Duda Genit

Duda Genit
S2 (Pindah)


__ADS_3

"Assalamualaikum," Rayana mengucap salam ketika masuk ke rumah orang tuanya.


Sementara dokter Aldi sedang membantu asisten rumah tangganya, untuk membawakan koper besar milik mereka bertiga.


Rayana yang melihat Rakara, segera berlari menghampiri Rakara dan memeluknya dari arah belakang.


"Ba... kangen kakak," Rayana mengejutkan Rakara.


"Adek jangan lari lari, kamu lagi hamil loh," Rakara mencoba mengingatkan.


"Iya ini juga ga apa apa kok," Rayana tersenyum ke arah Rakara.


"Ya udah kamu duduk dulu ya, soalnya kamu baru datang," Rakara menuntun adiknya untuk segera duduk di sofa.


Sementara dokter Aldi segera menaiki lantai dua, menuju kamar Rayana, ia ingin segera memasukkan koper mereka agar tidak berantakan.


"Raya sayang udah datang?" Angel tiba tiba datang dari arah belakang.


"Iya bunda," kata Rayana dengan dramatis, seolah mereka berpisah telah lama.


"Idih dramatis amat sih Ray," Rakara menggeleng melihat kelakuan adiknya.


"Bodo amat," Rayana segera memeluk tubuh bundanya.

__ADS_1


"Suami kamu mana Raya?" Angel mencari keberadaan menantu bungsunya.


Pasalnya saat ini sangat cucu langsung menghampiri Daniel di taman belakang, Willi ingin mengajak Daniel bermain dan menonton.


"Eh di atas kali, tadi lagi naikin koper," Rayana juga bari teringat akan suaminya.


"Susul dulu sana," Angel segera memerintahkan anaknya. "Hati hati naik tangga nya."


"Iya bunda," sahut Rayana menapaki tangga satu demi satu.


Saat Rayana membuka pintu kamarnya, dokter Aldi tampak tengah merapikan baju mereka, membuat Rayana tersenyum dan segera masuk ke dalam kamar.


"Sayang ngapain? Nanti biar aku aja," kata Rayana memeluk tubuh dokter Aldi dari belakang.


"Sayang ga apa apa, aku seneng kok ngelakuin ini untuk kamu, yang penting kamu jangan setres dan jangan kecapean," dokter Aldi membelai wajah istrinya dengan lembut.


Dokter Aldi memonyongkan bibirnya membuat Rayana terkekeh, Rayana tahu betul maksud suaminya jika begitu. Rayana segera menjinjitkan kakinya, demi mensejajarkan wajah nya dengan dokter Aldi.


Cup.


Rayana mengecup bibir dokter Aldi, sontak membuat dokter Aldi tersenyum senang. Dokter Aldi segera menarik tengkuk Rayana dan mendaratkan bibirnya di sana, dokter Aldi kemudian me*lu*mat dengan lembut bibir Rayana.


Dokter Aldi memejamkan matanya menikmati lu*ma*tan tersebut, rasanya tak pernah berubah, bahkan mungkin lebih memabukkan. Tubuh Rayana yang semakin berisi membuat dokter Aldi melihat Rayana semakin seksi saja.

__ADS_1


Setelah lima menit mereka merasa kehilangan nafas, kemudian dokter Aldi melepaskan pa*ngu*tan mereka, dokter Aldi menempelkan keningnya dan kening Rayana, sungguh wanita yang di hadapannya ini memberikannya banyak kekuatan untuk terus maju, jika tak ada wanita yang ada di hadapannya saat ini, entah apa yang akan terjadi pada dirinya, saat menghadapi banyak masalah jika tak ada Rayana.


Dokter Aldi kembali mendekatkan wajahnya dan kembali me*lu*mat bibir Rayana, mereka berdua sama sama terhanyut dalam ciuman tersebut, dokter Aldi bahkan menggiring Rayana menuju tempat tidur, saat sampai di sisi tempat tidur, dokter Aldi segera membaringkan Rayana dengan lembut, tampa melepaskan pa*ngu*tan mereka.


"Ehem," sebuah suara mengejutkan mereka berdua.


Dokter Aldi segera melepaskan pa*ngu*tan bibir mereka, dan memandang ke arah sumber suara, ternyata itu adalah Rakara. Seketika wajah Rayana dan Rakara memerah, karena malu terpergok oleh Rakara.


"Bisa di tunda dulu ga? Mau makan malam soalnya," Rakara sedikit tersenyum senyum melihat hal tersebut, sebenarnya cukup lama Rakara di ambang pintu yang memang tak tertutup, namun Rakara penasaran dengan kejadian selanjutnya, maka dari itu Rakara hanya diam dan menjadi penonton.


Dokter Aldi mengusap tengkuknya semakin membuat Rakara mengulum senyum. Mereka bertiga segera berjalan beriringan, dengan Rayana yang melangkah terlebih dahulu.


"Sabar ya, anggap saja iklan tengah lewat," Rakara menepuk pundak adik iparnya.


Hi semua novel baru author udah ada nih, judulnya Mr. Gay Vs Colonel cantik, jangan lupa di baca dan di like ya, di tunggu kedatangannya di novel baru author.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Selamat hari raya idul Fitri semua, bagi teman teman sekalian bagi yang muslim 🙏🙏🙏...


...Mohon maaf jika ada salah dan kekhilafan serta ketersinggungan selama author menulis novel terimakasih...


...Jangan lupa like, komentar, vote, dan jadikan favorit. Sebagai penyemangat bagi Author. Agar, author nya lebih semangat up, dan lebih panjang lagi up nya....

__ADS_1


__ADS_2