vina masih saja tetap untuk diam.


Vina aku tahu aku memiliki banyak kesalahan padamu apalagi kesalahan saat dimana aku mabuk aku aku bahkan masih tidak ingat soal kejadian saat aku mabuk ternyata aku pernah mencubitmu juga serta tanpa izin aku malah menciummu. ungkap fana sekali lagi dia terus berbicara panjang lebar Seraya berjalan menghampiri Vina yang ada di balik sofa tersebut


akhirnya setelah beberapa saat dia berjalan menghampirinya dia akhirnya menemukan sosok perempuan ini ternyata kalau sudah menatap ke arahnya dengan tetapan yang cukup tajam.


ular Apa kau puas dengan apa yang sudah kau lakukan kepadaku Ina akhirnya berbicara juga karena dia tidak kuat untuk diam dan hanya mendengar ocehan dari pria ini.


Aku tidak bisa menyangkalnya tapi aku benar-benar minta maaf, aku berjanji aku tidak akan melakukannya lagi kepadamu. 


sebenarnya aku sangat menghormatimu Kau adalah orang yang sangat baik kau mau menyelamatkan aku di saat aku merasa kalau aku tidak akan bisa hidup lagi di tempat seperti itu. tapi setelah kau melakukan hal yang tidak senonoh kepadaku aku benar-benar sudah kecewa kepadamu.


jadi aku ingin aku sendirian saja di sinilagi pula kau sendiri kan bekerja tidak mungkin kau harus bolak-balik ke sini kan


Apa itu artinya aku sedang mengusirku tanya Elvano.


Aku sebenarnya bukan ingin mengusirmu tapi melihat kondisi di antaraAku sebenarnya bukan ingin mengusirmu tapi melihat kondisi di antara kita berdua lebih baik kau dan aku hidup sendiri-sendiri lebih dulu aku ingin menenangkan diriku sendiri dan kau bisa bekerja tanpa perlu menjenguk atau bolak-balik lagi ke rumah sakit ini

__ADS_1


sebenarnya apa yang dikatakan oleh Vina itu sangat berbanding terbalik dengan hatinya, dia ingin Vano tetap berada di sampingnya. 


tapi jika dirinya membiarkan hal itu kamu pasti beranggapan kalau dia sudah memaafkannya.


Oleh karena itu, apa yang dikatakannya merupakan pilihan yang terbaik untuk saat ini.


maafkan aku harus seperti itu juga untuk kebaikanmu dan kebaikanku juga kata hati Vina paling dalam


panah yang tidak punya pilihan lain memilih menuruti ucapan menuruti ucapannya hina.


sebelum aku pergi Aku ingin memberikanmu ini lebih dulu. beritahu Seraya meletakkan sebuah pabrik kecil ke atas perutnya Vina.


'Belum apa-apa sudah melakukannya lagi kan?' namanya kali ini Vina tidak begitu mempermasalahkan hanya saja saat mendengar langkah kaki Elvano kian pergi menjauh dari dirinya benar-benar membuatnya sangat sedih.


karena Mulai sejak saat itu mereka berdua pun tidak saling bicara satu sama lain atau bahkan bertemu pun, tidak ada lagi.


dan hal tersebut membuat Vina jadi sendirian.


bagaimana ini Nona terlihat terus murung semenjak hari itu beritahu suster ini kepada dokter Jason yang mau masuk dan pergi mengecek kondisi dari tubuh Nona Vina.


Ya mau bagaimana lagi itu kan sudah jadi keputusannya kalau mama Vina memang mau sendirian lebih dulu dan tidak mau bicara dengan tuan muda lagi untuk sementara waktu.


Iya tapi sementara waktunya itu sampai kapan Ini bahkan sudah seminggu lebih tidak ada kehadiran dari Tuhanmu dan merupakan setelah hari itu Nana nampak tidak adanya senyuman cerah lagi seperti sebelumnya


kedua orang tersebut pun terus memperhatikan nama Vina yang kini lebih menjadi seorang yang pendiam.


di mana saat ini Vina duduk sambil menonton TV. meskipun ada suara tawa sedih tapi itu hanya sesaat sebelum akhirnya ekspresi wajahnya kembali menjadi suram.


tapi saya benar-benar tidak tega dok


emangnya kok bisa menghibur Nona Vina Tanya balik dokter Jason kepada suster tersebut.

__ADS_1


dan jawabannya hanya golongan kepala bahwa dia sendiri Memang tidak bisa membuat menerima kembali memberikan senyumannya seperti dulu.


"apa kalian butuh bantuan?" suara milik jef langsung membayarkan kecemasan mereka berdua.


Emangnya apa yang bisa kau lakukan? dokter Jason bertanya kepada salah satu anak buah milik Delvin itu.


melakukan apa saja yang penting bukannya agar Nona Vina kembali tersenyum?


Ya terserah kamu saja lah nanti apa jadinya urusan belakangan yang penting kau sudah berusaha, sana masuk. dokter Jason pun langsung mendorong tubuh besar Jeff untuk masuk ke dalam kamar.


KLEK…


final yang sedang duduk itu hanya melirik ke arah kanan. Dia mengira kalau orang yang baru saja masuk itu adalah karena tapi ternyata dia salah itu adalah jef, pasien tetangganya sendiri.


Apa aku boleh masuk tanya jawab tanya jawab mencoba minta izin kepada si pemilik kamar yang sesungguhnya, tentu saja itu karena tuan muda sudah tidak tinggal di situ lagi.


bukan sudah membuka pintu ya silakan saja masuk Vina menjawab chat dengan cepat tapi arah pandangannya langsung kembali untuk menonton TV lagi.


'Yah dia Jadi terlihat orang yang lebih dingin. Apa Ini kepribadiannya yang lain?' Jef yang melihat sikap Vina terlampau berbeda dari sebelumnya membaca sedikit seram sejuk.


dengan langkah penuh dengan kehati-hatian Jef masuk ke dalam kamar tersebut suasananya sudah nampak lebih berbeda bahkan terlihat dingin seperti si pemilik dari kamar itu sendiri.


tanpa berkata apapun lagi untuk minta izin chat langsung mengambil kursi dan duduk di sebelah tempat tidurnya Nona Vina.


ada urusan apa kemari?


seketika hatinya jadi hancur karena mendapatkan pertanyaan yang Terdengar cukup dingin seolah mereka berdua tidak pernah bertemu tapi tiba-tiba menyapanya.


"Aku hanya kesepian jadi ingin mencari teman." jawab jef.


jadi aku ini orang yang tepat untuk diajak bicara dan diajak sebagai temanmu ya?

__ADS_1


__ADS_2