Cinta Tuan Sempurna

Cinta Tuan Sempurna
Season 2 ~ Luka Keira


__ADS_3

Dua orang anak manusia itu kini duduk berhadapan di sebuah restoran mewah dan romantis. Mereka duduk di ruang VIP lantai atas. Diiringi dengan musik jazz yang sangat mendukung suasana.


Dari tempat mereka duduk, mereka dapat menikmati keindahan malam. Bintang-bintang bertaburan di langit menjadi pemandangan gratis untuk mereka nikmati.


Mereka adalah Keira dan Adam. Berbanding terbalik dengan keadaan restoran yang romantis dan manis. Mereka duduk membisu, tanpa kata. Tak ada sedikit pun kemesraan di antara mereka berdua. Keduanya begitu kikuk dan canggung.


Adam, kini ia menjadi seorang lelaki dewasa. Dengan setelan jas hitamnya terlihat tampan dan menawan. Adam sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses. Kini ia menjadi seorang pria dewasa yang keren dan maskulin. Namun, raut wajahnya tak sedikit pun menunjukkan keramahan. Ada rasa tak suka yang laki-laki itu tunjukkan.


Lain halnya dengan gadis yang berusia 22 tahun itu, gadis itu tampil cantik dengan gaun berwarna peach. Senyum manis dan malu-malu tersungging di wajahnya yang manis. Jantung Keira berdegup kencang berduaan dengan lelaki pujaan hatinya. Terbayang kencan manis yang ia idamkan selama ini, akan terwujud malam ini.


Mereka berdua segera memesan makanan. Dengan tenang dan tanpa suara Adam dan Keira menghabiskan makan malam mereka. Sesekali gadis itu mencuri pandang dan tersenyum diam-diam. Rasanya ia kesulitan menelan makanannya karena gugup. Bahkan, ia juga kesulitan bernafas.


Selesai makan, Adam segera membuka pembicaraan. Karena dari yang dapat ia tangkap gadis cantik yang duduk di hadapannya itu tak berniat memulai kata. Sungguh Adam tak ingin lagi berlama-lama di tempat itu. Ia tak nyaman.


"Kei ... aku mau bicara jujur," kata Adam tak ingin membuang waktu.


"Aku menemuimu hanya karena paksaan mama," tambahnya. Senyum yang sedari tadi tersungging di wajah cantik Keira menghilang. Bagai petir di siang hari, meluluh lantakkan hati Keira. Keira begitu kecewa. Namun, sebisa mungkin gadis cantik itu menahan rasa sakitnya.


"Kamu tahu kan? Aku nggak pernah suka sama kamu. Aku cuma menganggap kamu sahabat baikku. Aku ingin kamu tahu, aku tak pernah ingin menikah denganmu. Aku nggak akan nyaman jika harus menikah dengan orang yang sudah tumbuh bersamaku sejak kecil."


Kata-kata Adam menjadi sebuah tamparan keras untuk Keira. Hatinya hancur berkeping-keping. Tak menyangka laki-laki itu begitu kejam. Berpuluh tahun ia mencintainya, namun sedikit pun ia tak pernah ada di hati lelaki itu. Lalu apa artinya persetujuan yang ia sampaikan di acara keluarga kemarin.

__ADS_1


"Aku tahu kamu sudah lama mencintaiku," kata Adam menghela nafas.


"Dia tahu? Kalau kamu tahu, kenapa kamu masih bisa sekejam ini Kak?"


"Tapi aku tak pernah bisa mencintaimu, dan tak akan pernah bisa."


"Ta-tapi kenapa kakak tak menolak perjodohan kita kemarin?" tanya Keira menangis.


"Aku tak sanggup menghancurkan kebahagiaan mama dan tante Kia kemarin malam," kata Adam dingin.


"Lalu? Kamu sanggup menghancurkan hatiku, Kak? Meskipun kamu sudah tahu aku mencintaimu sejak lama? Dan sama saja, mama dan mama Medina akan kecewa saat mengetahui kakak tak menginginkan perjodohan ini," kata Keira dengan nada meninggi. Hatinya sungguh sakit dan kecewa.


