Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 171 - Alat Pendeteksi Iblis


__ADS_3

Anna kemudian menunjuk pada layar besar di belakang panggung.


"Mungkin cuma para ilmuwan yang bisa mengerti artinya, kita mungkin tidak bisa mengerti arti dari video itu. Tapi, itu adalah jenis pergerakkan aura dari energi Mana pada manusia biasa."


Semua orang melihat layar yang menampilkan gambar bergerak berwujud asap abu-abu di layar tersebut. Asap itu bergerak dengan halus, tenang dan berputar-putar dengan sangat pelan, seperti sebuah awan yang di hembuskan oleh angin sepoi-sepoi.


"Ini adalah jenis energi Mana yang dimiliki semua orang. Gerakannya sangat lembut dan halus. Pergerakan ini juga yang menyebabkan semua orang tidak mendapat efek apapun pada saat saling berdekatan dengan manusia biasa."


Anna kemudian mempersilahkan wartawan yang menjadi sukarelawan untuk kembali ke tempatnya.


Sambil menunggu wartawan itu kembali, Anna juga menjelaskan bagaimana seorang bayi yang baru lahir tidak akan memiliki energi Mana seperti orang dewasa.


Energi Mana biasanya di dapatkan dari kontaminasi orang-orang di sekitar. Energi Mana akan terakumulasi pada tubuh tiap orang.


Anna baru menjelaskan sampai di situ saat seorang wartawan mengangkat tangannya dan meminta izin untuk bertanya.


"Silahkan," ucap Anna, yang tidak keberatan penjelasannya terpotong.


Anna memang berencana untuk menjelaskan semua hal yang sudah ia pelajari dari Miyuki dan semua hal yang ia juga dapatkan dari pengalamannya sendiri. Jadi, hari ini dia benar-benar ingin meluangkan waktu untuk para wartawan. Karena setelah ini, Anna berpikir untuk tidak akan melakukannya lagi.


"Nona Anna. Apakah Anda bisa menjelaskan bagaimana seseorang bisa mendapatkan kebangkitan alami sementara yang lain tidak? Apakah hal itu terjadi secara acak?"


Anna tersenyum pada orang itu, yang membuat wajahnya langsung merona saat melihat senyuman di wajah seorang gadis cantik tertuju pada dirinya.


Anna sudah memiliki jawaban atas pertanyaan tersebut. Sato Corp. juga sebenarnya memiliki jawaban akan hal itu, namun mereka masih tidak meyakininya hingga mereka tidak berani memberitahukannya pada publik.


"Akan saya jelaskan dari awal. Sebenarnya, seorang bayi yang baru lahir, memiliki energi Mana yang sangat murni. Itu adalah energi Mana yang bayi bawa dari Sang Pencipta." Anna diam sebentar, merenungkan lagi kalimat terakhirnya. Itu adalah kesimpulan yang dia ambil sendiri atas pemikiran-pemikiran yang berada di benaknya setelah ia menyadari bahwa energi Mana seorang bayi yang baru lahir, sama dengan energi Mana yang ia miliki.


Sedangkan kesimpulan yang ia ambil tentang dari mana asal energi Mana nya, hanya karena jenisnya sama persis dengan yang dimiliki seorang bayi.


Energi Mana bawaan bayi itu ada, karena sistem kehidupan yang di berikan Sang Pencipta pada semua makhluk hidup memang membutuhkannya.


Anna kemudian melanjutkan, "Sayangnya, energi Mana murni yang sebenarnya di berikan Sang Pencipta untuk manusia tersebut kalah akibat terkontaminasi oleh energi Mana yang berasal dari Dungeon-dungeon yang tersebar di seluruh dunia,"


"Kebangkitan alami seorang Hunter tidak terjadi secara acak. Sebenarnya hal itu bisa terjadi karena seseorang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik pada dirinya di titik tertentu. Itu adalah saat dimana kontaminasi energi Mana yang terakumulasi di dalam tubuh seseorang sedang bersiap untuk berkembang biak."


