
Hari ini adalah hari resepsi pernikahan Anna dan Lucas suaminya, sudah banyak awak media yang meliput pernikahan Anna dan Lucas. Bagaimana tidak, Anna merupakan mantan istri salah satu crazy rich nya Indonesia, yaitu Daniel Mark Rasyid.
Banyak awak media yang menantikan kedatangan sang mantan suami, hanya untuk meminta pendapatnya. Meski mereka memiliki pernikahan yang hanya bertahan selama dua tahu, dan ini juga merupakan perpisahan mereka yang ke dua tahun. Akhirnya Anna memutuskan untuk menikah kembali, setelah perceraiannya dengan Daniel.
Sebuah mobil Limosin berhenti di depan hotel, membuat para awak media berkumpul, untuk melihat siapa yang datang.
Saat pintu mobil di buka, terlihatlah sang bintang figuran yang di nanti oleh banyak orang, mereka penasaran Daniel datang dengan siapa. Hingga akhirnya, sang pasangan bintang figuran malam itu menunjukkan wajahnya, di depan publik, yaitu Angel.
Angel turun dari mobil dengan mengenakan dress hijau toska, tampa lengan, dengan bagian depan tertutup, bagian belakang terbuka hingga ke area punggung atas Angel, sementara bawahan panjang, dengan belahan di bagian bawahan hingga sampai di paha bagian atas. Angel tampak begitu elegan, dengan gaun tersebut. Penampilan Daniel tampak serasi dengan jas yang matching dengan warna dress Angel.
Ya semua sibuk memotret Daniel dan Angel, hingga sampai ke dalam gedung. Angel dan Daniel menjadi objek perhatian setelah pengantinnya, atau bintang utamanya. Apalagi setelah Angel dan Daniel menyalami pengantinnya, yang tampak begitu akrab.
"Selamat atas pernikahan nya ya, semoga langgeng," ucap Angel saat tengah di atas pelaminan, Angel tampak menyalami Anna.
"Terimakasih, cepat nyusul ya," kata Anna mencubit pipi Angel dengan lembut.
Daniel memukul tangan Anna, karena tidak suka orang lain mencubit pipi kekasihnya. "Jangan cubit Angel, cuman saya yang boleh mencubit Angel."
"Kalau cium?" goda Anna.
"Cubit saja tak boleh apalagi cium," kata Daniel ketus.
"Oh ya ampun, tuan bucin yang posesif," tawa Anna dan Lucas.
Para media tak menyia nyiakan hal itu, mereka segera mengambil potret tersebut sebanyak banyaknya.
"Ayo foto bareng," kata Lucas kepada Anna dan juga Daniel.
Awalnya foto mereka memang sama seperti foto pada umumnya, namun selanjutnya photografer meminta berpose dengan pasangan masing masing, membuat Daniel menarik Angel ke sampingnya. Daniel memeluk Angel, sana seperti Lucas yang memeluk Anna.
"Ayo kedua pasangan lebih mesra lagi," pinta camereamen. "Coba yang pria cium pipi pasangannya."
__ADS_1
Daniel dan Lucas dengan segera mencium pipi Angel dan Anna, membuat semua orang bersorak. Angel tampak memerah karena malu, membuat Daniel kembali mengecup pipi Angel.
Daniel segera mengajak Angel turun, karen sebentar lagi Anna akan melakukan pelemparan bunga, hal yang di tunggu oleh para wanita. Angel ikut berdiri di barisan para wanita, sembari menunggu bunga di lemparkan.
Saat Anna bersiap siap untuk melemparkan bunga, membuat para wanita berteriak histeris. Tiba tiba Anna berjalan mundur dan memberikan bunga kepada Angel. Angel terdiam menerima bunga itu, tak tahu harus berbuat apa. Tiba tiba seseorang mengetuk pundaknya dari belakang, membuat Angel segera menghadap ke belakang.
Ternyata itu Daniel, yang tiba tiba berlutut dan memberikan cincin kepada Angel. Seorang pelayan segera memberikan Daniel sebuah microphone.
"Will you marry me?" tanya Daniel, sembari mempersembahkan cincin di depan Angel.
Angel yang terkejut, tak tahu harus berkata apa. Mata Angel tampak berkaca kaca, mulutnya ia tutup dengan kedua tangannya. Angel kemudian mengangguk, mengiyakan pertanyaan Daniel.
