Calm Down! Mr. Psycho!

Calm Down! Mr. Psycho!
Sup jagung


__ADS_3

5 Hari kemudian


Anna tak bisa bergerak, tubuh nya terkunci dengan pelukan seseorang dan kemudian menatap ke arah pria yang mendekap tubuh mungil nya.


"Kau mau kita liburan saja? Tidak perlu tidur di pinggir kolam," ucap Lucas yang melepaskan pelukan nya dan menatap ke arah sang istri yang telungkup di atas tubuh bidang nya.


Anna diam sejenak seperti dengan berpikir, ia menatap ke arah pria yang belum memiliki perubahan apapun itu karna memang efek yang ia berikan jangka panjang.


"Aku boleh keluar?" tanya Anna yang menatap ke arah pria itu dengan mata biru nya yang bulat.


"Ya, lagi pula nanti anak itu tidak akan bisa ikut kan? Dia masih tidur panjang," ucap Lucas yang suka tak akan ada menganggu di liburan nya.


Anna diam sejenak, ucapan tentang putra nya terasa begitu sensitif dan membuat nya terdiam namun ia tak bisa mengatakan apapun.


"Ya, ayo keluar bersama, kita juga belum bulan madu kan? Padahal ini sudah setahun lewat." ucap Anna yang tersenyum ke arah pria itu dengan wajah yang tampak cantik itu.


Menyembunyikan rasa gugup dan takut nya karna sang suami pun seperti tak mengetahui apapun.


"Kita mau ke mana? Aku akan membawa mu." ucap Lucas yang mengusap wajah gadis itu.


"Black Forest? Aku belum pernah ke sana sama sekali," Ucap Anna yang memikirkan sesuatu.


Destinasi wisata di negara nya namun ia sendiri belum pernah ke tempat tersebut.


Lucas mengangguk kecil mendengar nya, ia kemudian menatap ke arah pria itu dan melihat ke arah istri nya lagi.


"Kau tau bersikap manis tapi kenapa saat ada anak itu kau hanya memikirkan nya saja?" tanya Lucas yang ingin perhatian penuh istri nya.


"Bukan nya sekarang aku sudah memperhatikan mu? Aku hanya melihat mu kan?" tanya Anna dengan senyuman yang menyipit dan tampak cerah.


Ia sudah terlalu terlatih untuk senyuman palsu nya sehingga sudah bisa melakukan semua nya dengan baik.


Lucas tersenyum tipis mendengar nya, menatap ke arah wanita yang beranjak duduk di atas perut nya yang penuh dengan otot itu.


"Ya, aku suka yang sekarang." jawab Lucas yang menatap ke arah gadis itu dan tampak melihat nya dengan tatapan yang tak bisa di ungkapkan.


Anna diam sejenak, sekarang dan dulu berbeda. Ia pun tak mungkin mengatakan apa perbedaan nya.


"I love you," ucap Anna yang tersenyum pada pria itu.


Lucas terdiam beberapa saat dan kemudian menatap ke arah wanita yang bahkan pernyataan itu tak bisa ia percayai namun ia tetap suka mendengar nya.


Ia yakin jika itu adalah kebohongan, namun entah mengapa kebohongan itu sendiri tak bisa ia tolak.


"Love you more," Ucap nya yang menarik tengkuk wanita yang berada di atas tubuh nya dan kemudian mengecup nya dengan pelan.


Anna tak menolak sama sekali, ia membuka mata nya dan melirik ke arah pria itu sesaat ketika ciuman nya masih berlanjut.


Ia takut dan merasa bersalah namun ia juga tak tau apa lagi yang harus ia lakukan untuk membuat Estelle nya tetap ada.

__ADS_1


Pikiran nya buntu dan hanya satu hal yang bisa ia pikirkan setelah memikirkan anak nya.


Perasaan yang campur aduk namun pada akhir nya ia tetap memilih seseorang yang sudah menjadi bintang di hidup nya.


...


Dua hari kemudian


Lucas mengehentikan langkah nya, ia menatap ke arah wanita yang tampak sedang membereskan koper yang untuk ia bawa segera.


"Ini..."


Pria itu tak mengatakan apapun, ia menatap ke arah ampul yang berada di tangan sang istri dan kemudian di masukkan bersamaan dengan barang lain nya.


