Calm Down! Mr. Psycho!

Calm Down! Mr. Psycho!
Gigit


__ADS_3

Mansion Damian.


Anna melihat ke arah semua mendaki dan hadiah yang di dapatkan putra nya, dan tentu sekarang tak ada lagi senyuman mengerikan itu.


"Ini semua Estelle yang dapat dari menang tadi? Dapat peringkat satu semua?" tanya Anna sekali lagi.


Satu anggukan cepat terlihat dari wajah yang tampan itu.


"Estelle punya gambar nya tadi? Mama mau lihat juga," ucap Anna pada putra nya.


"Estelle lupa mau Poto ma," ucap nya yang menatap ke arah sang ibu.


Anna hanya tersenyum, ia menatap ke arah putra nya dan memeluk nya sekali lagi.


"Mau mandi sama Mama? Kita main gelembung yang banyak!" ucap nya yang tersenyum.


"Bola-bola juga?" tanya Estelle mengulang dan menatap ke arah sang ibu dengan mata yang menunggu.


"Iya," jawab Anna tersenyum.


Setiap kali Lucas pulang maka rantai di kaki nya akan di lepaskan dan tentu ia bisa bergerak di segala arah.


Anna beranjak menggendong putra nya yang masih kotor dengan debu dan pasir itu. Estelle diam namun ia merasa nyaman berada di dalam gendongan sang ibu.


Setelah membawa nya ke kamar anak tampan itu, Anna mulai mengisi bath up nya dan menuangkan sabun.


"Banyak," ucap Estelle yang suka dengan bath up yang di penuhi busa.


"Biar banyak gelembung nya?" tanya Anna tersenyum.

__ADS_1


Satu anggukan yang begitu yakin terlihat, ia merasa senang dengan apa yang di berikan ibu nya.


"Mama? Mama suka? Yang tadi Estelle bawa?" tanya anak tampan itu dan menatap ke arah sang ibu.


Anna tersenyum sembari membuka pakaian olahraga putra nya dan kemudian memasukkan nya ke dalam bath up.


"Suka, Mama suka semua yang Estelle kasih sama Mama." ucap nya yang tersenyum menatap ke arah putra nya.


Waktu di mana ia bisa bernapas dan yang paling ia sukai adalah saat bersama anak kecil itu.


"Estelle juga suka Mama, suka banget..." ucap nya pada sang ibu yang kemudian menatap dengan tatapan yang melihat dengan mata yang jernih itu.


Anna tak menjawab, ia hanya tersenyum dan mengusap tubuh mungil itu dengan lembut hingga membuat busa tebal memenuhi nya.


"Mama ambilin bola nya ya?" ucap nya yang lupa menuangkan bola-bola kecil di dalam bath up itu untuk bermain putra nya.


Estelle mengangguk, ia menunggu sang ibu dengan tenang dan kemudian bermain dengan busa-busa yang ia miliki.


....


Anna tersentak, ia merasakan pelukan yang erat di belakang tubuh nya dan tentu seseorang yang bisa melakukan itu hanya satu orang.


"Kau mau mengganti pakaian mu?" tanya Lucas yang datang ke ruang ganti.


"Ya, menurut kamu aku lagi apa sekarang," jawab Anna saat pria itu menghambat nya padahal ia bisa bergerak bebas hanya saat sang suami pulang saja.


Lucas melirik sejenak ke arah tempat biasa di mana ia tidur saat gadis itu menghilang lalu kemudian menghirup aroma yang begitu wangi bagi nya dan tentu sekarang ia tak perlu lagi menggunakan pakaian lain untuk mengingat gadis itu.


"Aku senang kau kembali," ucap nya lirih setelah mencium tengkuk yang wangi itu.

__ADS_1


"Kamu selalu bilang itu, kalau kamu senang harus nya..." ucap Anna terpotong yang tak bisa melanjutkan nya.


Lucas membalik nya, ia menatap ke arah wajah cantik itu sekilas dan menatap dengan tatapan yang menunggu jawaban.


"Apa? Melepaskan rantai mu lalu kau bisa kabur? Atau menyukai anak itu yang mengambil perhatian mu?" tanya Lucas yang menatap nya sembari memegang leher kecil itu.


"Tidak, aku tidak berpikir seperti itu hanya saja kalau kamu senang kan ha.. harus nya kamu makin sayang sama aku!" ucap Anna yang tersenyum dan membuat kedua tangan nya membentuk simpul hati.


Ia tentu harus langsung membalikkan keadaaan dan membuat pria itu senang.


Humph!


Lucas tak mengatakan apapun, ia memangut bibir merah muda itu dan menatap nya.


"Di sini? Hm?" tanya pria tampan itu dengan maksud yang bisa di mengerti karna tangan nya lebih cepat bergerak dari pada pertanyaan.


"Na.. nanti berantakan, kita pindah aja ya?" ucap Anna lirih walaupun bukan ia yang akan membersihkan nya.


Lucas tak menjawab, ada kala nya ia bisa merasa gemas tiba-tiba dan kemudian membuat bertindak impulsif.


Ukh!


"Luc.. ja.. jangan di gigit!" ucap Anna lirih saat pakaian nya di tarik dan bahu mulus nya di gigit.


......................


Maaf yah kalo pendek, bsk othor usahain up nya yang panjang🙏🙏🤧🤧


Othor nya ini sudah kecapekan dan kepala juga pusing karna tensi rendah haha

__ADS_1


Happy Reading💕💕


Semoga sehat selalu buat semua pembaca yang baca cerita othor ya💕💕


__ADS_2