
Hari ini kepulangan Rayana dari rumah sakit, banyak wartawan yang telah berkumpul di depan gedung rumah sakit, membuat beberapa satpam harus melakukan penjagaan extra karena takut pasien akan merasa terganggu.
Rayana dengan mengenakan topi dan juga masker segera keluar dari gedung rumah sakit tersebut, dengan di dampingi beberapa pengawal, segera masuk ke dalam mobil.
Wartawan yang sedari tadi menunggu tak di beri kesempatan untuk melakukan sesi wawancara, yang hanya mampu di wawancarai adalah sekertaris Rayana, yang mengatakan bahwa. "Kesehatan Rayana belum pulih sepenuhnya, jadi mohon memberinya waktu."
"Rayana baru saja di rawat karena kelelahan, untuk saat ini masalah aktivitas shooting dan pemotretan di tiadakan, hanya beberapa saja yang masih jalan," jelas sekertaris Rayana ketika melewati para wartawan.
"Bagaiman apakah Pith tahu tentang keadaan Rayana?"
"Iya pastinya, karena mereka memiliki hubungan yang baik, kita juga kemarin melihat dari Instagram Pith yang mendoakan Rayana dari jauh," terang sekertaris Rayana mengakhiri pembicaraan mereka, sebelum kemudian berlalu meninggalkan para awak media tersebut.
Dokter Aldi yang melihat hal tersebut dari jendela rumah sakit ruangannya hanya menggeleng kemudian tersenyum, rasa memang sulit di tebak, bagaimana mungkin ia jatuh cinta dengan seorang selebgram yang merambah ke dunia industri pekerjaan seni, di tambah lagi lebel sebagai seorang pengusaha muda.
Ada rasa sedikit insecure di hatinya, namun ia akan berusaha berjalan berdampingan dengan Rayana, mencoba pantas untuk berdiri di samping Rayana, dengan segala kekurangan yang ia miliki dan segala kelebihannya.
Tak lama kemudian seorang suster datang untuk memberitahu kehadiran pasien yang sudah bersiap untuk mengantri, mengecek kehamilan mereka. Dokter Aldi mengangguk bertanda siap untuk memeriksa para bumil yang rata rata merupakan penggemarnya.
"Pagi dok," kata salah satu ibu hamil yang tengah masuk bersama dengan suaminya.
"Iya Bu, mau perikasa aja, atau mau USG sekalian?" tanya dokter Aldi tersenyum ramah.
"Ini dok periksa aja," kata wanita tersebut.
Dokter Aldi segera memeriksa keadaan ibu hamil tersebut kemudian tersenyum. "Semua normal Bu, tidak ada yang harus di cemaskan," kata dokter Aldi dengan ramah. "Hanya perlu beberapa vitamin aja."
"Baik dok terimakasih," pasien tersebut tersenyum ke arah dokter Aldi. "Hm dok," tampak ragu ragu ibu itu bertanya.
"Ada apa Bu?" Dokter Aldi sedikit khawatir.
"Bisa tolong di usapin perut saya? Biar anaknya seganteng dokter," ibu tersebut mengutarakan permintaan nya.
__ADS_1
"Ah iya Bu, tidak apa apa," kata dokter Aldi berjongkok segera mengusap perut ibu hamil tersebut yang mulai membuncit.
Setelah sekian banyaknya drama di hari itu, akhirnya sore pun tiba, dokter Aldi segera berjalan gontai menuju rumahnya.
Ah, rasanya sudah dua hari tak ia sambangi karena menemani calon istri di rumah sakit. Dokter Aldi segera membuka membuka pintu kamarnya, kemudian membersihkan dirinya.
Dokter Aldi segera mencari Willi dan menemukannya di taman belakang, Willi tampak bermain main membuat dokter Aldi segera ikut bergabung.
"Sayang kamu lagi apa hayo," dokter Aldi mengusap lembut punggung Willi.
"Willi lagi main detektif detektif an Pah," kata Willi sambil tengah memegang kaca pembesar.