Anna menghentikan penjelasannya sesaat dan memandang semua orang yang sedang mendengarkan penjelasannya dengan serius sehingga menimbulkan keheningan di dalam ruangan.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, ia kembali melanjutkan.


"Baiklah, untuk sedikit memperjelas, akan saya ulangi sedikit," Ucap Anna, khawatir penjelasannya tidak dimengerti, "Energi Mana yang tersebar luas di sekitar kita akan menumpuk di dalam tubuh. Energi Mana itu kemudian akan berkembang biak dalam tubuh orang-orang yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik tadi. Hingga pada akhirnya, seseorang mengalami kerusakan sistem jaringan energi Mana di tubuhnya yang pada akhirnya menyebabkan orang tersebut mengalami sakit parah."


"Seperti yang sudah kita semua ketahui, seseorang mendapatkan kebangkitan alami setelah mereka sebelumnya mengalami sakit parah, kan? Pada saat itulah tubuh mereka menerima reaksi dari energi Mana yang berasal dari Dungeon. Dan, pada saat itulah seseorang bisa menerima energi Mana dari Dungeon dengan baik. Oleh sebab itu, orang-orang ini pada akhirnya juga bisa menerima suplai energi Mana yang sudah di ekstrak dari mayat monster."


Sampai di situ, semua orang yang berada di dalam ruangan mulai berbicara pada orang-orang di sekitarnya.


Anna menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta avatar hunter naik ke atas panggung dan melakukan pemindaian energi Mana pada alat pemindai tadi.


Anna juga meminta Wang Liu Gong untuk melakukan pemindaian di alat lain yang fungsinya sama persis seperti yang sekarang berada di hadapan avatar hunter.


Anna kemudian berbicara kembali sembari menunjuk pada layar di atas panggung. Di sana sudah ditampilkan hasil pendeteksian yang baru saja avatar hunter dan Liu Gong lakukan.


Semua orang dapat melihat di bagian kiri layar terdapat aura dari aliran energi Mana yang berwarna biru tua dan memiliki pergerakan yang sama lembutnya seperti yang dimiliki wartawan tadi.


Sementara itu di bagian kanan layar, aura berwarna hitam bergerak dengan kacau, juga memiliki pergerakan yang cepat.


"Bisa Anda lihat disini, aura di sebelah kiri adalah hasil pemindaian yang didapatkan dari avatar hunter dan yang di sebelah kanan merupakan hasil pemindaian dari tuan Wang."


Wang Liu Gong terkejut saat melihat perbedaan itu. Terutama pada gerakan aura miliknya yang bergerak dengan sangat cepat, tampak tidak tenang seperti milik avatar.


"Karena energi Mana Anda berasal dari pengekstrakan mayat monster. Sementara milik avatar di ambil dari kristal sihir yang merupakan benda alami dari..., Dungeon." Sahut Anna. Tadi nya dia ingin mengatakan 'dari tiap planet berbeda', namun ia mengurungkannya untuk menghindari pertanyaan yang akan membuatnya repot, juga bisa menyimpangkan pembicaraan. Selain itu, akan ada pembicara dari tim ilmuwan yang akan menjelaskannya nanti, setelah Anna menyelesaikan bagiannya.


"B-benarkah?"


"Ya. Karena itulah perusahaan 9 AM sekarang tidak pernah mengekstrak energi Mana dari mayat monster lagi. Kami mengekstrak dari kristal sihir dan membagikannya secara adil pada seluruh anggota guild yang melakukan raid."


"Jadi karena itu tim raid dari Nine Bears tidak pernah terlihat membawa mayat monster keluar dari Dungeon?" tanya Ronald Stewart yang selama ini penasaran akan hal itu.


"Ya." Sahut Anna.


Sebenarnya semua mayat monster telah di angkut oleh Orc dan Elf ke dunia buatan Anna untuk kemudian energi Mana nya diekstrak oleh Tzaca dan Eleanor, yang nantinya akan dibagikan secara merata pada seluruh 'penduduk' dunia buatan.