"Maafkan aku Kei. Aku harus melakukan ini. Kita tak akan pernah bahagia, jika memaksakan hubungan ini. Aku tak akan pernah bisa membahagiakanmu. Karena sedari awal, aku tak pernah mencintaimu."


"Tidak Kei. Maaf aku tak bisa. Berpuluh tahun aku sudah berusaha untuk mencintaimu. Tapi sampai sekarang, tak ada sedikit pun rasa cinta ini tumbuh untukmu. Mengertilah Kei. Kamu berhak bahagia, ada laki-laki lain yang lebih pantas bersanding denganmu. Yang mencintaimu dan sanggup memberikan seluruh dunianya untukmu."


"Tapi yang Keira inginkan hanya kak Adam," kata gadis itu kekeh.


"Apa kurangku Kak? Apa aku kurang cantik? Atau kurang menarik? Katakanlah! Aku akan berubah untukmu."


"Kei! Jangan keras kepala! Aku muak dengan sikap manjamu itu."

__ADS_1


"Berpikirlah dewasa Kei. Pikirkan bagaimana dengan perasaanku juga. Ada wanita lain yang sudah aku cintai," kata Adam penuh emosi. Ia terpaksa mengatakan hal yang sebenarnya, agar gadis itu sadar bahwa mereka tak mungkin bersama. Perkataan adam semakin membuat Keira hancur. Ada wanita lain yang berhasil mencuri hati Adam. Hal yang meski ia lakukan bertahun-tahun namun tak ia dapatkan.


"Kamu bicaralah dengan tante Kia. Aku akan jujur dengan mama."


Lelaki itu pergi begitu saja meninggalkan Keira tanpa belas kasihan. Gadis itu menangis tersedu. Tempat impian yang harusnya menjadi tempat kencan termanisnya kini menjadi tempat paling buruk yang akan ia kenang. Tempat yang berhasil menghancurkan hatinya hingga berkeping.


Tak ada kesempatan lagi untuk hidup bersama lelaki pujaan hatinya. Sakit, ternyata selama ini ia hanya cinta sendiri. Sikap lebih hangat dan bersahabat yang selama ini Adam tunjukkan hanya sebagai bentuk kesopanan saja.


Keira frustasi. Ia tak kalah cantik dengan wanita lain. Dia seorang dokter yang sukses. Keluarganya berada. Apalagi kurangnya ia sehingga tak mampu membuat Adam jatuh cinta.


"Kejam Kak, kamu kejam..."


"Maafkan aku Kei. Aku ingin kamu bahagia."


Adam meninggalkan tempat itu penuh rasa bersalah. Namun semua itu harus ia lakukan demi Isabella, wanita yang ia cinta. Wanita yang sudah membuat ia bertekuk lutut.


Adam sudah hampir setahun menjalani hubungan cinta dengan Isabella. Seorang model, yang ia kenal sedari setahun yang lalu.


Isabella Cristiani. Seorang wanita keturunan campuran. Ayahnya seorang warga negara Inggris dan ibunya warga Indonesia. Gadis itu seorang kristiani, sehingga sampai saat ini Adam belum bisa menikahinya.


Adam tak akan pernah meninggalkan agamanya. Isabella pun sama, tak akan pernah mau menjadi seorang mualaf. Apalagi profesinya yang seorang model membuat ia hidup bebas. Ia sering berpakaian minim, juga sering keluar masuk club malam. Sehingga tak mungkin ia menjadi seorang mualaf.

__ADS_1


Adam belum bisa mengatakan hubungannya kepada orang tuanya. Karena ia yakin tak mungkin Ray dan Medina akan mengizinkannya menikahi seorang Isabella.


Namun, Adam terlanjur mencintai Isabella terlalu dalam. Tak dapat lagi ia mundur. Hubungan mereka sudah terlalu rapat, layaknya sepasang suami istri. Sudah hal yang biasa jika mereka bermalam bersama. Hal itu membuat Adam tergila-gila pada wanita cantik itu. Belum pernah ia merasakan cinta seperti saat ini. Adam sungguh-sungguh ingin menjadikan Isabella sebagai ibu dari anak-anaknya.


__ADS_2