"Papa boleh ikut?" tanya dokter Aldi membuat Willi segera mengangguk.
"Papa jadi detektif Nori aja, biar Willi jadi Conan," kata Willi polos.
"Kalau mama?" Tiba tiba suara yang selama ini sangat tak ia inginkan kembali menggema di rumahnya.
"Pa Tante ini siapa? Mama Willi kan cuman mama Aya," kata Willi dengan polos tak mengerti maksud wanita yang berdiri di hadapannya.
Dokter Aldi tersenyum kemenangan, melihat Willi sendiri tak mengenalinya, menurut Willi ini adalah hukuman untuk wanita ini yang tak pernah mau menemui dan menemani anaknya sendiri, dan memilih untuk berjalan dan bermalam dengan pria lain.
"Kamu lihat kan? Dia bahkan tidak mengenalimu," sinis dokter Aldi, segera membawa Willi ke dalam gendongannya.
"Karna kamu ga pernah memperkenalkanku," sanggah wanita itu.
Dokter Aldi memutar bola matanya ketika mendengar hal tersebut, dengan cara apa ia memperkenalkan wanita itu? Foto? Sementara dia sendiri tak pernah muncul muncul, bak di telan bumi, setelah usai ketuk palu hari itu.
"Ayo lah yang tidak pernah datang menemui Willi adalah kamu, karna kesibukan bersama dengan kekasih kekasih mu," kembali lagi dokter Aldi tersenyum sinis melihat wanita itu.
Dokter Aldi sungguh tak suka dengan kedatang wanita yang pernah menjadi istrinya itu, membuatnya ingin segera mengusirnya.
__ADS_1
"Sayang, ini mama nak," Wanita itu terus memaksa Willi untuk menerima uluran tangannya.
"Engga mama willi cuman mama Aya," kata Willi mulai terisak, karena takut orang asing dengan makeup yang sedikit dberlebihan.
Willi bahkan tampak menangis di dalam pelukan dokter Aldi, membuat dokter Aldi kesal di buatnya.
"Kau lihat? Jangan buat dia takut, Aku tak suka anakku menangis," kesal dokter Aldi, memandang wanita tersebut.
"Apa? Kau bukan ayah biologisnya, jadi akan sangat mudah untukku mendapatkannya kembali," kata wanita itu berbalik meninggalkan. dokter Aldi dan Willi.
Dokter Aldi segera menenangkan Willi, sementara dadanya terus bergemuruh mengingat perkataan terakhir dari wanita tersebut.
Ya, mungkin yang di katakan wanita tersebut benar, dan biar bagaiman pun, Willi bukanlah anak kandungnya, namun ia juga tak ingin terjadi apa apa kepada Willi, dan ingin terus menjadi ayah bagi Willi.
Dokter Aldi meletakkan Willi dengan pelan di atas tempat tidur miliknya, kemudian keluar kamar tersebut dengan pelan.wjaahnya tamapak sangat bersedih.
Babysiter yang memang mengetahui hal tersebut segera menelfon seseorang, ia berharap orang yang di telfonnya itu mampu mengembalikan mood tuan muda besarnya untuk kembali tersenyum.
Sementara itu dokter Aldi duduk termenung di samping tempat tidurnya memikirkan perkataan dari mantan istrinya. Tiba tiba pintu terbuka dan menampakkan seorang wanita cantik dengan seutas senyum yang menawan.
"Kamu kenapa?" tanya wanita itu berbasa basi, sontak membuat dokter Aldi segera menghamburkan pelukan ke arah wanita tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****Selamat berpuasa teman teman sekalian bagi yang muslim 🙏🙏🙏****...
...Mohon maaf jika ada salah dan kekhilafan serta ketersinggungan selama author menulis novel terimakasih...
...Jangan lupa like, komentar, vote, dan jadikan favorit. Sebagai penyemangat bagi Author. Agar, author nya lebih semangat up, dan lebih panjang lagi up nya....
...Dan terimakasih sebanyak banyaknya yang sudah dengan loyalnya memberikan vote, dan hadiah, serta koin. I Love You...
__ADS_1