Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 103 - Membuka Kejahatan


__ADS_3

Selama beberapa detik seluruh tamu undangan dan para awak media yang juga di undang ke pesta penyambutan terdiam.


Seluruh orang yang berada di dalam aula bahkan menahan nafas mereka selama beberapa detik saat melihat wajah cantik Hunter pemula yang selama ini menjadi buah bibir di Kota C.


Kecuali beberapa orang. Yang berdiri di belakang Anna, yang tidak bisa melihat wajahnya secara langsung.


Melihat tatapan kagum orang-orang yang berada di bawah panggung, Cassey berjalan perlahan ke samping Anna, untuk melihat langsung apa yang sebenarnya membuat semua orang menatap kagum pada gadis itu.


Namun, saat Cassey baru melihat profil samping Anna, ia tersentak kaget hingga dengan refleks termundur beberapa langkah.


“A-a…”


Cassey merasakan suaranya tercekat di tenggorokan. Nafasnya naik turun dengan cepat akibat jantungnya yang berdetak lebih kencang secara tiba-tiba seperti baru saja melihat sosok hantu.


Saat Anna menoleh padanya, Cassey hanya bisa menatapnya selama beberapa detik sebelum akhirnya mengalihkan pandangannya.


'Dia Anna kan? Dia masih hidup?!'


Sama halnya yang terjadi pada Reinhard Bern. Pemuda itu bahkan tak bisa mengeluarkan kata-kata akibat keterkejutannya.


°°°


Beberapa juru kamera yang akhirnya tersadar dari rasa kagumnya, buru-buru mengambil foto Anna.


Suara jepretan kamera terdengar bersahut-sahutan saat kamera-kamera melakukan pekerjaannya dalam mengambil gambar wajah gadis cantik yang berdiri dengan tenang di atas panggung.


Semua wartawan akhirnya tersadar kembali dan menghujani Anna dengan berbagai macam pertanyaan yang selama ini sudah mereka simpan untuk mereka tanyakan saat akhirnya dapat bertemu dengan siswi misterius itu.


Namun, saat semua pertanyakan dilayangkan pada gadis itu, Anna sama sekali tak menggubris mereka. Mulutnya seakan terkunci rapat.


Anna hanya memberikan senyuman pada para wartawan.


Sampai sekitar 3 menit berlalu, Anna baru membuka mulut untuk berbicara.


Anna menatap pada Wang Chu Gong yang terlambat mengenali wajahnya.


Wang Chu Gong yang merasa sangat familiar dengan wajah cantik Anna, akhirnya mengingat kembali di mana ia pernah bertemu dengannya. Lebih tepatnya, dia sempat memerhatikan dalam waktu yang sangat lama wajah cantik itu saat menonton rekaman CCTV sebelum terjadinya usaha pembunuhan di lantai 6 gedung Asian Soul.


“Tuan Wang…,” Anna mulai berbicara, “Saya menerima undangan Anda dan hadir di tempat ini sebenarnya untuk menanyakan satu hal pada Anda.”


Semua orang yang berada di aula diam untuk mendengarkan apa yang akan Anna katakan selanjutnya.


Setelah Anna selesai berbicara, semua mata kini tertuju pada Wang Chu Gong.

__ADS_1


Mereka merasa heran saat meliat wajah Chu Gong mengeras seolah-olah ada suatu hal yang disembunyikannya.


Anna melanjutkan kalimatnya, “Rekaman CCTV di hari terjadinya penganiayaan itu, apakah Anda masih menyimpannya?”


“Anna!”


Suara teriakan seorang pria tiba-tiba terdengar dari bawah panggung, dari belakang para awak media yang berdiri tepat di depan panggung.


Brandon Lloyd yang akhirnya bisa kembali pada kesadarannya, berteriak. Pria paruh baya itu kemudian berlari menuju atas panggung.


Brandon memang sudah tahu bahwa Anna masih hidup. Namun, saat ia melihat putri bungsunya itu secara langsung, ia juga terkejut hingga sempat terdiam lama.


Baru saat ia menyadari betapa berbahayanya jika Anna sampai membuka mulut di hadapan para awak media, terutama karena ada ketua Asosiasi Hunter Kota C dan juga kepala Akademi di tempat itu, Brandon akhirnya tersadar dan berteriak untuk memotong apa yang akan Anna katakan selanjutnya.


Brandon Lloyd berlari dengan cepat ke atas panggung, bermaksud ingin menyeret Anna pergi dari tempat itu.


Namun, tepat saat pria paruh baya itu melangkahkan kakinya di anak tangga terakhir, sosok tinggi tegap menghalangi jalannya.


Brandon Lloyd tersentak sesaat, saat melihat orang yang telah menghalanginya. Namun, bukan saatnya untuk takut pada pria itu. Dia lebih takut jika sampai Anna membuka mulutnya. Jadi, Brandon hendak melewati samping pria itu untuk kembali pergi menuju Anna.