Ia tentu tak ingin wanita itu memberikan sesuatu yang buruk untuk nya tapi ia sendiri tak bisa menolak nya sama sekali.


Menolak senyuman, tatapan, dan sikap yang hanya tertuju pada nya.


Perhatian yang bahkan tak bisa ia tolak sama sekali.


......................


Black Forest


Villa


"Suka?" tanya Lucas yang melihat ke arah tempat yang kecil namun cantik itu.


Anna tersenyum tipis, ia mengangguk dan membayangkan putra nya ikut bersama nya.


Pasti wajah menggemaskan itu akan tampak bingung dan ingin bertanya pada nya dengan banyak pertanyaan yang terlintas di atas kepala kecil nya.


"Kita akan ke danau besok, kau istirahat saja dulu." ucap Lucas yang beranjak masuk ke dalam kamar.


...


Pukul 07.23 pm


Lucas melihat ke arah makanan dan minuman yang tersaji di depan nya, mata nya melirik sejenak ke arah wanita yang masih menuangkan beberapa sisa masakan yang belum tersaji.


"Nah! Sekarang kita makan malam!" ucap Anna yang menunjukkan senyuman nya.


"Kau tidak mau makan makanan pesan antar saja?" tanya Lucas yang menatap ke arah sang istri.


Deg!


Anna tersentak, ia gugup seketika karna ia hampir mencampur semua zat tak berwarna dan berbau itu ke dalam makanan dan minuman yang tersaji di depan nya.


Bahkan jika makanan itu akan ia makan di saat yang bersamaan.

__ADS_1


"Ti.. tidak aku-"


"Aku hanya tanya, aku mau sup jagung, kau tau cara membuat nya kan? Buatkan lagi untuk ku," ucap Lucas yang memotong dan padahal Anna sendiri baru saja ingin duduk.


Anna mengangguk, ia bangkit dan ingin memasak apa yang di minta suami nya.


Srrekk!


Wanita itu tersentak dan kemudian menatap ke arah suara kursi yang bergeser.


"Ka..kamu ngapain di sini? Kamu kan bisa duduk aja Luc..." ucap Anna yang gugup saat melihat ke arah pria yang ikut bangun dan berdiri di dekat nya.


Greb!


Lucas memeluk wanita itu, tak sulit untuk membuat nya senang karna ia hanya ingin kepatuhan.


Dan tentu harapan itu sedikit sulit karna setiap orang ingin memiliki kebebasan untuk diri nya sendiri tanpa rasa kepatuhan yang harus membuat mereka tunduk.


Anna terdiam, pelukan yang erat dengan napas yang terasa hangat di lengkung leher nya mengalahkan udara dingin di tempat yang bahkan sudah memakai pemanas buatan itu.


"Aku sulit masak nya Luc..." ucap Anna lirih karna memang selain ia yang sulit bergerak ia juga tak bisa memasukan apapun ke dalam makanan yang ia buat.


Pikiran buntu yang hanya memikirkan untuk menyelamatkan putra nya, memang sulit namun ia sendiri bahkan bisa menukar nyawa yang berada di dalam tubuh nya untuk membuat mahluk kecil itu kembali bangun.


20 menit kemudian.


"Makan,"


"Ya?"


Anna tampak bertanya-tanya, menu tambahan yang ia buat ternyata berada di depan duduk nya.


"Bu.. bukan nya kamu yang minta tadi?" tanya Anna lirih yang menatap ke arah pria itu.


"Ya, tapi yang suka sup jagung kan itu kau." jawab Lucas yang mulai memakan makanan yang sudah di siapkan untuk nya.


"Tidak, aku makan-"


"Makan dulu yang ada di depan mu, kenapa kau tidak mau makan masakan mu sendiri? Di sana ada racun?" tanya Lucas yang menatap ke arah sang istri.


Anna tersentak, ia diam dan menatap ke arah pria itu.


Bukan di sini Luc tapi di makanan kamu!


"Tidak ada, kenapa aku mau melakukan nya?" tanya Anna dangan senyuman tipis.


Lucas tak mengatakan apapun, ia tau semua nya dan bahkan untuk apa yang masuk ke dalam makanan nya serta masakan baru yang tak di beri 'bahan tambahan' apapun.


Anna diam, ia kemudian memakan sup yang baru ia buat dan sesekali menatap ke arah sang suami.

__ADS_1


__ADS_2