"Tapi, apakah ada sebuah efek yang akan menjadi perbedaan baik atau buruk dari energi Mana yang ku miliki dan energi Mana dari avatar?" tanya Liu Gong.


"Tim peneliti kami belum meneliti efek apa yang akan memengaruhi energi Mana pada Hunter. Tapi, perbedaan yang pasti adalah tentang penyerapan yang baik pada tubuh. Entah itu pada tubuh manusia atau pada tubuh avatar,"

__ADS_1


"Perbedaan yang kedua adalah tentang pengaruh kontaminasi energi Mana pada orang lain yang bukan Hunter."


Anna beralih lagi, menatap ke arah para wartawan.


"Anda semua pasti pernah merasakan jika Anda berada terlalu lama di sekitar seorang Hunter. Radiasi dari energi Mana mereka pasti akan membuat Anda mual, tubuh terasa panas dan merasakan sakit kepala, kan?"


Semua orang yang sedang duduk memerhatikan penjelasan Anna, menganggukkan kepalanya. Sebagian lagi menjawab pertanyaan itu dengan satu kata 'ya', lalu diam kembali, menunggu apa yang akan Anna katakan selanjutnya.


"Hal itu tidak akan Anda rasakan saat Anda berada selama apapun di sekitar avatar hunter. Karena itulah pilot avatar yang bukanlah seorang Hunter juga tidak mendapatkan efek samping buruk saat mengenakan helm yang mengandung energi Mana untuk terhubung pada avatar mereka. Karena energi Mana mereka bersifat alami."


"Bersifat alami?" tanya Liu Gong, yang masih berdiri di dekat Anna.


"Ya. Untuk menjelaskan hal itu, perwakilan dari tim ilmuwan 9 AM akan menjelaskannya setelah sesi saya berakhir. Saya harap semua orang memerhatikannya nanti." Sahut Anna.


Anna kemudian melanjutkan. "Hari ini, saya mengundang Anda semua hadir di tempat ini, sebenarnya untuk menyampaikan hasil temuan kami."


Anna merogoh ke dalam kantong hoodie nya dan mengambil sebuah botol transparan dari sana. Ia kemudian menunjukkan botol kecil itu pada semua orang sebelum mengeluarkan sebuah pil dari dalamnya.


Anna kemudian meletakkan pil tersebut pada cekungan berbentuk telapak tangan pada alat pemindai.


Tidak lama kemudian, tampilan pada layar berubah, menampilkan aura sihir yang berwarna merah gelap dan bergerak dengan sangat liar, jauh lebih cepat dari pada hasil pemindaian pada tubuh Wang Liu Gong.


Hanya dari tampilan itu saja, jangankan para wartawan, Liu Gong yang merupakan seorang Hunter saja, merasa tidak nyaman melihatnya. Gerakan liar dari aura itu terkesan seperti sebuah pergerakan tidak baik jika berada di dalam tubuh manusia.


"Apa ini?" tanya Liu Gong.


"Ini energi Mana jenis lain yang saya dapatkan dari seseorang."


"Apakah ini berpengaruh buruk? Maksud ku, coba lihat cara bergeraknya, jika itu di dalam tubuh, mungkin akan sangat tidak nyaman bagi induk nya."


"Anda benar, tuan Wang. Energi Mana ini bahkan dapat membuat pemiliknya tidak dapat berpikir jernih dan dapat merusak sistem syaraf pada manusia, baik itu Hunter, terutama manusia biasa,"


"Berbeda dengan energi Mana yang telah diberikan Sang Pencipta pada kita, yang kita miliki sejak kita lahir. Energi Mana itu justru akan membantu kita untuk dapat berpikir tenang saat kita sedang menenangkan hati dan pikiran, ketika kita sedang dalam masalah,"


"Berbeda dengan energi Mana ini, yang berasal dari iblis."


"Iblis?!" Pekik beberapa orang di dalam ruangan.

__ADS_1


Semua orang yang berada di ruangan saling memandang di antara mereka, saat Anna mengatakan kalimat terakhir. Mereka kembali saling berbicara lagi dan bertanya-tanya di antara mereka.


__ADS_2