Duda Genit

Duda Genit
Kebahagian


__ADS_3

"Sayang dua hari lagi kita persiapan ulang tahu Willi, dan sekalian syukuran ya," kata dokter Aldi ketika mereka berada di dalam mobil.


"Sip, temanya tetap sama ya, Avengers," pinta Rayana cengengesan.


"Iya sayang," dokter Aldi segera mengusap lembut kepala Rayana. "Pak kalau ada apotik kita singgah sebentar ya."


"Lah buat apa?" Rayana sedikit bingung memandang dokter Aldi.


"Buat ada deh, nanti kamu tunggu di mobil aja ya," dokter Aldi segera menggenggam tangan Rayana. "Sayang kamu ga mual atau apa kan?"


Rayana mengernyit bingung dengan maksud dari dokter Aldi, Rayana bahkan merasa sehat sehat saja, dan bahkan lebih baik dari biasanya.


"Kayaknya aku ga papa deh, aku baik baik aja," Rayana tersenyum ke arah dokter Aldi.


"Ya udah, kalau gitu aku ke apotik aja dulu ya, kamu tunggu di dalam aja" kata dokter Aldi segera turun dari mobil yang berhenti tepat di depan apotik.


Rayana yang memang di minta untuk menunggu di dalam mobil, hanya berdiam diri sembari membuka snack yang selalu ada di dalam mobil.


Rayana memakannya dengan lahap, sementara supir mereka hanya berdiam diri menunggu dokter Aldi datang.


Tak lama kemudian dokter Aldi datang dengan bungkusan plastik putih di tangannya, dokter Aldi tampak tersenyum ketika mendapati Rayana tengah asyik makan di dalam mobil.


Jika di ingat ingat Rayana memang lebih banyak makan akhir akhir ini, sungguh sepertinya dokter Aldi memang sibuk atau banyak pikiran, sehingga tak menyadari perubahan tersebut.


"Kamu mau lebih banyak jajanan itu ya?" dokter Aldi menunjuk snack yang tengah di makan Rayana.


"Iya enak banget," kata Rayana semabari menyuapi dirinya sendiri.


Dokter Aldi segera mengelus perut Rayana, sembari mengecup pipi Rayana. "Ya sudah kita ke mall buat beli deh."


"Beneran?" Rayana tampak sangat bahagia mendengar hal tersebut. Dokter Aldi mengangguk meyakinkan Rayana.


Supir mereka segera membawa Rayana dan dokter Aldi segera ke salah satu mall terdekat, serah sampai dokter Aldi segera menggandeng Rayana masuk ke dalam mall.


Rayana tampak mengambil troli, dan membeli beberapa barang yang di inginkan. Dokter Aldi segera mengambil alih troli tersebut.


"Sudah semua sayang?" dokter Aldi mengusap lembut kepala Rayana.


"Udah," kata Rayana namun melangkah menuju ke tempat ice cream.

__ADS_1


"Lah katanya udah," kata dokter Aldi terkekeh.


"Iya tapi kan untuk Willi," Rayana mengambil beberapa ice cream untuk Willi.


"Hm udah? Ya udah kita ke tempat buah ya," dokter Aldi berjalan dengan mendorong troli yang hampir penuh.


Rayana hanya mengikuti dokter Aldi dari belakang. Setelah mendapatkan buah yang di inginkan, dokter Aldi segera mendorong troli mereka ke arah kasir.


Setelah membayar, mereka segera kembali ke mobil, dengan supir mereka yang telah menunggu.


Sesampainya di rumah, dokter Aldi mengajak Rayana untuk kembali ke kamar, dokter Aldi meminta Rayana untuk melakukan tes kehamilan manual.


Meskipun dokter Aldi yakin istrinya sedang hamil, tapi dokter Aldi juga ingin memastikannya lebih jelas lagi.


"Kamu yakin? Kecewa ga nanti?" Rayana tampak sedikit ragu.


"Kalau belum berarti kita usaha lagi, mungkin kita di suruh perbanyak goyangin tempat tidur," kata dokter Aldi dengan kerlingan me*sumnya.


"Sayang kamu makan aja dulu ya, mama sama papa mau bicara dulu," dokter Aldi segera menarik tangan Rayana ke dalam kamar mandi.


