Dhavin Bos Mafia Jatuh Cinta Kepadaku S2

Dhavin Bos Mafia Jatuh Cinta Kepadaku S2
146 : DBMJCP : Kisah malam mereka


__ADS_3

‘Kenapa? Kenapa? Kenapa aku bisa tertangkap lagi?! Sebenarnya bagaimana cara Ayah bekerja sih?! Gara-gara aku gagal kabur, hasilnya keamanannya kan jadi semakin di perketat?!’ Setelah gagal kabur, karena Adel dan satu orang laki-laki yang merupakan anak buah dari Ayah nya gagal melakukan pekerjaannya dengan baik, alhasil mereka berdua jadi tertangkap, dan kembali di masukkan kedalam ruang isolasi dengan kamar yang terpisah. 


Dan gara-gara itu juga, keamanannya semakin di perketat. 


Diantaranya adalah menambah keamanan Cctv, beberapa penjaga yang di tempatkan di pintu masuk, juga tanpa di ketahui oleh Adel sendiri, sebenarnya di dalam tubuhnya sudah tertanam alat pelacak. 


Membuat Adel semakin frustasi, sebab rencana yang bahkan belum Adel mulai, untuk menyelidiki Revina, yang merupakan teman sekelasnya dulu, harus kandas lebih dulu gara-gara hanya menggoda seorang pria. 


Dan kesalahannya, Adel salah perhitungan, sebab pria yang ia goda bukanlah pria sembarangan, itulah kesalahan fatal yang ia miliki. 


‘Kenapa aku jadi seperti ini? Bahkan Ayah yang tidak becus itu membuat posisiku semakin diperparah seperti ini. Gila, apa yang akan terjadi kepadaku selanjutnya?’ Pikir Adel lagi. Dia sama sekali tidak bisa tidur, gara-gara ia sungguh di tangkap kembali di saat ia akan mendapatkan kebebasannya. 

__ADS_1


____________


Di ruangannya kamarnya Freddy.


“F-Freddy, apa yang kamu lakukan?” 


“Melakukan malam pertama?” Seringai Freddy saat melihat Vinella, saat ini sudah Freddy bawa ke dalam kamarnya, dan kini sudah ada di bawah tubuhnya, tepat dimana mereka berdua sedang ada di atas tempat tidur milik Freddy sendiri. 


“Lalu apa artinya dengan gaun pengantin yang masih kamu pakai ini?” Tanya Freddy seolah ia tidak tahu apa-apa.


“Aku hanya belum sempat menggantinya, karena aku ada laporan penting yang harus aku beritahu kepadamu.” Ucap Vinella dengan wajah serius, tapi tidak bisa menutupi wajah yang sudah tersipu malu itu, gara-gara tepat saat Freddy membukakan pintu, tangannya langsung di tarik dan di hempas ke atas tempat tidurnya Freddy. 

__ADS_1


Dan benar, saat tubuhnya mendarat di atas tempat tidur milik dari pria ini, Vinella langsung mendapatkan aroma khas milik Freddy yang seakan langsung menguap dan memenuhi kamar tersebut. 


“Laporan apa Vin?” meskipun salah satu tangannya mendapatkan luka, bagi Freddy itu bukanlah apa-apa, selain rasa menyenangkan ketika ada sesuatu yang bisa ia ajak bermain di tengah malam seperti ini. “Apakah laporan kalau jam ini jadwalmu adalah menghangatkan tempat tidurku?” 


CUP.


Satu kecupan mendarat di bahu kiri Vinella yang polos, yang sontak membuat bulu kuduk Vinella langsung meremang, karena kecupan lembut, hangat, juga cukup menggelikan. 


Apakah malam ini akan menjadi malam yang membuatnya kembali terlena akan kenangan yang belum lama ini ia dapatkan setelah bermain dan tidur bersama pria ini semalaman seperti waktu itu?


‘Freddy ini, dia benar-benar pintar menggoda. Aku jadi penasaran seberapa banyak wanita yang sudah pernah dia go- Tunggu! Kenapa aku tiba-tiba memikirkan latar belakangnya? Tidak, jangan pikirkan itu, tapi pikirkan soal Adel ini, dia har-’ Sayang sekali, saat pikirannya berusaha di tuntut untuk kembali ke tujuan utamanya untuk memberitahu Freddy soal Adel yang hampir saja kabur, Vinella tiba-tiba merasakan adanya usapan lembut yang mengalir dari lututnya dan menuju ke pahaya. 

__ADS_1


__ADS_2