Duda Genit

Duda Genit
S2 (Janji Rakara)


__ADS_3

Malam ini dokter Aldi, Daniel, Rakara, dan Ardian selaku asisten dan sekertaris dokter Aldi yang setia, tengah berbincang bincang tentang rencana mereka yang terus gagal.


Mereka sungguh bingung bagaimana keadaan terus berpihak kepada lawan, seolah mereka mampu membaca setiap pergerakan, mereka mulai mengecek gerak gerik setiap anak buahnya, mencari penghianat di antara mereka.


"Bagaiman menurut mu?" Rakara di buat kelimpungan sendiri.


"Ah aku juga kurang mengerti, dari setiap mata mata yang ku kirim, tidak ada dari salah satu antara anak buah ku yang memungkinkan untuk berkhianat, sementara data rencana kita terus bocor," keluh dokter Aldi.


Dokter Aldi sedikit kelimpungan, karena merasa kecolongan sesuatu, namun tak tahu sumbernya, semua rencana seolah hancur.


"Si tua bangka itu memang tak pernah berubah, dia pasti memiliki niat licik, ayah bahkan masih ingat betul bagaiman mereka mencurangi perusahaan ayah, ketika bekerja sama," Daniel mengingat ngingat masa lalunya.


"Ayah memang masih muda ya?" Rakara melirik wajah ayahnya yang mengatai orang lain, tampa menyadari keadaan dari dirinya.


"Dasar menyebalkan," Daniel mendelik ke arah putra tunggal nya, bagaiman tidak Daniel merasa di rendahkan dan terhina dengan kata kata dari anaknya itu.

__ADS_1


Dokter Aldi dan Ardian menyunggingkan senyum terhibur dengan tingkah kedua anak dan ayah tersebut, mereka memang lebih santai jika bersama, tidak seperti orang kebanyakan.


"Iya maaf ayahanda Romo Mangun jaya," Rakara tampaknya tertular oleh Rayana, terbukti dari cara berbicaranya.


"Nah ini nih gara gara keseringan ketemu Raya kamu, aneh nya ketularan Raka," Daniel menunjuk putranya yang saat ini tertawa. "Kamu sedikit jauh jauh deh dengan Raya, demi kehidupan masa depan anak kamu."


Daniel memandang wajah anak dan menantunya secara bergantian. "Kamu kalau anak kamu yang sableng Ka, ayah curiga anak siapa, tapi kalau anak Aldi yang sableng, ayah sudah tahu itu pasti dari istrinya Raya."


Ke empat pria dewasa itu tertawa karena kata kata Daniel, memang benar adanya, karena sebenarnya Raya itu turunan sifat dari Daniel dan Melisa, ibu Daniel.


Diam diam Ardian bersyukur atas keluarga baru dari majikannya, mereka bahkan menerima segala kekurangan dokter Aldi, dan bahkan bersedia membantu segala masalah yang di hadapi dokter Aldi. Bahkan dokter Aldi tak pernah terlihat sebaik dan seceria ini, sebelum menikah dengan Rayana, ah tidak, lebih tepatnya setelah mengenal Rayana.


Tampaknya dokter Aldi menikahi orang yang tepat, dari keluarga yang tepat, namun bak kata pepatah, semakin tinggi sebuah pohon, maka akan semakin tinggi pula cobaannya. Ini lah yang saat ini di hadapi dokter Aldi, dan keluarga barunya. Demi menjemput kebahagiaan yang seutuhnya, harus melewati rintangan telebih dahulu. Dalam diam Ardian berdoa semoga mendapatkan jodoh yang sama sebaik jodoh dokter Aldi.


"Tuan anda benar benar beruntung memiliki mereka," Ardian membisikkan kata-kata tersebut, sontak membuat dokter Aldi tersenyum senang.

__ADS_1


Dokter Aldi mengangguk kan kepalanya, tanda menyetujui kata kata dari bawahannya itu, bagaiman tidak isterinya tak hanya cantik, namun juga di idam idamkan oleh banyak lelaki, bahkan hari pernikahan nya berhasil mematahkan banyak hati para pemuja Rayana. Belum lagi ternyata keluarga itu benar benar baik, menerima setiap kekurangan dan kelebihan dari dirinya.


"Mereka benar benar sesuatu yang di kirim untuk menyembuhkan luka yang kumiliki," balas dokter Aldi membuat Ardian tersenyum senang.


"Jadi bagaiman jika kita melakukan rencana di mana hanya kita kita saja yang mengetahuinya, jika memang masih bisa di baca, maka kita wajib memeriksa orang di sekitar kita, termasuk ruangan ini, takutnya di sini ada tersimpan cctv," usul Ardian sontak membuat Daniel dan Rakara yang tadinya bertengkar tentang kata kata tua bangka menjadi mengangguk setuju.


"Ingat jangan ceritakan kepada siapapun, termasuk orang terdekat kita," tekan Daniel. "Termasuk kepada istri kita."


Rakara mengangguk ragu, bukan tak bisa menjaga rahasia, namun janjinya kepada sang istri membuatnya sedikit resah. Namun Rakara juga tak dapat menghindari permintaan ayahnya, karena ini memang terbaik untuk semua.


Hi semua novel baru author udah ada nih, judulnya Mr. Gay Vs Colonel cantik, jangan lupa di baca dan di like ya, di tunggu kedatangannya di novel baru author.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Selamat hari raya idul Fitri semua, bagi teman teman sekalian bagi yang muslim 🙏🙏🙏...

__ADS_1


...Mohon maaf jika ada salah dan kekhilafan serta ketersinggungan selama author menulis novel terimakasih...


...Jangan lupa like, komentar, vote, dan jadikan favorit. Sebagai penyemangat bagi Author. Agar, author nya lebih semangat up, dan lebih panjang lagi up nya....


__ADS_2