Sesampainya di dalam kamar, dokter Aldi segera mendorong Rayana ke dalam kamar mandi dengan pelan.


"Sabar sayang kadang emang lama," dokter Aldi mencoba meyakinkan Rayana.


Selang satu menit mereka berdua kembali melihat hasil test tersebut, alangkah bahagianya mereka karena mendapati garis dua di alat tersebut.


"Sayang," seru dokter Aldi memeluk Rayana, dengan menitikan air matanya.


Dokter Aldi tak dapat membendung air mata bahagianya, sungguh ini adalah salah satu hal yang membahagiakan di dalam hidupnya, selain berhasil mempersunting Rayana.


"Sayang terimakasih," dokter Aldi terus saja memeluk dan mengecup seluruh wajah Rayana.


Dokter Aldi bahkan beberapa kali mengecup air mata Rayana yang sempat terjatuh, dokter Aldi segera menarik tengkuk Rayana.


Dokter Aldi meluncurkan bibirnya kearah Rayana, dokter Aldi mengecup kemudian me*lu*mat bibir Rayana dengan lembut. Rayana sudah mengalungkan tangannya ke leher dokter Aldi, mereka saling menge*cap, menyalurkan rasa bahagia mereka saat ini.


"Aku bahagia banget," kata dokter Aldi setelah melepaskan pa*ngu*tan mereka.


Dokter Aldi kembali mengecup bibir Rayana hingga berkali kali, tangan dokter Aldi juga sudah mengusap lembut perut Rayana, sembari tersenyum bahagia.

__ADS_1


"Kamu terakhir kali dapat kapan sayang?" dokter Aldi tampaknya sudah mulai merubah propesinya di hadapan Rayana.


"Hum kayaknya dua minggu lalu deh," Rayana tampak sedikit ragu, Rayana mencoba mengingat ngingat.


"Ya deh kayaknya," dokter Aldi ikut mengingat ingat masa puasanya.


"Tu kan," kata Rayana membenarkan ucapannya.


"Berarti kemungkinan kandungan kamu udah dua Minggu sayang," kata dokter Aldi mengecup bibir Rayana kembali.


Mereka kembali berpelukan menyalurkan rasa bahagia dan syukur mereka. "Ayo kita kabarkan dengan yang lain," kata dokter segera menarik Rayana ke luar.


Saat berada di luar, dokter Aldi segera menarik Willi ke dalam pelukannya, kemudian mengecup kening Willi berkali kali.


"Willi akan punya adek di sini," dokter Aldi mengusap lembut perut Rayana.


Willi mendengar hal itu sontak ber-lonjak bahagia, ia segera memeluk Rayana kemudian menempelkan telinganya di perut Rayana.


"Adeknya di dalam perut ya ma? Kira kira kapan keluarnya?" Willi tampaknya sangat antusias.


"Masih lama keluarnya, nanti adeknya tunggu sudah aga besar dan siap untuk keluar baru bisa keluar," jelas dokter Aldi tersenyum.


"Emang adek muat di perut mama?" Willi tpak sangat penasaran.


"Muat nanti perut mama akan besar, biar adeknya muat," kata dokter Aldi menjelaskan kembali.


"Nanti perut mama sebesar balon ya pa? Atau sebesar ini," Willi segera mengambil bola balonnya yang cukup besar.


"Iya nanti perut mama sebesar balon, tapi ga sebesar itu juga sayang," dokter Aldi tampaknya sangat gemas dengan pertanyaan sang anak yang sangat antusias.


Hi semua novel baru author udah ada nih, judulnya Mr. Gay Vs Colonel cantik, jangan lupa di baca dan di like ya, di tunggu kedatangannya di novel baru author.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Selamat hari raya idul Fitri semua, bagi teman teman sekalian bagi yang muslim 🙏🙏🙏...


...Mohon maaf jika ada salah dan kekhilafan serta ketersinggungan selama author menulis novel terimakasih...


...Jangan lupa like, komentar, vote, dan jadikan favorit. Sebagai penyemangat bagi Author. Agar, author nya lebih semangat up, dan lebih panjang lagi up nya....

__ADS_1


__ADS_2