Namun, Brandon tak bisa melanglahkan kakinya lagi saat pria itu menarik dan menggenggam erat lengannya.


“Tuan Lloyd, jika Anda terlihat seperti ini, saya akan semakin merasa curiga pada Anda.” Ucap Wang Zhu Ming, mengingatkan.


Brandon Lloyd mengumpulkan energi Mana nya di tangan yang lain dan dengan cepat menyerang Wang Zhu Ming.


Dengan gerakan ringan, Wang Zhu Ming menangkap pukulan itu dengan tangannya yang lain.


Brandon berusaha menarik kembali tangannya, namun cengkeraman Zhu Ming terlalu erat.


Tak kehabisan akal, Brandon Lloyd melayangkan kepalanya, bermaksud untuk membenturkan dahinya pada dagu Wang Zhu Ming.


Wang Zhu Ming menghindarinya, lalu dengan cepat menyarangkan lututnya pada perut Brandon.


Buukkkk!


Brandon yang terkena serangan tanpa bisa mengelak langsung terbungkuk.


Wang Zhu Ming menendang punggung lutut pria paruh baya itu dengan keras hingga membuat Brandon jatuh dengan posisi berlutut.


Wang Zhu Ming kemudian melipat tangan Brandon ke belakang tubuhnya dan menahannya dalam posisi berlutut.


°°°

__ADS_1


Keributan kecil tidak hanya terjadi di salah satu sisi panggung.


Wang Chu Gong yang menyadari akan adanya bahaya jika sampai Anna membuka mulutnya, langsung berlari cepat menghampiri Anna, saat melihat Wang Zhu Ming menangkap pukulan Brandon Lloyd tadi.


Namun, langkah pria itu juga terhenti saat sosok ramping berdiri menghalanginya.


“Apa yang ingin Anda lakukan dengan berlari terburu-buru seperti itu, tuan Wang?”


Ronald Stewart menatap Wang Chu Gong dengan tatapan tajam.


Ketua Asosiasi itu memang belum mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi. Gina juga belum menceritakan apapun padanya.


Rudyard Lau dan Maxim Williams yang berada di tahanan Asosiasi juga tidak memberitahukan apapun tentang percobaan pembunuhan dan penganiayaan yang Cassey lakukan.


Namun, berdasarkan instingnya setelah melihat raut wajah mencurigakan dari Chu Gong, Ronald merasa ada hal salah yang sedang direktur cabang Asian Soul itu sembunyikan. Ia pun bergerak cepat.


“Tuan Stewart?!” Wang Chu Gong terkejut.


“Nona itu tadi bertanya mengenai rekaman CCTV. Apa maksudnya?” tanya Ronald Stewart seraya menatap wajah Chu Gong dengan penuh selidik.


Para awak media mencium adanya sebuah masalah yang terjadi di antara para Hunter itu. Mereka langsung mengabadikan kejadian tersebut dengan kamera yang mereka miliki. Tak satupun diantara mereka yang berbicara dan hanya fokus merekam kejadian itu.


Cassey Lloyd juga menyadari datangnya bahaya jika Anna membuka mulutnya. Oleh karena itu, dengan cepat ia berlari untuk menyeret Anna pergi dari situ.


Namun, saat Cassey sudah menggenggam pergelangan tangan Anna dan hendak langsung menariknya pergi, ia terejut karena tangan itu begitu kokoh hingga ia bahkan tak bisa membuat Anna bergerak walaupun hanya untuk menggoyangkan tangannya saja.


Tak…!


“Aaahhh…!”


Anna menyentakkan tangan yang di genggam Cassey. Bersamaan dengan itu, terdengar suara tulang sendi terlepas dari tempatnya.


Cassey merasakan sakit pada pangkal tangannya yang baru menggenggam pergelangan Anna saat sendinya terlepas. Namun, pekikkannya hanya terdengar sekali dan suara erangan kesakitan tertahan di tenggorokannya saat seluruh tubuhnya diselimuti oleh energi sihir kuat yang bahkan membuatnya tak bisa bergerak.


Anna mengabaikan Cassey. Ia mengeluarkan smartphone dari kantong celananya lalu melakukan panggilan pada Miyuki selama beberapa detik.


Setelah selesai melakukan panggilan dan mengembalikan smartphone ke kantong celananya, Anna akhirnya kembali berbicara.


“Karena rekaman CCTV pada hari itu telah dilenyapkan oleh tuan Wang Chu Gong, saya akan menunjukkan pada Anda semua salinannya.” Ucap Anna.


Anna menoleh pada Cassey dan tersenyum getir padanya.


"Apa kau tidak senang karena aku masih hidup?"

__ADS_1


Setelah Anna berbicara, lampu di seluruh aula tiba-tiba padam selama beberapa detik.


Saat lampu kembali menyala, Anna, Cassey dan Brandon Lloyd, lenyap dari tempat itu.


__ADS_2