Badai Di Gunung Ciremai

Badai Di Gunung Ciremai
Kekacauan Di Kotaraja II


__ADS_3

Perempuan tua itu terlihat semakin berkurang tenaganya, tetapi situasi itu tidak berlangsung lama, terdengar teriakan - teriakan para prajurit yang berada di barisan belakang...aaakh....brugh....barisan pasukan pedang yang berada di belakang kocar - kacir , ada penyerang yang mempergunakan senjata pedang...crash...crash....braakh,


tubuh - tubuh prajurit yang berada di barisan belakang berjatuhan, membuat formasi penyerangan pasukan berpedang berantakan

__ADS_1


"Saraswatiiiii......mengapa kau mengikutikuuuu?" perempuan tua itu berteriak menegur perempuan yang melakukan penyerangan membantu dirinya, kali ini pasukan itu terbagi menjadi dua kelompok dan mulai melakukan formasi dua arah. "Nini Sangga, tak mungkin aku berdiam diri melihatmu bertempur!" Saraswati berteriak, dan tiada henti menggerakan pedangnya melibas para prajurit yang berada di depannya.Ternyata yang melakukan penyerangan ke istana Pangeran Adiraja adalah Nini Sanggageni dan Saraswati.


Di halaman istana kecil itu kini banyak prajurit yang berkalang tanah, tetapi jumlah mereka semakin lama semakin bertambah, Nini Sanga geni dan Saraswati terlihat tubuhnya penuh luka dan berdarah, para prajurit yang mengepung mereka semakin rapat, hingga suatu ketika Saraswati menjerit kesakitan, tubuhnya jatuh terkena sabitan beberapa pedang yang mengoyak tubuhnya, darah semakin banyak yang keluar. gerakan pedangnya semakin lemah dan kemudian lepas.

__ADS_1


Dua purnama yang lalu, Nini Sangga Geni, Saraswati dan Wirayudha memang sudah menetap di daerah Gunung Kidul, mereka melakukan perjalanan jauh dari Grojokan Sewu, dengan maksud menyambangi keluarga Nini Sangga yang berada di Gunung Kidul, sambil memberikan pengalaman - pengalaman tentang pengembaraan kepada Widayudha sekaligus mencari keberadaan Wiratama.


Saat Nini Sangga geni berjalan - jalan di Kotaraja, ia mendapatkan keterangan dari beberapa penduduk sekitar, bahwa Pangeran Adiraja dalam kondisi terluka dan putranya Arya Permana di tawan pihak kerajaan. Karena mendapatkan kabar itulah yang membuat Nini Sangga Geni berani mencoba untuk membunuh Pangeran Adiraja,

__ADS_1


Di tepian hutan yang berada jauh dari Kotaraja, Nini Sangga berhenti dan melihat keadaan Saraswati, ia terkejut ternyata punggung Saraswati tertancap anak panah, sekitar kulit yang terkena luka itu menghitam, pertanda anak panah itu mengandung racun ganas, "Saraswati sudah aku katakan, jangan kau mengikuti tindakanku menyerang, kau malah nekad membantuku", "Saraswati..saraswati" Nini Sangga menggumam di samping Saraswati yang terbaring di tanah. "ugkh...ugkh...kedua mata sarawati terbuka, suara batuk keluar dari mulutnya kemudian mengeluarkan muntahan darah, Nini Sangga memeluknya sambil menangis. "Bertahanlah Saraswati kau tak boleh mati, lalu Ia menelungkupkan Saraswati, mulai mencoba untuk mengobatinya.


__ADS_2