Daniel segera berdiri dan memasangkan cincin di jari manis Angel. Kemudian Daniel memeluk Angel dengan erat. "Terimakasih banyak my future wife."
Semua para hadirin membanjiri mereka dengan tepuk tangan yang meriah. Membuat Anna mantan istrinya, sekaligus sahabatnya tersenyum.
Setelah pesta selesai, Angel dan Daniel segera ke suatu tempat. Angel dengan senyum yang tak henti hentinya tersenyum, membuat Daniel ikut tersenyum.
Angel segera memandang Daniel yang tengah menggenggam tangannya. Angel memeluk Daniel, membuat Daniel membalas pelukan tersebut. "Aku yang harus berterimakasih."
Daniel mengecup bibir Angel, kemudian kembali memeluk Daniel. "Kalau gini saya semangat puasa sayang."
Angel mendelik mendengarkan kata kata Daniel, kemudian memukul lengan Daniel. Yang terkadang kata katanya tak terkontrol.
"Sayang jangan galak galak, nanti saya gemas, ga jadi puasa nih," kata Daniel menggoda Angel.
"Dunit jangan mulai lagi loh," kesal Angel, yang malas di goda Daniel.
Baru saja Daniel bersikap romantis, bak Romeo yang melamar Juliet nya. Entah kenapa sikap sablengnya kembali, hingga menjadi sosok duda genit yang mesum.
"Apa sayang, saya bahkan ga ngapa ngapain? Memang saya pernah melakukan apa sama kamu? Kalau cium sih pernah," kata Daniel, dengan sikap sok polosnya, membuat Angel ingin sekali memukul wajah tampan, dan mulut lemes Daniel. Yang sayang sekali, itu lah yang membuat Angel jatuh cinta.
__ADS_1
"Jangan gitu ya, dasar ya emang kamu ga ngerasa atau pura pura lupa, malam kemarin kemarin ya lagi kan kamu ci... yum..." Angel tak jadi melanjutkan kata katanya, hampir saja ia menyebut, kata kata yang pastinya akan membuat Daniel tambah menggodanya.
"Ci... yum," beo Daniel. "Cium apa sayang?" tanya Daniel kembali dengan kepura puraan polosnya.
"Tau ah, lama lama ngeselin kamu ya," kesal Angel, membuat Daniel terkekeh.
"Kok bisa sayang?" tanya Daniel mempertahankan wajah polosnya. "Ayo lah cium apa sayang?"
"Udah ga usah di bahas lagi," kesal Angel mengalihkan pandangannya.
"Oh... Cium ne*nen kamu?" goda Daniel, membaut Angel memerah.
"Ngomong tolong di saring ya," kesal Angel, semakin membuat Daniel terkekeh.
"Emang omongan saya santan sayang?" tanya Daniel, semakin membuat Angel kesal. "Lagian itu kan cuman pemanasan. Ibarat motor kredit, itu cuman DP nya, belum lunas serah terima."
Angel menganga mendengar kata kata Daniel, membuat Angel kali ini benar benar memukul lengan Daniel. "Emang aku motor?" kesal Angel.
"Sayang ga sabar mau di drive ya?" tanya Daniel semakin menggoda Angel.
Angel yang kesal, segera menutup telinganya dengan rapat. "Dasar duda mesum," teriak Angel membuat Daniel semakin terkekeh.
Tak lama kemudian sampai pada tujuan, Daniel segera mengajak Angel keluar. Daniel menuntun Angel ke sebuah taman yang gelap, kemudia mendudukkan Angel di sebuah bangku taman.
Daniel kemudian memberi kode kepada para pelayan, membuat merek segera menghidupkan lampu. Di taman tersebut, terdapat sebuah tulisan 'will you marry me' membuat Angel tertegun.
"Sayang, mungkin kata kata ga akan pernah mampu untuk menggambarkan rasa cinta saya ke kamu. Namun ini merupakan penuturan rasa cinta saya kepada kamu, dengan setulus tulusnya," kata kata Daniel sedikit terhenti. "Sayang, sudihkah engkau menjadi istri saya, pendaping saya seumur hidupmu, serta pelengkap kekurangan saya."
Angel mengangguk, sembari menitihkan air matanya, kemudian memeluk Daniel. "Iya aku mau."
Daniel mengecup bibir Angel, kemudian memandang Angel. "Terimakasih."
__ADS_1