Duda Genit

Duda Genit
S3 (caper)


__ADS_3

Rakara terdiam melihat wajah cemong Aiyla, yang terlihat sangat kelaparan saat memakan spagetinya. Bahkan saat saosnya menetes di tangan Aiyla segera mengusapnya.


"Kamu makannya jorok banget sih?" Rakara segera menegur Aiyla dan memberi Aiyla tempat tisue. "Kamu itu doyan apa lapar?"


"Habis lapar pakai bingits sih kak, tapi ya lapar juga," Aiyla tersenyum jenaka, membuat Rakara segera menggeleng. Rakara kembali melanjutkan makannya, begitupun Aiyla.


Saat Aiyla akan segera kembali memakan makanannya, tiba tiba seseorang mendorong kepala Aiyla hingga wajah Aiyla di penuhi saus tomat. Rakara terkejut segera memandang ke arah pelaku.


"Enak ga adik lak*nant?" Suara itu menggema di telinga Aiyla, membuat Aiyla sadar suara itu milik seseorang yang sangat ia kenal. Ingin sekali Aiyla rasanya menjambak rambut pemilik suara tersebut


"Kak lo bener bener ya," Aiyla terdengar sangat kesal hampir saja berteriak dan mendorong Ahmed, namun langkahnya terhenti ketika melihat Iki ikut bersama dengan Ahmed.


Ahmed tersenyum kemenangan, Ahmed tahu betul bahwa Aiyla memiliki perasaan terhadap Iki, tak mungkin Aiyla terlalu menampakkan jiwa bar bar miliknya. Karena Iki menyukai wanita yang kalem, dan lembut.


^^^"Ya Allah ya Tuhanku, kuatkan lah hambah mu ini dalam menghadapi dua makhluk menyebalkan ini, dan tolong jangan sampai kak Iki melihat sisi beringasku, tapi lama lama aku jadi kelepasan nanti," Aiyla diam diam tahu bahwa akan di buat pusing oleh Ahmed dan Rakara.^^^


Ya, duo songe sudah berkumpul maka habislah dirinya akan menjadi bulan bulanan kedua orang ini, apalagi Ahmed tahu betul kelemahannya dan kini membawakannya.

__ADS_1


"Wih masker ya dek, masker tomat katanya kan bagus," Ahmed terkikik, begitupun dengan Rakara. Untungnya lelaki pujaan hati Aiyla di situ, setidaknya kelihatannya saja akan membuat dirinya tenang.


"Biar tambah glowing," ejek Rakara, sontak membuat Aiyla berdecik kesal.


"Ih tadi itu di dorong kakak loh, lagian ni ya mana ada orang maskeran di restoran," Aiyla sedikit kesal dengan kakanya.


"Ini buktinya," Ahmed segera mengambil cermin untuk aiyla.


"Ih kakak ngeselin lo ya lama lama, gemes Ai nih ama kakak jadinya, pingin tabok," nada gemes.


Iki melihat interaksi mereka menjadi terkekeh. Mereka terlihat sangat dekat, meskipun selalu saja bertengkar ketika bertemu, bahkan tak jarang akan seperti Tom and Jerry, namun dia tetap bahagia karena tahu bahwa mereka saling menyayangi.


"Ih kakak Ai masih ting ting nih," Aiyla tak terima dikatakan ngidam seperti itu oleh kakaknya, akhirnya membuatnya kelepasan, dan benar benar memukul kakaknya dengan sangat kencang. Sehingga melupakan sejenak kehadiran lelaki incarannya.


"Iya kah? Lo kan hobi keluar?" Ahmed itu terus menggodanya, bahkan memberikan ejekan yang rancu, jika saja mereka tak terbiasa dengan hal tersebut mungkin yang lain akan salah faham.


"Kakak lo ngomong apaan sih? Lo bisa buat orang salah faham," Aiyla kembali memberi hadiah pukulan kepada Ahmed.

__ADS_1


"Eh kalian ngapain sih makan di sini?" Ahmed mengalihkan pembicaraan mereka.


"Oh ini pusing saya, dia minta gaji terus, padahal baru dua hari kerja," Rakara segera mengadukan sifat dari Aiyla.


"Ha lo minta berapa dek? Malu maluin aja lo," Ahmed memandang adiknya dengan curiga.


"Cuman lima puluh ribu doang kok," kata Aiyla cemberut, menunjukkan jari lima puluh ribu. "Doanya aja nih yang takur minta ampun."


"Ada ada aja kamu Ai," kini Iki menimpali, dan memberikan Aiyla tisu untuk mengusap wajah penuh saus.


"Makasih kakak, kakak emang yang paling baik di antara mereka," Aiyla mengeluarkan senyum manisnya, membuat Rakara dan Ahmed endelik, dengan adegan sok lembut Aiyla.


"Caper!"


Yuk ikut partisipasi give away dari novel CEO belok vs colonel Cantik, untuk dua orang pemenang, masing masing pulsa 20k


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...Jangan lupa like, komentar, vote, dan jadikan favorit. Sebagai penyemangat bagi Author. Agar, author nya lebih semangat up, dan lebih panjang lagi up nya....


...Terimakasih buat teman teman yang sudah membaca S1 sampai S2 duda genit, untuk saat ini cerita dari season 2 sudah...


__ADS_2