
Rayana dan dokter Aldi segera kembali ke rumah mereka, dokter Aldi meminta Rayana untuk beristirahat siang ini, dokter Aldi ingin Rayana lebih banyak beristirahat, karena ini adalah kehamilan pertama bagi Rayana, pastinya akan lebih rentan lagi.
Rayana segera berbaring di samping dokter Aldi, kemudian dokter Aldi segera menarik Rayana ke dalam pelukannya.
Rayana tersenyum di dalam pelukan dokter Aldi, membuat dokter Aldi bahagia. Entah kenapa semenjak mengetahui Rayana hamil, dokter Aldi selalu ingin menjaga Rayana lebih ekstra lagi.
terlebih lagi saat ini dokter Aldi telah mempublish keberadaan dirinya, membuat dirinya harus ekstra menjaga keluarganya.
Orang orang yang dulu mencelakai kedua orang tuanya, pastinya saat ini tengah mengincar dirinya dan keluarganya.
Dokter Aldi bahkan meminta Willi untuk melakukan home schooling, agar Willi tak kemana kemana, sehingga dalam masalah. Belum lagi orang orang menganggapnya Willi adalah anak kandung dari dokter Aldi.
"Sayang jangan keluar kemana pun kalau tanpa aku ya, atau kalau mau apa apa minta siapa saja ya," dokter Aldi semakin merengkuh Rayana ke dalam pelukannya.
"Hm, emang kenapa?" Rayana bukannya tak tahu, namun ia ingin suaminya sendiri yang bercerita.
"Nanti suatu saat nanti aku akan cerita," dokter Aldi mengusap lembut rambut Rayana. "Yang terpenting kamu jaga kesehatan, jangan sakit, jangan setres," dokter Aldi mengecup puncak kepala Rayana.
__ADS_1
"Ih kamu nih main rahasia rahasiaan ah, ga seru," Rayana sedikit cemberut, karena dokter Aldi tak mau jujur juga kepadanya.
"Aku cuman ga mau kamu setres honey, ya sayang ku," dokter Aldi melonggarkan pelukannya.
Dokter Aldi hafal betul dari suara Rayana terdengar bahwa Rayana tengah kesal dengannya.
"Udah jangan marah, jangan ngambek apalagi cemberut," dokter Aldi menempelkan kening mereka berdua. "Kalau kamu banyak pikiran nanti kasian baby kita sayang," dokter Aldi mengecup hidung Rayana.
"Ih geli," Rayana menggerbikkan bibirnya.
Dokter Aldi sudah dapat mendengar suara Rayana yang sudah berubah seperti biasanya, membuat dokter Aldi tersenyum senang.
Rayana mengusap lembut wajah dokter Aldi, kemudian mengecup puncak kepala dokter Aldi.
"Sayang kamu janji ya sama aku kalau ga akan pernah ninggalin aku, dalam keadaan apapun," dokter Aldi sedikit terisak.
"Sayang kamu jangan ngomong gitu lagi," Rayana mengecup bibir dokter Aldi dengan singkat.
__ADS_1
"Sayang maaf ya karena dengan aku, kamu jadi gini deh," dokter Aldi memejamkan matanya, mencoba menghentikan tangisannya.
"Sayang dengerin aku dulu ya, soalnya hidup aku ini takdir tuhan, ga akan bisa di hindari, jodoh aku dengan Willi ketemu kamu, dan hidup bareng dengan kamu," Rayana mengusap lembut pipi dokter Aldi.
Dokter Aldi memang lebih cengeng semenjak Rayana mengandung, mungkin itu juga bawaan bayi.
"Sayang janji ya jangan tinggalin aku," dokter Aldi kembali lagi meminta Rayana untuk tidak meninggalkannya.
"Sayang tadi ingat kan pesan dokter? Supaya kamu ga banyak setres, percaya kita bisa hadapi semuanya," Rayana mencoba meyakinkan dokter Aldi.
Hi semua novel baru author udah ada nih, judulnya Mr. Gay Vs Colonel cantik, jangan lupa di baca dan di like ya, di tunggu kedatangannya di novel baru author.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Selamat hari raya idul Fitri semua, bagi teman teman sekalian bagi yang muslim 🙏🙏🙏...
...Mohon maaf jika ada salah dan kekhilafan serta ketersinggungan selama author menulis novel terimakasih...
__ADS_1
...Jangan lupa like, komentar, vote, dan jadikan favorit. Sebagai penyemangat bagi Author. Agar, author nya lebih semangat up, dan lebih panjang lagi up nya....