Calm Down! Mr. Psycho!

Calm Down! Mr. Psycho!
Mama?


__ADS_3

Mansion Damian


Prang!


Wadah yang tengah menyimpan obat-obatan yang akan di gunakan itu jatuh ketika melihat mata abu-abu itu terbuka.


Seperti tatapan yang kosong dan juga tanpa suara dan tangisan, anak tampan itu bangun dan menatap ke arah seseorang yang masuk dari pintu kamar nya.


"Tuan muda sudah sadar!"


Pelayan yang memiliki profesi asli sebagai perawat itu langsung berbalik dan memanggil dokter segera.


Mata abu-abu itu berkedip, ia hanya seperti tidur sebentar dan bermimpi berada di tempat yang tak ia tau namun bisa menyerap semua yang ada di sekitar nya.


Pemeriksaan di lakukan, pelatihan untuk mencoba mengetahui di mana letak salah dan juga apa yang mungkin terjadi pasca bangun sudah di jalani.


"Bisa gerakkan jari-jari anda? Bisa menggenggam?" tanya sang dokter yang datang dan menatap ke arah anak kecil itu.


Anak laki-laki yang tampan itu tak menjawab namun ia menurut dan kemudian menatap ke arah sang dokter.


Lidah nya masih keluh dan sangat sulit untuk berbicara padahal ada banyak hal yang ingin ia pastikan.


Sang dokter mengangguk, anak kecil itu menurut dangan menggerakkan tangan dan juga kaki nya walau hanya sedikit.


Mencoba respon dan mengetahui apakah ada kecacatan yang tinggal atau tidak.


...


Estelle Pov


Paman ini kenapa sih? Nyuluh aku gelak telus?

__ADS_1


Kan susah?


Mama di mana? Mama kan yang suluh Estelle bangun. Kenapa ga ada di sini?


Ma? Estelle udah bangun Ma...


Mama di mana? Kata nya mau Estelle bangun, nih udah bangun.


Mau gelak susah Ma, tangan sama kaki Estelle ga bisa di gelakin. Punggung juga gatel lasa nya mau bangun abis itu beldiri.


Pegel Ma, tidul mulu sehalian. Mama udah lihat poto yang Estelle ambil?


Ada banyak cake cantik loh Ma, Mama di mana?


Mama malah kalna Estelle lama bangun ya? Estelle udah bangun lama kok Ma.


Tapi Estelle ga bisa gelak, suala juga ga bisa kelual ga tau kenapa. Mama di mana? Ma...


Paman nya suluh diam bisa ga Ma?


Kalau ada kehidupan yang lain kayak yang Mama bilang waktu itu Estelle mau jadi anak Mama lagi, Papa aja Ma yang di ganti.


Tukar tambah deh Ma, kayak waktu Mama balikin buah yang kita beli kemalin kalna penjual nya bohong.


Nah kita balikin Papa ke langit Ma, Papa kan nakal, balikin ke pencipta aja Ma.


Mama nangis kalna Papa kan?


Atau kalna Estelle ga bangun? Estelle tuh udah bangun kok Ma.


Setiap hali Estelle nunggu Mama, Estelle suka waktu itu Mama gendong Estelle.

__ADS_1


Mama bilang kan Estelle belhalga, Estelle itu dunia Mama.


Mama juga kok, bagi Estelle Mama itu pelmen kapas nya Estelle, Estelle juga suka banget sama Mama.


Mama di mana sih? Mama ga malah kan? Atau Mama nangis diem-diem lagi? Jangan nangis lagi Ma...


Estelle ga mau Mama nangis, Maafin Estelle ya, Estelle juga ga benci Mama malah sayang kok sama Mama.


Mama itu juga Mama yang paling pintel, bisa buat susu, buat gambal di tanah, buat bunga di vas.


Mama juga kuat kok, waktu itu aja bisa bawa kotak mainan Estelle. Kok Mama bilang waktu ga kuat lagi?


Mama di suluh mindahin sofa ya sama Papa?


Makanya Mama lalang Estelle benci Papa?


Ma?


Di mana? Estelle udah bangun loh?


Mau di peluk Mama, Estelle ga suka di sini sendilian kalau ga ada Mama...


"Heuk!"


Kangen Ma, Estelle mau Mama tapi meleka malah panik Ma. Bukan nya manggil Mama...


...


"Astaga tuan? Anda menangis?"


Pelayan tersenyum langsung mengusap air mata yang keluar di mata anak kecil yang tampan itu.

__ADS_1


Wajah yang diam dan mata yang sebelum nya hanya menatap dengan bingung itu kini tiba-tiba mulai menangis.


"Pindahkan dia, kita akan lakukan tes lanjutan." ucap sang dokter karna mengira anak kecil yang belum bisa bicara itu menangis karna merasa sakit di bagian tubuh nya.


__ADS_2